Menhan Prabowo: Indonesia Maju Harus Cetak SDM Andal

 Menhan Prabowo: Indonesia Maju Harus Cetak SDM Andal

Menteri Pertahanan RI H. Prabowo Subianto selaku Inspektur Upacara (Irup) didampingi oleh Rektor Unhan Laksamana Madya TNI Dr. Amarulla Octavian, saat membuka Upacara Pembukaan Pendidikan Mahasiswa Baru Program Sarjana (S1), Magister (S2) dan Doktoral (S3) Unhan TA. 2020/2021 di Lapangan Upacara Unhan Kawasan IPSC Bogor Jawa Barat, Sabtu (29/8/2020).

JAYAKARTA NEWS—Bangsa ini memasuki era revolusi industri 4.0 yang menuntut perubah pola pikir. Untuk memenangkan perang era 4.0 yang harus diubah adalah orangnya. Era revolusi industri 4.0 juga menghilangkan berbagai pekerjaan konvensional namun di sisi lain telah mendatangkan berbagai pekerjaan baru yang tidak pernah terpikir sebelumnya.

Selain itu perkembangan peradaban manusia saat ini menunjukkan bahwa pembangunan bangsa tidak bisa dilaksanakan tanpa melibatkan ilmu pengetahuan dan tekonologi. Karena ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan kunci kesejahteraan manusia yang bertumpu pada kualitas sumber daya manusia.

“Menuju Indonesia maju harus mencetak SDM andal untuk kuasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Perlu cetak kader terbaik untuk kuasai ilmu pengetahauan dan tekonologi,” ucap Menteri Pertahanan RI H Prabowo Subianto dalam sambutan Upacara Pembukaan Pendidikan Mahasiswa Baru Program Sarjana (S1), Magister (S2) dan Doktoral (S3) Universitas Pertahanan TA. 2020/2021 di Lapangan Upacara Unhan Kawasan IPSC Sentul, Bogor Jawa Barat, Sabtu (29/8/2020).

Menhan Prabowo mengatakan hakikat ancaman ke depan adalah seperti yang terjadi saat ini dengan adanya pandemi Covid-19 yang mengakibatkan melambatnya peradaban. Karenanya menurut Prabowo kedepan harus berupaya harus untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Kedepan juga harus berhadapan dengan penggunaan senjata baru. Dan virus bisa digunakan sebaga virus yang bisa menghancurkan peradaban manusia.

Terkait mencetak SDM andal yang menguasai ilmu pengetahuan, Prabowo menyebut Universitas Pertahanan (Unhan) mengukir peristiwa bersejarah saat ini, yaitu membuka pendidikan S1 mulai tahun ajaran 2020/2021 dengan empat fakultas yaitu Fakultas Kedokteran Militer, Fakultas Farmasi Militer, Fakultas MIPA Militer, Fakultas Teknik Militer.

Menhan Prabowo juga menyampaikan ucapan selamat kepada Mahasiswa S1, S2 dan S3 Unhan yang telah berhasil menembus seleksi dan diterima di kampus Bela Negara. Ini merupakan gerbang pertama mahasiswa Unhan untuk memantapkan langkah menuju pendidikan yang lebih tinggi. Mahasiswa Unhan sebagai bagian dari masyarakat Indonesia perlu menyiapkan diri dengan kemampuan dan keterampilan serta didukung oleh karakter kebangsaan yang kuat dan mentalitas yang tangguh dan kokoh.

Keberadaan Unhan sebagai Kampus Bela Negara dengan motto Identitas, Nasionalisme, dan Integritas, Motto ini bertujuan untuk mencetak calon pemimpin bangsa yang memiliki kemampuan berpikir, mengambil keputusan secara lintas sektoral dalam konteks pertahanan negara dan bela negara, secara luas namun tetap memiliki nilai-nilai kebangsaan Indonesia. Oleh karena itu, Unhan merasa terpanggil untuk mendidik dan membekali mahasiswa Unhan menjadi calon-calon pemimpin di masa depan.

Menhan berharap mahasiswa Unhan dapat belajar dan berlatih dengan baik. Tingkatkan dan kuasai kompetensi inti sesuai program studi yang ditekuni. Bangun, ciptakan dan terapkan mental kejuangan, kedisiplinan, loyalitas, komitmen yang tinggi, jiwa nasionalisme dan semangat bela negara serta jiwa korsa di antara mahasiswa. Hal ini sangat penting sebagai bekal saudara-saudara untuk mewujudkan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang memadukan pertahanan militer dan pertahanan nirmiliter di masa depan.

Setelah upacara pembukaan Pendidikan Mahasiswa S1, S2 dan S3 Unhan, seluruh peserta upacara dan undangan mengikuti Orasi Kebangsaan oleh Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Ibu Hj. Megawati Soekarno Putri melalui Video Conference (vidcon).

Acara ini dihadiri oleh Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa, Ketua Komisi I Meutya Hafid, Irjen Kemhan Letjen TNI Ida Bagus Purwalaksana, Sekjen Kemhan Marsdya TNI Doni Ermawan, Sekjen Kemenkes Oscar Primadi, Kasum TNI Letjen TNI Joni Suprianto, Kepala BSSN Letjen TNI Purn Hinsa Siburian, para Rektor Unhan sebelumnya seperti Laksdya TNI Purn Dr. DA Mamahit, Letjen TNI Purn Dr. Yoedhi Swastanto, Letjen TNI Purn Dr. I Wayan Midhio, Ketua Fraksi PDIP Utut Adianto, Ketua Umum PS. Merpati Putih, Laksda TNI Purn Dr. Djajeng Tirto Sudarsono, Direktur Pendidikan Akmil Brigjen TNI Yudi Yulistiyanto, Direktur Kelembagaan Dikti Ridwan, dsb.

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *