Connect with us

Kolom

Janji Manusia Memudar, Janji Alam Semesta Tetap Setia

Published

on

Di tengah gemerlap negeri yang tampak megah,
kita menyaksikan wajah lain dari kehidupan:
janji-janji yang diingkari,
kekuasaan yang menindas,
dan kebaikan yang sering dikalahkan oleh kepentingan.

Namun, alam semesta punya hukum sendiri —
ia berpihak kepada ketulusan hati dan kejujuran niat.
Yang menabur kebaikan akan menuai kekuatan,
yang bertahan dalam kesendirian akan menemukan cahaya penuntun.

✨ Bagi pribadi yang berjuang sendirian:
Tetaplah melangkah, meski berat.
Yang benar kadang tak populer,
namun di sanalah harga diri dan makna hidup diuji.

🏡 Bagi keluarga yang terhimpit keadaan:
Jangan padamkan kasih dan saling pengertian.
Kesetiaan di tengah kekurangan adalah energi murni
yang akan menarik pertolongan dari arah tak terduga.

⚖️ Bagi para pemimpin dan penentu kebijakan:
Dengarkan suara nurani rakyatmu.
Bangsa tidak akan runtuh karena kemiskinan,
tetapi karena hilangnya keadilan dan kejujuran.

Pada akhirnya, kekuasaan dan jabatan hanyalah bayangan.
Yang abadi adalah jejak kebaikan yang kita tinggalkan.
Ketika manusia lupa menepati janji,
Alam — dan Sang Pencipta di baliknya —
tetap menegakkan keseimbangan.

Salam Damai ..
MJP Hutagaol ‘86

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *