Jawa Barat Diguncang Gempa

 Jawa Barat Diguncang Gempa

Seismometer, adalah alat atau sensor getaran, yang biasanya dipergunakan untuk mendeteksi gempa bumi atau getaran pada permukaan tanah. Hasil rekaman dari alat ini disebut seismogram—sumber text dan foto wikipedia

JAYAKARTA NEWS— Gempa bumi dengan M4,8 mengguncang beberapa wilayah di Jawa Barat pada Selasa pagi (26/4). Gempa yang berpusat di 56 kilometer tenggara Kabupaten Sukabumi dan 7.48 lintang selatan dan 106.68 bujur timur memiliki kedalaman 25 kilometer.

Pusdalops BNPB melaporkan, gempa tersebut dirasakan di beberapa titik, antara lain Kabupaten Sukabumi, masyarakat merasakan  gempa berkekuatan lemah selama 5 hingga 10 detik. Kemudian di Kabupaten Garut gempa dirasakan lemah selama 5 detik dan masyarakat di Kabupaten Pangandaran merasakan gempa dengan guncangan lemah selama 5 hingga 10 detik.

Masyarakat yang merasakan gempa di tiga lokasi tersebut tidak mengalami kepanikan, hingga saat ini belum ada laporan kerusakan maupun korban luka pascakejadian gempa.

Berdasarkan kajian InaRISK BNPB, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Garut dan Kabupaten Pangandaran memiliki risiko bencana gempa bumi kategori sedang hingga tinggi.

Merespon hal tersebut, BNPB mengimbau kepada pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana gempabumi, diharapkan masyarakat dapat mengetahui langkah-langkah evakuasi ketika gempa terjadi, seperti segera berlindung dibawah meja yang kuat, melindungi kepala dengan tas ataupun barang yang dapat meminimalisir cidera kepala dan menjauhi berlindung di tempat yang rawan reruntuhan.

Bertepatan dengan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 26 April, diharapkan para stakeholder di daerah dengan rutin melakukan simulasi penanganan bencana gempabumi maupun bencana lainnya, agar masyarakat dapat terbiasa dan memahami apa yang akan dilakukan dan dapat melakuian evakuasi mandiri ke tempat lebih aman ketika bencana melanda.***/din

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.