“Genap-Ganjil” di Pasar Klojen

 “Genap-Ganjil” di Pasar Klojen

Pasar klojen setelah menggunakan format ganjil genap. (foto: poedji)

Jayakarta News –  Tidak saja kota Jakarta yang menggunakan format ganjil genap dalam menata lalu lintas. Di Pasar Klojen, Kota Malang juga diterapkan format tersebut tapi tujuannya beda, karena di pasar tradisional tersebut untuk kepentingan physical distancing dalam memerangi penyebaran virus corona.

Format ganjil genap seperti di Pasar Klojen ini, diharapkan bisa diikuti pasar-pasar lainnya. Hari ini ada empat pasar besuk akan dikembangkan di  26 pasar lain yang akan menerapkan format ganjil genap yang akan dimulai Jumat (15/5/2020) ini.

“Besok, kata Pak Wali, 26 pasar di kota Malang akan menggunakan ganjil genap semua. Semoga efektif untuk menjaga perekonomian masyarakat tetapi kesehatan tetap terlindungi,” kata Gubernur Jatim Khofifah saat meninjau pasar tersebut.

Pelaksanaan format ganjil genap sendiri dilakukan dengan sistem penomoran di setiap stand penjual sebagai acuan jadwal berjualan. Pada hari pertama sosialisasi PSBB ini, jadwal penjual bernomor stand ganjil yang mendapat giliran berjualan. Sementara stand dengan nomor genap bisa berjualan keesokan hari.

Dengan format seperti ini, terlihat beberapa stand kosong tanpa penjual maupun barang dagangannya. Sehingga, format Physical Distancing pun bisa tetap terjaga. Protokol kesehatan lainnya juga terlihat disetiap penjuru pasar. Penempatan hand sanitizer dan pengukuran suhu tubuh juga terlihat di pintu masuk pasar. Hal tersebut tak lain untuk menjaga securitas pada penjual dan pembeli yang tengah berbelanja. Jadi Physical Distancing berseiring dengan proses perekonomian supaya roda ekonomi tetap bergulir.

Didampingi Walikota Malang Sutiaji, Gubernur Khofifah juga menyampaikan harapan besar agar format ganjil genap juga bisa diterapkan di wilayah selain Malang Raya. “Format ini tidak hanya untuk yang sedang PSBB, saya rasa se-Jawa Timur dan daerah-daerah lain juga bisa dijadikan role model,” tutup Khofifah dalam wawancaranya. (poedji)

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *