• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Tuesday, September 29, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Thailand, Rumah bagi Peternakan Buaya Terbesar di Dunia

Thailand, Rumah bagi Peternakan Buaya Terbesar di Dunia

admin by admin
July 17, 2017
in Ekonomi & Bisnis, Feature
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Buaya-buaya di Kebon Binatang Sriracha di Provinsi Chonburi, Thailand, tengah makan kepala ayam, 16 Mei 2017. (Reuters)

 

THAILAND adalah rumah nyaman bagi peternakan buaya terbesar di dunia, dimana wisatawan dapat melihat reptil raksasa yang sedang bersantai di bawah terik matahari, mengunyah ayam, atau berkerumun di kolam nan hijau emerald.

Sekitar 1,2 juta buaya ada  di lebih dari 1.000 peternakan di Thailand, demikian data  dari Departemen Perikanan Thailand. Beberapa peternakan dilengkapi dengan rumah jagal dan penyamakan kulit untuk menghasilkan produk mewah.

Peternakan Crocodile Sri Ayuthaya adalah salah satu yang terbesar di Thailand dan telah beroperasi selama 35 tahun.

“Kami adalah peternakan  all-in-one, menciptakan lapangan kerja untuk masyarakat, menciptakan pendapatan untuk negara ini,” kata Wichian Rueangnet, pemilik Sri Ayuthaya, yang memiliki sekitar 150.000 buaya.

Sri Ayuthaya terdaftar dalam Konvensi Perdagangan Internasional Spesies Langka Fauna dan Flora Liar (CITES), yang memungkinkannya untuk mengekspor produk-produk dari buaya air tawar Siam  yang terancam punah secara serius, termasuk ke pembeli utama mereka di China.

Buaya tampak di Sri Peternakan Ayutthaya di Provinsi Ayutthaya, Thailand, 23 Mei 2017. (Reuters)

“Kami melakukan segala hal mulai dari membesarkan buaya hingga penyembelihan, penyamakan dan pengekspor produk buaya,” kata Wichian.

Produk kulit buaya termasuk tas gaya Birkin, yang masing-masing dijual seharga 80.000 baht ($ 2,356) dan pakaian kulit buaya, yang terjual sekitar 200.000 baht ($ 5.885), kata Wichian.

Daging buaya dijual seharga 300 baht per kg. Empedu dan darah reptil, dibuat menjadi pil, karena diyakini memiliki manfaat kesehatan, masing-masing bernilai 40.000 baht dan 500 baht per kg.

Namun dalam perkembangan terakhir ini, menurut data Kementrian Perdagangan Thailand, industri ini  menghadapi kemunduran, akibat ekspor produk kulit buaya Thailand turun lebih dari 60 persen pada 2016 menjadi 13 juta baht dari 34 juta baht pada tahun 2015.***

Tags: AyutthayabuayaThailand
Previous Post

AS Izinkan Tim Robotik Afghanistan Ikuti “FIRST Global Challenge”

Next Post

Parade Kuda Sandelwood, Magnet Wisata Sumba Barat Daya,

admin

admin

Next Post
Parade Kuda Sandelwood, Magnet Wisata Sumba Barat Daya,

Parade Kuda Sandelwood, Magnet Wisata Sumba Barat Daya,

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version