BNPB Ingatkan Masyarakat Waspadai Adanya Letusan Tiba-tiba tanpa Didahului Gejala Vulkanik

 BNPB Ingatkan Masyarakat Waspadai Adanya Letusan Tiba-tiba tanpa Didahului Gejala Vulkanik
Foto istimewa

JAYAKARTA NEWS— Badan Nasional Penangulangan Bencana meminta masyarakat sekitar Gunung Tangkuban Perahu, pedagang, wisatawan, pendaki maupun pengelola wisata di sekitar Gunung Tangkuban Perahu meningkatkan kewaspadaannya terkait terjadinya letusan freatik yang bersifat tiba-tiba tanpa didahului gejala-gejala vulkanik yang jelas.

Selain itu, masyarakat juga dilarang menginap dalam kawasan kawah-kawah aktif yang ada di dalam kompleks gunung Tangkuban Perahu. Dikarenakan terdapat gas-gas vulkanik yang dapat membahayakan kehidupan manusia.

Saat ini, demikian dilansir dari twitter BNPB,  Gunung Tangkuban Parahu berada pada Status Level I (Normal) dengan rekomendasi Masyarakat di sekitar G. Tangkuban Parahu dan pengunjung, wisatawan, pendaki tidak diperbolehkan turun mendekati dasar kawah Ratu dan Kawah Upas.

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur laut dan selatan. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 38 mm dan durasi ± 5 menit 30 detik.

Sebagaimana diketahui, telah terjadi erupsi G. Tangkuban Parahu, Jawa Barat pada tanggal 26 Juli 2019 pukul 15:48 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 200 m di atas puncak (± 2.284 m di atas permukaan laut). ***/ebn

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *