Tagana Cekatan Perbaiki Bangunan Rusak Usai Bencana

 Tagana Cekatan Perbaiki Bangunan Rusak Usai Bencana

Relawan Tagana bergotong royong memperbaiki atap rumah warga korban bencana alam. (dok. Tagana)

MADIUN, JAYAKARTA NEWS – Puluhan relawan sosial yang tergabung dalam Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Madiun, Jawa Timur, ambil bagian memperbaiki bangunan rumah warga yang rusak akibat bencana alam, Kamis (15/12/2022).

Sejumlah rumah milik warga di wilayah Desa Sidomulyo, Kecamatan Wonoasri, Madiun, itu sehari sebelumnya, Rabu (14/12/2022), diaduk-aduk hujan dan angin kencang yang berlangsung petang harinya.

Tim Tagana yang terlatih di bidang kebencanaan itu lincah melakukan kerja tanpa pamrih itu. Terbukti, kerja bhakti yang dimulai pukul 07.00 bisa diselesaikan sebelum adzan Sholat Dzuhur.

Selain memangkas macam-macam pohon tumbang yang berserakan, juga membersihkan puing dan kotoran sisa-sisa bencana.

Yang utama ditangani personel Tagana, memperbaiki atap genting rumah warga yang hancur. Sisi bangunan lain yang rusak juga tak luput dari jangkauan kerjanya sosialnya.

Dalam waktu singkat perumahan warga yang tak karuan bentuknya akibat amukan hidrometeorologi itu, kembali normal dan nyaman didiami penghuninya.

“Sungguh tak terbilang rasa senang hati saya. Rumah saya kemarin hancur karena hujan angin. Sekarang merasa nyaman lagi,” aku Suratmi, salah satu korban, yang rumahnya turut diperbaiki.

Koordinator Tagana Kabupaten Madiun, Bambang, mengungkapkan kegiatan itu merupakan panggilan jiwa sebagai insan sosial.

“Dalam bekerja kami tidak berpikir untung rugi. Yang utama kami lakukan hanyalah mengulurkan tangan, menolong sesama manusia,” jelas Bambang kepada jurnalis.

Menurutnya, sedikit terdapat 8 rumah milik warga yang mendapat perbaikan. Masing-masing diantaranya milik Suratman, Suratmi, Kasirah dan Fathurohman.

Selama kerja bhakti, jelas Bambang, pihaknya bahu membahu dengan relawan lain dari unsur BPBD, TNI, POLRI dan warga masyarakat setempat. (fin)

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.