Connect with us

Metro

Gubernur DKI Sebut Kerusakan Akibat Kerusuhan Capai Rp51 Miliar

Published

on

Gubernur DKI Sebut Kerusakan Akibat Kerusuhan Capai Rp51 Miliar
Gubernur DKI Sebut Kerusakan Akibat Kerusuhan Capai Rp51 Miliar (dok Pemprov)

JAYAKARTA NEWS – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebutkan, kerusakan akibat demonstrasi yang merusakan fasilitas umum mencapai Rp51 milar. Semuanya segera dibenahi.

Pramono menerangkan, sebanyak 32 halte TransJakarta Bus Rapid Transit (BRT) dan non-BRT (4 halte rusak berat, 5 halte rusak sedang, dan 22 halte rusak ringan), serta satu pintu tol terdampak aksi massa.

“Kemarin ada pertanyaan mengenai estimasi kerugian. Total kerusakan ada Rp51 miliar,” ungkap Pramono, Senin (1/9/2025).

Gubernur DKI Pramono merinci, MRT Jakarta ada kerusakan infrastruktur sebesar Rp3,3 miliar, Transjakarta kurang lebih Rp41,6 miliar, kerusakan CCTV infrastruktur lainnya Rp5,5 miliar, Bank Jakarta sebesar Rp714 juta.

“Selain itu, kita harus memberikan subsidi transportasi gratis kurang lebih Rp18 miliar sampai seminggu ini,” jelas Pramono.

Seluruh halte yang dirusak tersebut telah dilakukan pembersihan mulai Sabtu (30/8) dan segera akan dilakukan perbaikan.

“Mudah-mudahan baik yang rusak sedang maupun berat bisa kita selesaikan tanggal 8 atau 9 September,” ujar Pramono.

Terkait operasional Transjabodetabek, Gubernur Pramono mengatakan, mulai 1 September 2025 pukul 05.00 WIB, seluruh rute layanan di 14 koridor sudah berjalan dengan normal.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menetapkan kebijakan transportasi gratis untuk MRT Jakarta dan TransJakarta sejak tanggal 31 Agustus hingga 7 September 2025 sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat. (yog)

Berikut daftar halte Bus Rapid Transit (BRT) yang terdampak akibat aksi massa:

Halte BRT Dibakar:
Koridor 1 – Polda
Koridor 5 – Senen Sentral
Koridor 2 – Senen Toyota Rangga
Koridor 9 – Gerbang Pemuda (Arah Pluit)
Koridor 1 – Senayan Bank DKI
Koridor 1 – Bundaran Senayan
Koridor 10 – Pemuda Pramuka

Halte BRT Dijarah/Dirusak/Vandalisme:
Koridor 5 – Kampung Melayu (dirusak & vandalisme)
Koridor 5 – Kramat Sentiong (dijarah)
Koridor 7 – Bidara Cina (vandalisme)
Koridor 9 – Semanggi (dirusak)
Koridor 9 – Petamburan (dirusak)
Koridor 11 – Jatinegara (vandalisme)
Koridor 2 – Kwitang (vandalisme)
CSW Iconic – Kejaksaan Agung (dirusak)
Koridor 1 – Bendungan Hilir (dijarah)

Halte Non-BRT:
Kontainer Petamburan (dibakar)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement