Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the zox-news domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Bakal Ada Bioskop Rakyat di Pasar Tradisional - Jayakarta News
Notice: Function WP_Styles::add was called incorrectly. The style with the handle "ql-main" was enqueued with dependencies that are not registered: ql-bootstrap. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.9.1.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Connect with us

Kabar

Bakal Ada Bioskop Rakyat di Pasar Tradisional

Published

on

UNTUK memasyarakatkan film sebagai tontonan warga, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui PD Pasar Jaya menggandeng Parfi ’56 untuk menghadirkan bioskop bagi masyarakat dengan sebutan Bioskop Rakyat.
Bioskop ini akan hadir secara bertahap di pasar-pasar tradisional yang tersebar di lima kota dan satu kabupaten.  “Selain itu, untuk menyediakan hiburan edukatif dan terjangkau,” jelas Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno.
Bioskop ini akan hadir secara bertahap di pasar-pasar tradisional yang tersebar di lima kota dan satu kabupaten. “Ini sekaligus untuk mendukung transformasi imej PD Pasar Jaya yang relevan dengan kekinian,” ujarnya.
Sandi menuturkan, sebagai tahap awal, penonton Bioskop Rakyat ini dikhususkan bagi pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan pegawai berstatus Pekerja Harian Lepas (PHL). “Ada 800 ribu penerima KJP, ada 93 ribu PHL. Itu yang sudah kita tentukan untuk dapat menikmati Bioskop Rakyat,” jelasnya.
Menurut Sandi, pada kesempatan ini, Parfi ’56 mengusulkan agar 70 persen film yang disuguhkan nanti memiliki misi pendidikan dan juga mengangkat sejarah, kebudayaan, kearifan lokal, pariwisata serta nilai kebangsaan.
Sementara 30 persennya berisi film-film Indonesia lainnya, termasuk dokumenter dan film daerah. “Kita akan cari investor juga yang mau ikut keberpihakan dengan perfilman Indonesia,” ucapnya.
Sementara itu, Dirut PD Pasar Jaya, Arief Nasrudin menjelaskan, rencananya ada dua lokasi pasar tradisional yang akan dijadikan proyek percontohan Bioskop Rakyat.  Dua pasar yang dimaksud masing-masing Pasar Jaya Teluk Gong dan Pasar Baru. “Targetnya sudah ada, penerima KJP dan PHL semua sudah bisa nikmati hiburan ini,” tandasnya.***
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement