Connect with us

Profil

Yayasan ini Kelola Lahan Wakaf Produktif, Hasilnya untuk Bangun Sekolah dan Klinik

Published

on

Pengelola lahan wakaf produktif (Foto: Kemenag)

JAYAKARTA NEWS – Yayasan Al-Muhajirin berhasil mengelola lahan wakaf produktif seluas 5.051 meter persegi menjadi perkebunan yang memberi dampak positif bagi masyarakat. Program ini tidak hanya meningkatkan kesejahteraan ekonomi, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan infrastruktur lokal.

Perkebunan yang dikelola di lahan tersebut terdiri dari tanaman keras dan hortikultura, yang membutuhkan perawatan cermat. Hasil panen bervariasi, mulai dari tiga bulan hingga satu tahun. Pengelolaan yang baik serta penggunaan teknologi modern menjadi kunci keberhasilan perkebunan ini.

“Wakaf produktif seperti ini tidak hanya mengelola aset dengan efisien, tetapi juga memperkuat yayasan dan memberdayakan masyarakat secara luas,” ujar Ifa Faizah Rohmah, Dosen STAI Al-Muhajirin, pada acara Ekspose Zawa di Jakarta, Kamis (17/10/2024).

Dana hasil perkebunan tersebut dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur lokal, seperti sekolah, klinik, dan fasilitas umum lainnya. Selain itu, lahan ini juga menjadi sarana bagi masyarakat untuk belajar dan mengembangkan keterampilan baru.

“Melalui wakaf produktif, kita tidak hanya berkontribusi pada pembangunan ekonomi, tetapi juga memberi peluang belajar bagi masyarakat,” tambah Ifa.

Keberhasilan ini juga didukung oleh penggunaan teknologi modern, seperti irigasi cerdas, mekanisasi tanam dan panen, serta teknik agroforestri yang meningkatkan produktivitas. Pengelolaan yang berkelanjutan dilakukan dengan meminimalkan penggunaan bahan kimia berbahaya serta memanfaatkan limbah perkebunan, untuk menjaga lingkungan tetap hijau.

Meskipun demikian, Yayasan Al-Muhajirin masih menghadapi tantangan, terutama dalam hal modal dan keterbatasan sumber daya. Pengembangan lahan wakaf produktif membutuhkan dukungan finansial, khususnya dalam penerapan teknologi modern yang lebih efisien. Selain itu, rendahnya pemahaman masyarakat mengenai potensi wakaf produktif juga menjadi hambatan.

Kasubdit Edukasi, Inovasi, dan Kerja Sama Zakat dan Wakaf Kementerian Agama, Muhibuddin, mengapresiasi langkah Yayasan Al-Muhajirin ini. Ia menyebut, program wakaf produktif sangat penting dalam memberdayakan masyarakat dan mendorong pembangunan sosial dan ekonomi.

“Kami sangat mengapresiasi inovasi yang dilakukan Yayasan Al-Muhajirin. Ini adalah contoh nyata bagaimana wakaf dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” ujar Muhib​​​​​​​​​​​​​​.

Ia juga menegaskan, Kementerian Agama terus mendorong pengembangan aset wakaf secara produktif dan berkelanjutan dengan dukungan edukasi, inovasi teknologi, serta kolaborasi lintas sektor.***/mel

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement