Connect with us

Profil

Prof. Hermawan Sulistyo Rayakan Ulang Tahun ke-68 dengan Launching Buku Terbaru

Published

on

Prof (Ris) Kikiek (ke-2 dari kiri) dengan Pimpinan Jayakarta News seusai memberi paparan bersamaan dengan Rapat Kerja media online ini di Bukit Merah Putih, Sentul. (Dok Pribadi)

SUKABUMI, JAYAKARTA NEWS – Sosok intelektual, aktivis, peneliti, sekaligus jurnalis kawakan Prof. Hermawan Sulistyo MA, PhD, APU, merayakan ulang tahunnya yang ke-68 dengan cara yang berbeda dan penuh makna. Acara akan digelar Sabtu (12/7) di Renzo Dynamic Edupark, Cibadak, Sukabumi, sekaligus menjadi momentum peluncuran buku terbarunya yang tentu saja akan menambah deretan panjang karya ilmiah yang telah beliau hasilkan selama lebih dari tiga dekade.

Lahir di Desa Geneng, Ngawi, Jawa Timur pada 4 Juli 1957, Prof. Hermawan—yang akrab disapa Kikiek—telah menorehkan jejak panjang dalam dunia akademik dan kebudayaan Indonesia. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di Jurusan Fisika, FIPIA, Universitas Indonesia. Meski berlatar belakang ilmu eksakta, jalan hidupnya justru membawanya mendalami ilmu-ilmu sosial dan politik.

Sensei Hermawan sedang beraksi sebagai seorang pemegang sabuk hitam karate (dok.pribadi)

Pendidikan S2 ia tempuh di Ohio University, Amerika Serikat, sebelum akhirnya meraih gelar doktor dari Arizona State University. Masa mudanya dikenal aktif sebagai aktivis, demonstran, peneliti sosial, dan jurnalis handal. Profesor Riset ini juga seorang atlit karate pemegang sabuk hitam DAN 5 serta pernah mengenyam latihan beladiri ini di negara asalnya beladiri karate, Negeri Sakura Jepang. Dia juga merupakan dosen ilmu politik yang telah mengajar di berbagai perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri.

Kiprahnya tidak berhenti di dunia akademik. Prof. Kikiek juga pernah menjadi penasihat Kapolri—baik saat Jenderal Polisi Tito Karnavian menjabat, maupun pada masa Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat ini. Pemikirannya banyak memberi kontribusi dalam reformasi kelembagaan kepolisian dan isu-isu strategis kebangsaan.

Tiga tahun lalu, pada ulang tahunnya yang ke-65, Kikiek memperingati hari lahirnya dengan sebuah orasi budaya di Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Unbhara Jaya), Bekasi. Tema orasi tersebut, “Pluto Telah Wafat: Collective Violence dalam Trajektori Peradaban”, menjadi salah satu refleksi intelektualnya atas perubahan sosial dan kekerasan kolektif dalam sejarah umat manusia.

Prof Kikiek in action (dok.pribadi)

Untuk perayaan kali ini, Prof. Kikiek akan meluncurkan buku terbarunya yang berjudul Scholars and Sientist Indonesia tentang 2045 dan Respon POLRI, sebuah karya yang menambah daftar panjang publikasi beliau—yang telah mencapai puluhan judul di bidang politik, keamanan, dan sosial-budaya.

Acara ulang tahun ke-68 ini akan dihadiri oleh kolega, sahabat, tokoh akademik, dan para pengagum pemikiran beliau. Dirancang dalam suasana santai namun penuh nilai intelektual, acara ini sekaligus menjadi ruang temu lintas generasi dan diskusi gagasan.

Prof. Hermawan Sulistyo bukan hanya sosok ilmuwan, tetapi juga penjaga akal sehat publik yang konsisten bersuara kritis di tengah zaman yang terus berubah. Ulang tahun ini menjadi pengingat bahwa usia adalah angka, namun dedikasi dan pikiran yang tajam akan selalu melintasi waktu. Selamat Ulang Tahun Sensei Kikiek. (Nat)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement