• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Berburu Darah Buaya untuk Pengobatan Kanker

Berburu Darah Buaya untuk Pengobatan Kanker

July 17, 2017
Usung Filosofi Keluarga Indonesia Sejahtera, BULOG Luncurkan ‘Beras Kita Medium’

Usung Filosofi Keluarga Indonesia Sejahtera, BULOG Luncurkan ‘Beras Kita Medium’

October 20, 2026
Semester I 2026, Multiplier Effect BULOG Melesat Rp48,54 Triliun

Bantuan Beras Tahap III 2026, Bulog Siapkan 15,68 Juta Kilogram untuk Warga DIY

October 20, 2026
Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

October 20, 2026
Kardinal Suharyo Sambangi IKN, Romo Yos Tegaskan Peran Gereja dalam Masa Depan Bangsa

Kardinal Suharyo Sambangi IKN, Romo Yos Tegaskan Peran Gereja dalam Masa Depan Bangsa

October 20, 2026
Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir pada Almarhum Subagyo H.S di Mabesad

Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir pada Almarhum Subagyo H.S di Mabesad

October 20, 2026
WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

October 20, 2026
Kepala BNPB dan Kasad Tinjau Langsung Karhutla di Pulang Pisau Kalteng

Kepala BNPB dan Kasad Tinjau Langsung Karhutla di Pulang Pisau Kalteng

October 20, 2026
Evaluasi Dua Tahun Prabowo – Gibran

Evaluasi Dua Tahun Prabowo – Gibran

October 20, 2026
Wali Kota Malang Ingkar Janji: Pohon yang Dijanjikan, Billboard yang Tumbuh

Wali Kota Malang Ingkar Janji: Pohon yang Dijanjikan, Billboard yang Tumbuh

October 20, 2026
Program G to G, KP2MI Berangkatkan 300 Pekerja Migran Indonesia ke Korea Selatan

Program G to G, KP2MI Berangkatkan 300 Pekerja Migran Indonesia ke Korea Selatan

October 19, 2026
Polda Jabar Ungkap Sindikat Obat Keras di Bandung, Temukan Mesin yang Mampu Produksi 8 Juta Pil per-Hari

Polda Jabar Ungkap Sindikat Obat Keras di Bandung, Temukan Mesin yang Mampu Produksi 8 Juta Pil per-Hari

October 19, 2026
LDKI JAYA Desakan Proses Hukum Dugaan Penyelundupan Pasal 18 Ayat 3 PKPU No 19 Tahun 2024

LDKI JAYA Desakan Proses Hukum Dugaan Penyelundupan Pasal 18 Ayat 3 PKPU No 19 Tahun 2024

October 19, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Wednesday, October 21, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    BEI Buka Data Kepemilikan Saham Perusahaan Tercatat di Atas 1 Persen

    Tiga Emiten Didenda Rp 2,1 Triliun Karena Manipulasi Pasar Saham

    BPS Catat Komoditas Sawit Masih Jadi Penopang Ekspor Pertanian

    GAPKI Catat Ekspor Produk Sawit Agustus 2026 Naik 12,56 Persen

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Feature

Berburu Darah Buaya untuk Pengobatan Kanker

by admin
July 17, 2017
in Feature, Kesehatan
0
Berburu Darah Buaya untuk Pengobatan Kanker
521
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

SEKALIPUN  peternakan buaya  tertutup untuk umum, Pavarodom menyambut para  tamu istimewanya. Mereka tidak lain adalah para penderita  kanker. Untuk bisa mengakses penernakan Pavarodom, para penderita kanker itu mesti membuktikannya dengan membawa  bukti surat yang sah dari dokter. Para pengunjung ini kemudian diberi darah  buaya, yang mereka yakini  akan menyembuhkan penyakit kanker mereka.

Mungkin orang akan menganggap Anda gila, jika Anda menanyakan kepada meraka,  apakah mereka menjual darah buaya. Natalie B Compton menuturkan pengalamannya, dalam perburuannya ke Bangkok. Dia banyak  bertanya kepada orang-orang  di sana. Tentu saja ia banyak bertanya, karena Natalie tengah mencari jawaban. Ada sejumput tanya yang mengganggunya.  Apakah orang Thailand minum darah buaya untuk menyembuhkan atau mencegah kanker? Apabila benar, apakah ini tindakan waras?

Penasaran soal ini terutama karena Natalie mendapat informasi dari seorang temannya di Thailand. Informasi itu seksi sekali! Menggugah keingin-tahunannya.  Memang, ia tahu bahwa darah ular dan racun telah dikonsumsi di seluruh dunia dengan alasan medis. Tapi soal obat yang berbasis buaya, Natalie benar-benar  belum pernah mendengar sebelumnya.

Rekan Natalie mengajaknya untuk mengontak  Sivanuj Rung Pavarodom, seorang gadis Thailand yang orang tuanya memiliki sebuah peternakan buaya di Provinsi Nakhon Pathom. Keluarga ini memiliki sekitar 20.000 buaya di peternakan mereka. Mereka  mengekspor kulitnya ke negara-negara seperti Prancis dan Jepang.

Meski peternakannya tertutup untuk umum, Pavarodom menyambut para pengunjungnya, orang-orang yang kurang beruntung, mereka penderita  kanker.  Para pengunjung yang meyakini darah buaya dapat menyembuhkan kanker itu pun kemudian  diberi darah  buaya.  Sivanuj mengaku,  banyak penderita kanker datang ke peternakannya, meski dia  tidak tahu pasti berapa jumlahnya.

“Saya tahu beberapa orang yang mengambil darah buaya dari kami dan sembuh dari kanker, (tampaknya ini) tergantung kasusnya,” kata Sivanuj. “Jika ini adalah tahap akhir, maka itu hanya membantu mereka, tapi tidak sepenuhnya pulih.”

Jika Anda skeptis, yang pasti  Pavarodom tidak akan menipu orang sakit. Dia memberi darah kepada penderita kanker bukanlah tindakan yang berlatar belakang uang.

“Peternakan buaya saya tidak menjual darah ke pelanggan, -kami benar-benar memberikannya secara gratis,” kata Sivanuj. “Kami tidak melakukan iklan apapun, karena kami memberikannya secara gratis.”

“Orang biasanya memasukkan darah kering ke dalam kapsul, saat mereka mengambilnya, tidak benar-benar meminum darahnya,” kata Sivanuj. “Kami mengeringkannya dan memasukkannya ke dalam kapsul, jadi rasanya seperti minum obat.”

Sivanuj juga menyadari, pil darah  buaya itu  bukanlah obat resmi yang akan diresepkan dokter. “Saya mengambil darah buaya, sebagai upaya  untuk mencegah kanker di masa depan,” kata Sivanuj. “Ini juga bagus untuk kesehatan saya, dan saya percaya begitu, saya menerimanya.”

Saya mencoba menghubungi orang lain yang telah mengambil darah itu, tapi saya tidak dapat menemukan orang yang melakukannya secara pribadi. Kebanyakan orang Thailand yang saya tanya, mengaku  tidak mendengar tentang kebiasaan tersebut, namun beberapa orang sepertinya tahu bahwa minum darah buaya sebagai obat merupakan suatu fakta  yang ada di Thailand.

Penulis dan fotografer Philip Cornwel-Smith yang telah tinggal di Thailand sejak tahun 1994, yang  menulis  buku panduan untuk jalan-jalan di negara ini, dengan lengkap penggambaran  budayanya. Bukunya “Very Thai: Everyday Popular Culture”, berhasil menggali keistimewaan Thailand. Pastinya, dia harus tahu banyak tentang latihan minum  darah buaya, bukan? Sayangnya, tidak banyak mengenai ini.

“Saya tidak terkejut, jika beberapa orang Thailand minum darah buaya, karena tonik alami semacam itu adalah praktik kuno yang mendarah daging, entah untuk penyembuhan atau pembentukkan tubuh,” kata Philip.

Konon dalam mitologi Thailand, buaya  juga digambarkan sebagai orang yang selamat. Bagi  orang Thailand yang menganut pengobatan Barat, beberapa orang di antaranya  masih beralih ke “phum panya” (kearifan lokal), untuk mengobati  penyakit, atau setidaknya percaya bahwa dengan pengobatan tradisional ini dapat berjalan baik.

“Minum darah buaya adalah salah satu batu  budaya yang dikecam oleh banyak orang Thai, dan digambarkan sebagai primitif dan kehilangan akal,  sementara kemungkinan besar percaya pada kekuatannya, bahkan jika mereka mungkin tidak mencobanya sendiri.”

“Mungkin minum darah buaya dipicu oleh berita ilmiah yang isinya mengandung antibiotik alami,” tambah  Philip.

Dan, percaya nggak percaya,  laporan ilmiah mengenai itu memang benar-benar ada. Berita yang mungkin didapat orang Thailand berasal dari Louisiana, pada pertemuan nasional ke-235 American Chemical Society pada tahun 2008. Dr. Mark Merchant dari McNeese State University melaporkan kepada para penonton, bahwa protein dalam darah buaya dapat membantu membuat antibiotik baru yang manjur. “Kami sangat senang dengan potensi protein darah buaya ini sebagai agen antibakteri dan antijamur,” kata Mark dalam siaran pers yang diterbitkan American Chemical Society.

Sementara media memiliki sedikit medan untuk mengisahkan  cerita tersebut, Mark (yang dijuluki oleh beberapa orang sebagai “Manusia Alligator”) pun kemudian melanjutkan penelitiannya tentang sistem kekebalan tubuh buaya, sesuatu yang sekarang dia lakukan selama 14 tahun. Ketertarikannya pada gagasan itu, dimulai saat dia menyadari bahwa  ketika orang  menderita luka serius seperti kehilangan anggota badan, reptil “menawarkan diri” untuk itu.

“Terlepas dari kenyataan bahwa hewan-hewan ini hidup di lingkungan berair dengan banyak mikroba yang berpotensi menular, (kalau terluka) mereka akan sembuh dengan sangat cepat, dan hampir tanpa infeksi,” kata Mark.

Sejak Markus menerbitkan makalah pertama tentang kekebalan buaya pada tahun 2003 – studi pertama dari jenisnya yang pernah dirilis – dia telah menemukan hasil yang menunjukkan bahwa protein tersebut dapat membantu melawan penyakit utama. Mark dan timnya  mempelajari protein tersebut dan berharap bisa mensintesisnya dalam setting farmakologis.

Saya bertanya kepada Mark, apa pendapatnya tentang orang Thailand yang menggunakan pil crocle berdasarkan penelitiannya. Dia tidak berpikir ada risiko terhadap kebiasaan tersebut, tapi juga tidak menyarankan  orang-orang untuk mendatangi  peternakan buaya untuk mendapatkan darah reptil itu.

“Saya tidak yakin bahwa praktik ini benar-benar memberikan manfaat kesehatan,” kata Mark. “Mungkin, tapi saya menemukan bahwa kebanyakan praktik seperti ini dibentuk  dalam kegiatan keagamaan dan budaya, dan tidak memiliki dasar ilmiah.” Saya  ke bagian onkologi di Universitas California, San Francisco, namun  mereka juga tidak dapat menawarkan wawasan tentang aplikasi medis potensial darah buaya.

Natalie  mencoba beberapa pil darah buaya untuk dirikunya. Philip  menyebutkan bahwa beberapa makanan tradisional Thailand yang berkaitan dengan hewan, punya  pengaruh kuat dari China. Kalau begitu, mungkin  ramuan buaya bisa didapatkan di Chinatown.

 

Di Chinatown Bangkok, Anda bisa mendapatkan apa saja. Natalie  memasuki kawasan yang tampak  berantakan dan bertanya kepada pemilik toko apakah mereka tahu di mana dia  bisa membeli pil darah buaya. Mereka menatapku, wanita  yang tampak berkeringat itu, takjub dan bingung, sebelum kemudian mengatakan  tidak mengetahuinya. Mereka tidak tahu kemana aku bisa mendapatkan kapsul darah reptil.

Natalie  melanjutkan pencarian saya di Jalan Yaowarat di Chinatown, di mana seorang pemilik toko dengan lukisan buaya di jendela tokonya menyuruhnya untuk mencoba apotek di dekat Chinatown. Seorang apoteker memberinya kartu namanya dan mengatakan  bahwa dia bisa mendapatkan pil jika Natalie memanggilnya kembali dan memesan. Kulit buaya lain yang diambil diambil dan menyuruh saya merebusnya, sehingga menghasilkan hasil yang sama.

Natalie meninggalkan Chinatown dalam kegagalan dan pergi ke Khlong Toei Market, salah satu pasar segar terbesar di Bangkok di mana Anda bisa mendapatkan isi daging yang tak sedap dipandang. Dia pikir  seseorang mungkin sedang menjajakan daging buaya di sana, dan mengembara di gang-gang pasar luar yang ramai yang menarik orang-orang keluar dengan pertanyaanku. Meskipun buaya dimakan, meski jarang, di Thailand, sepertinya tidak ada yang menjualnya di pasaran, setidaknya tidak pada hari itu. Natalie  meninggalkan misi yang gagal  terpenuhi.

Seperti pil darah buaya  untuk kanker, cadangan darah buaya, Thailand masih tetap sulit dipahami, dan hanya anekdotal saja.

Share208Tweet130
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Usung Filosofi Keluarga Indonesia Sejahtera, BULOG Luncurkan ‘Beras Kita Medium’

Usung Filosofi Keluarga Indonesia Sejahtera, BULOG Luncurkan ‘Beras Kita Medium’

October 20, 2026
Semester I 2026, Multiplier Effect BULOG Melesat Rp48,54 Triliun

Bantuan Beras Tahap III 2026, Bulog Siapkan 15,68 Juta Kilogram untuk Warga DIY

October 20, 2026
Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

October 20, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version