50% Wisudawan Ubhara Jaya Kantongi Sertifikat Profesi

 50% Wisudawan Ubhara Jaya Kantongi Sertifikat Profesi

Rektor Ubhara Jaya Dr Bambang Karsono (Foto: Somantri/Humasar)

JAYAKARTA NEWS – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) mewisuda 363 sarjana dan magister baru yang dihelat melalui off line to on line pada Selasa (25/4/2021) dengan menerapkan prosedur kesehatan (prokes) ketat.

Wisuda dilaksanakan secara terpusat di Auditorium Grha Tanoto, Kampus II Ubhara Jaya di Jl. Raya Perjuangan Kota Bekasi. Mereka yang diwisuda terdiri dari 339 orang lulusan Sarjana (S-1) dan 24 orang lulusan Magister (S-2). Sebanyak 180 diantara lulusan tersebut, berhasil memperoleh sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi yang diselenggarakan oleh LSP P1 Ubhara Jaya.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Pembina Yayasan Brata Bhakti, Jenderal Polisi (Purn) Prof. Dr. Chairuddin Ismail, Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri, Komjen Pol. Prof. Dr. H. Ryko Amelza Dahniel (secara online), Kepala LLDIKTI Wilayah III Prof. Dr. Agus Setyo Budi, Ketua Pengurus YBB Irjen Pol (Purn) Dr. E. Winarto Hadi, Ketua BPH Ubhara Jaya Brigjen Pol (Purn) Drs. J. Srijono, M.M, para anggota Senat Akademik, para Wakil Rektor, Staf Ahli, Dekan, Kepala Lembaga, Kepala Biro dan Direktur di lingkungan Ubhara Jaya.

Rektor Ubhara Jaya Irjen Pol (Pur) Dr Bambang Karsono, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelaksanaan atau pengelolaan kampus yang berbasis sekuriti tersebut akan terus ditingkatkan, dengan semangat mentaati prinsip-prinsip akademik yang berlaku.

“Telah menyelenggarakan proses pendidikan tinggi dengan taat azaz, konsisten dan persisten dalam mempertahankan kualitas pendidikan. hasilnya, dengan bangga dapat mempersembahkan lulusan generasi unggul yang kreatif dan inovatif. sekalipun pelaksanaan perkuliahan dan wisuda kali ini masih berada di tengah gelombang Pandemi Covid-19,” kata Bambang .

Dia menambahkan, sebagai perguruan tinggi yang sedang berkembang, Ubhara Jaya berupaya meningkatkan mutu dan jumlah penelitian, serta kajian ilmiah yang dapat memberikan substansi pada visi dan misi yang hendak dicapai, yakni menjadi universitas unggul.

Keunggulan Ubhara Jaya ditandai dengan alumni yang memiliki wawasan kebangsaan dan berbasis sekuriti. Dengan dasar tersebut, Ubhara Jaya dapat menghasilkan sumberdaya manusia yang mampu bersaing dan berprilaku baik. “Upaya tersebut ditopang oleh Pusat Kajian Keamanan Nasional serta Pusat Kajian Ilmu Kepolisian dan Anti Korupsi,” tandas Bambang.

Bambang berharap, dengan dukungan kedua pusat kajian tersebut, maka pendidikan di Ubhara Jaya berorientasi pada upaya meningkatkan harkat dan derajat hidup manusia.Pendidikan di Ubhara Jaya membebaskan dan menghindarkan mahasiswa dari ancaman intoleransi, terorism, penyalahgunaan teknologi dan ilmu pengetahuan, serta meningkatkan pengayoman pada kemanusiaan.

Bambang menandaskan, Ubhara Jaya telah membenahi hal yang fundamental yakni dengan mencanangkan paradigma baru melalui budaya organisasi, membangun budaya kerja profesional, budaya mutu unggul, penelitian dan pengabdian berbasis pada budi pekerti, wawasan kebangsaan dan nilai-nilai luhur bangsa.

“Sistem ini telah memacu terbangunnya kreatifitas, menjalin interaksi dan komunikasi antar berbagai pihak sehingga kegiatan perkuliahan, penelitian, pengabdian masyarakat dan seminar baik nasional, regional dan internasional, relatif dapat diselenggarakan,” ujar Bambang.

Bambang juga menyampaikan, Ubhara Jaya pada tahun 2021 dalam pemeringkatan perguruan tinggi dari Kemenristek Dikti, mendapat peringkat 175 dari 4631 PTN dan PTS seluruh indonesia. Sedangkan pemeringkatan berdasarkan online website 4icu atau 4 International Colleges and Universities yang meneliti 12.358 Colleges and Universities Ranked by Web Popularity in 200 Countries pada tahun 2021 Ubhara Jaya menempati peringkat 175, serta peringkat 142 untuk 4icu kategori instagram university ranking (medsos). [sm]

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *