Connect with us

Kabar

Komplotan Durjana Pembakar Hutan Telah Tertangkap

Published

on

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto, mengabarkan ihwal penetapan tersangka dari rangkaian kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sepanjang Januari sampai Juli 2025 di Provinsi Riau. Ia mengatakan hal itu pada Rapat Koordinasi Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan di Gedung Serindit, Pekanbaru, Selasa (22/7).

Satgas Penegakan Hukum telah mengeluarkan hasil penindakan dari kejadian tindak pidana pembakaran hutan dan lahan, sebanyak 35 kejadian dilaporkan telah terjadi. “Ada 44 orang tersangka. Semoga ini bisa menjadi efek jera bagi masyarakat dan menghentikan kegiatan membakar,” kata Suharyanto.

Rakor Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kota Pekanbaru, Selasa (22/7) dengan latar belakang para durjana tersangka pembakar hutan.

Kepala BNPB mengatakan, kebakaran hutan dan lahan ini lebih banyak dipicu oleh ulah manusia, khususnya untuk membuka lahan dengan cara dibakar. “Ini bukan hanya dari alam, tapi ulah dari manusia. Titik api bukan dari kekeringan, tapi manusia yang membakar,” ujarnya.

“Kami bertahun-tahun melihat kebakaran, terlihat betul ini perbuatan ulah manusia. Kita sepakat, ini jangan terus dibiarkan dan berkelanjutan,” imbuhnya.

Kemudian Suharyanto mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar dan melaporkan jika ada indikasi atau melihat orang yang akan membakar lahan kepada aparat setempat. (*)

Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, S. Sos., M.M., (kemeja dan rompi hijau) saat melihat barang bukti dan tersangka pembakar hutan pada Rapat Koordinasi Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan di Gedung Serindit, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau pada Selasa (22/7).
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement