Update Gempa Cianjur: Tim Gabungan Fokus pada Pencarian 151 Warga yang Hilang, 122 Jenazah sudah Teridentifikasi

 Update Gempa Cianjur: Tim Gabungan Fokus pada Pencarian 151 Warga yang Hilang, 122 Jenazah sudah Teridentifikasi

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto (kemeja putih dengan rompi cokelat) memimpin rapat koordinasi penanganan bencana gempa bumi di Kantor Bupati Cianjur, Jawa Barat, Rabu (23/11)/foto: BNPB

JAYAKARTA NEWS— Tim gabungan masih terus melakukan pencarian para korban yang dinyatakan hilang. Tercatat 151 warga dinyatakan hilang, sementara yang meninggal dunia 268 orang. Dari jumlah tersebut 122 jenazah sudah teridentifikasi. Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyatakan, fokus giat tanggap darurat dalam 3 kali 24 jam adalah pencarian dan penyelamatan warga terdampak.

“Fokus giat tanggap darurat dalam 3 kali 24 jam pertama adalah pencarian dan penyelamatan warga terdampak. Berjalan paralel, sudah tergelar 14 titik pengungsian dengan fasilitas dapur umum, tenaga medis dan logistik yang memadai dan terus disempurnakan,” ungkap Kepala BNPB Suharyanto di Kantor Bupati Cianjur, Jawa Barat, Rabu (23/11).

Kepala BNPB dan jajarannya masih berada di Kabupaten Cianjur untuk turun langsung terlibat penanganan darurat bencana. Menurut Suharyanto, pencarian korban gencar dilakukan oleh semua lembaga terkait.

Tercatat sebanyak 90 personil dengan kemampuan penyelamatan dan peralatan pendukung termasuk menggunakan anjung pelacak diterjunkan ke titik pencarian.

“Pencarian hari ini di Sektor 1 Kampung Cugenang RT 02, Sektor 2 Kampung Rawa Cina Desa Nagrak, Sektor 3 Kampung Salakawung Desa Sarampat, Sektor 4 di Warung Sate Sinta,” lanjutnya.

Suharyanto memastikan, bagi warga terdampak yang rumahnya rusak, akan mendapatkan dana hingga rumahnya dibangun kembali.

“Menunggu proses rehabilitasi dan rekonstruksi, warga terdampak akan diberikan dana tunggu hunian bagi mereka yang bisa tinggal di rumah kerabat,” katanya.

Berdasarkan data sementara, masyarakat yang mengungsi sejumlah 58.362 orang, luka-luka 1.083 orang, kerusakan infrastruktur seperti rumah rusak total berjumlah 22.198 unit. Update data penanganan bencana akan dilakukan setiap sore dari Posko Tanggap Darurat yang ada di Kantor Bupati Cianjur.***din

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.