Cerita Fitri Carlina Menolak Cipika Cipiki

 Cerita Fitri Carlina Menolak Cipika Cipiki

Fitri Carlina–foto instragram fitricarlina

JAYAKARTA NEWS— Kualitas lingkungan hidup di Indonesia mulai menurun. Pepohonan ditebang, sampah marak di laut, banjir menimpa Jabodetabek dan terakhir, merebaknya wabah Covid (Corona Virus Desease) 19 di Jakarta dan kota besar lain yang menggerogoti tubuh manusia.

Agar warga Jakarta terhindar dari virus Corona, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan peraturan yang disebut ‘Social Distancing  Measure’, yang isinya di antaranya meliburkan sekolah-sekolah dan kampus-kampus di DKI selama 2 minggu, dan kalau tidak terlalu penting, sebaiknya kita tak usah keluar rumah.

Event-event olahraga dan konser-konser musik ditunda dan hindari keramaian fisik. Yang tak kalah penting adalah acara arisan dan pengajian, diadakan dii rumah saja. Semua warga harus pakai masker dan hindari bersalaman tangan dan pipi.

Apakah semua warga DKI mematuhinya ?

“Sejak merebaknya virus Corona, saya enggak mau lagi bersalaman tangan. Bahkan, cipika cipiki pun, ogah,” kata pedangdut Fitri Carlina kepada penulis beberapa waktu lalu.

Adik penyanyi dangdut Nini Carlina ini menolak bersalaman dengan penulis. Juga, dengan penggemarnya, kalangan ibu dan remaja fans musik dangdut.

Dibilang sombong dong ? “Biarin saja. Ini kan demi menjaga kesehatan kita,” tegasnya.

“Bahkan, produser saya dari Nagaswara, pak Rahayu juga sudah lama mempraktikkan ‘no salaman tangan’,” tuturnya. Fitri Carlina mengapresiasi gagasan brilian dan cepat dari pak Anies.

“Di rumah saya di Jakarta, di Cibubur, saya dan suami (Hendra Sumendap) kalau kedatangan tamu atau pak RT, saya selalu membungkukkan badan sembari menyatukan dua telapak tangan. Seperti salam orang Sunda atau salam orang India yang disebut namaste itu. Saya dan suami menolak salaman tangan,” urainya.

Gaya hidup sehat telah lama dipraktikkan dalam keluarganya. Kedua orang tuanya di Banyuwangi juga wajib melakukan kiat-kiat kesehatan ini, guna menjaga stabilitas tubuh dan menjaga alam lingkungan yang asri, bersih dan terhindar dari penyakit. “Saya selalu mengutamakan hidup sehat itu nomor satu,” imbuh Fitri Carlina lagi.

Kala itu, Fitri tidak memakai masker. Lho ? “Kan saya mau nyanyi sama Wali di panggung. Juga, mau Anda potret, jadi saya copot masker yang selalu saya kenakan dan saya buang di tong sampah,” jawabnya. Ketika datang tadi bersama suami, suhu badan Fitri juga dicek dengan thermal gun begitu masuk mal Artha Gading. “Alhamdullilah, suhu tubuh saya normal,” timpal Fitri sembari berpamitan mau mencuci tangannya dengan sabun di wastafel.

“Memang sih, saya dan manajer saya selalu menyiapkan hand sanitizer. Tapi kayaknya itu enggak cukup. Mau makan, mau tidur dan mau menyanyi pun, harus mencuci kedua tangan sampai bersih.

“Kan saya pegang mick dan buka suara, jadi lebih sip cuci tangan dulu..,” tandas Fitri Carlina sembari bergegas naik panggung karena namanya sudah dipanggil pembawa acara.

Dan mengalunlah suara Fitri Carlina dalam lagu ‘Sakit Tak Berdarah’ bersama Wali. Vokal pelantun lagu dangdut ‘SMS’ versi Jawa yang direkam tahun 2006 yang meroketikan namanya ini memang masih empuk, prima dan mendayu-dayu. Maklum, Fitri Carlina adalah penyanyi dangdut yang selalu menjaga kesehatan organ tubuhnya dan kebersihan lingkungan. (pik)

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *