• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Inspirasi dari Timur, Lumbung Harus Penuh

Inspirasi dari Timur, Lumbung Harus Penuh

August 13, 2020
PPAD Tegaskan Komitmen pada Kesejahteraan dan Pengabdian Purnawirawan TNI AD

PPAD Tegaskan Komitmen pada Kesejahteraan dan Pengabdian Purnawirawan TNI AD

October 29, 2026
Update Pembunuhan Sadis di Madiun! Terungkap Ibu-Anak Dimutilasi dan Dibakar

Update Pembunuhan Sadis di Madiun! Terungkap Ibu-Anak Dimutilasi dan Dibakar

October 29, 2026
Garin Nugroho Sebut TIFF 2026 Bagian Penting dalam Karirnya

Garin Nugroho Sebut TIFF 2026 Bagian Penting dalam Karirnya

October 29, 2026
Geger! 600 Ton Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Ngamuk: Ini Berpotensi Ganggu Tata Niaga Beras

Geger! 600 Ton Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Ngamuk: Ini Berpotensi Ganggu Tata Niaga Beras

October 28, 2026
Dirut BULOG: Pengadaan Setara Beras Hasil Panen Dalam Negeri Capai 87 Persen dari Target 4 Juta Ton

Dirut Ahmad Rizal Ramdhani: BULOG Siap Jadi Penyangga Jagung Nasional

October 28, 2026
Soasialisasi SMK Go Global! Target CPMI 300 Ribu Lulusan SMK dan 200 Ribu Peserta Umum

Soasialisasi SMK Go Global! Target CPMI 300 Ribu Lulusan SMK dan 200 Ribu Peserta Umum

October 28, 2026
Tim Dirresnarkoba Polda Kalteng Gerebek Kampung Puntun, 6 Orang dan 56 Paket Narkoba Diamankan

Tim Dirresnarkoba Polda Kalteng Gerebek Kampung Puntun, 6 Orang dan 56 Paket Narkoba Diamankan

October 28, 2026
Mengabaikan Perlindungan CPMI, Kegiatan Usaha PT. Ceger Sari Buana Dihentikan

Mengabaikan Perlindungan CPMI, Kegiatan Usaha PT. Ceger Sari Buana Dihentikan

October 28, 2026
BPS Sebut Produksi Beras 2025 Diperkirakan Capai 34,7 Juta Ton

BULOG Pastikan Kesiapan Beras Nataru Aman: Stok 25 Juta Ton dan Cadangan 4,5 Juta Ton

October 28, 2026
Babe Koko dan 70 Motor Tua: Merawat Sejarah, Merawat Investasi

Babe Koko dan 70 Motor Tua: Merawat Sejarah, Merawat Investasi

October 27, 2026
Ditreskrimsus Polda Sumbar Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, 25 Orang Tersangka

Ditreskrimsus Polda Sumbar Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, 25 Orang Tersangka

October 27, 2026
Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Terungkap, Pelaku yang Kabur ke Jombang Berhasil Diringkus

Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Terungkap, Pelaku yang Kabur ke Jombang Berhasil Diringkus

October 27, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Thursday, October 29, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    BEI Buka Data Kepemilikan Saham Perusahaan Tercatat di Atas 1 Persen

    Tiga Emiten Didenda Rp 2,1 Triliun Karena Manipulasi Pasar Saham

    BPS Catat Komoditas Sawit Masih Jadi Penopang Ekspor Pertanian

    GAPKI Catat Ekspor Produk Sawit Agustus 2026 Naik 12,56 Persen

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

    DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

    Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

    Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel
    Babe Koko dan 70 Motor Tua: Merawat Sejarah, Merawat Investasi

    Babe Koko dan 70 Motor Tua: Merawat Sejarah, Merawat Investasi

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Feature

Inspirasi dari Timur, Lumbung Harus Penuh

by admin
August 13, 2020
in Feature
0
Inspirasi dari Timur, Lumbung Harus Penuh

Presiden Joko Widodo bersama Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto

492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAKARTA NEWS—Pandemi covid 19 yang bermula di Wuhan, Cina, merebak ke pelbagai negara sejak tahun ini, dan hingga sekarang belum sirna dari muka bumi.  Eksesnya seperti menghentikan laju peradaban. Semua sektor terdampak. Runyam,  ketika moda transportasi harus berhenti. Perdagangan mati suri. Ekspor-impor mandeg. Banyak negara menutup diri. Lockdown !

            Di saat genting seperti itu, setitik pemikiran terkuak. Di balik bencana selalu ada hikmah. Begitu pun yang terjadi atas sebaran virus corona yang telah membunuh ratusan ribu orang, dari jutaan  yang terpapar di seluruh jagat.

 Satu hal yang pasti dilakukan banyak negara adalahmenyelamatkan  warganya dari ancaman wabah, dan pemerintah pun pontang panting mencukupi kebutuhan pangan  rakyatnya. Itu berarti stok pangan harus aman. Di saat itu pula kesadaran kita dihentak, dan disegarkan kembali bahwakita harus memiliki ketahanan pangan yang kuat. Kemandirian pangan nan tangguh.

            Apalagi Indonesia temasuk wilayah rawan bencana.Andai lolos dari suatu bencana, petaka lain mungkin mengancam, seperti gempa bumi, sunami, gunung meletus, longsor, banjir, dan lainnya. Maka,  “Lumbung-lumbung desa harus selalu terisi,” kata Dr Muchtar A. Munawir, tenaga ahli Gubernur Sulawesi Selatan bidang pertanian.

            Sulsel tentu saja aman. Provinsi di Timur Indonesiaini termasuk 8 dari salah satu provinsi penghasil beras terbesar di Indonesia. Provinsilainnya Jawa Timur,Jawa Tengah, DI Yogyakarta,Jawa Barat,   Lampung, Nusa Tenggara Barat, dan Sumatera Selatan.

            Di tengah pandemi pula, awal Juli lalu Presiden mencanangkan lumbung pangan nasional di luar pulau Jawa. Lokasinya di Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Daya upaya untuk memperbesar lumbung pangan nasional terus dikembangkan.         

            Dikutip dari laman Setkab.go.id, lahan yang disiapkan sebagai lumbung pangan baru nanti seluas 20.704 hektare di Kabupaten Kapuas.  Lahan potensialyang telah fungsional mencapai 5.840 hektare. Secara keseluruhan, terdapat kurang lebih 165.000 hektare lahan potensial di Kalimantan Tengah yang diperuntukkan bagi pengembangan kawasan lumbung pangan nasional tersebut.

Saat ini lahan seluas 85.500 hektare dari jumlah keseluruhan itu merupakan lahan fungsional yang sudah berproduksi tiap tahunnya. Korporasi petani  menjadi basis pengembangan kawasan lumbung pangan baru di Kalimantan Tengah ini yang akan dilakukan secara terintegrasi mencakup pertanian, perkebunan, bahkan peternakan di suatu kawasan.

            Kita senang melihat tekad pemerintah dalam upaya membangun ketahanan pangan.  Meski kadang heran juga, mengapa hanya beberapa  provinsi yang potensial menghasilkan pangan, khususnya beras.  Direktur Pengembangan Bisnis dan Industri Bulog, Imam Subowo  dalam suatu acara di Majalengka Maret tahun lalu pernah mengatakan, kebutuhan beras untuk   34 provinsi di-supply oleh 8 provinsi.

            Masih menurut Imam Subowo, sebuah daerah, disebut sebagai lumbung padi apabila produksi beras di daerah tersebut lebih besar dibandingkan dengan konsumsinya. Misal Sulawesi Selatan memproduksi 3,2 juta ton beras, dan konsumsinya  sekitar 900.000 ton.(detik.com)

            Kita longok provinsi di Timur Indonesia ini.  Visi dan Misi  Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Sulsel sbb. Visinya menjadikan “ Sulawesi Selatan sebagai Pilar Utama Penyedia Pangan Nasional Berkelanjutan dan Berdaya Saing “. Adapun Misinya meliputi:

1.Meningkatkan produksi dalam rangka swasembada berkelanjutan.

2.Meningkatkan produktivitas dan kualitas serta pengamanan produksi tanaman pangan dan hortikultura unggulan daerah.

3.Optimalisasi insfrastruktur dengan mendorong optimalisasi penggunaan lahan, air dan sarana produksi untuk berproduksi.

4.Mendorong berkembangnya sistem agribisnis dan agroindustri pangan pokok.

5.Meningkatkan ketahanan pangan masyarakat.

Visi Misi ini bukan keindahan narasi semata, melainkan yang lebih penting implementasinya.

            Kini, menurut Dr Muchtar program Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah mengembangkan benih jagung hibrida segera direalisasikan. Lokasi pertama di Kabupaten Wajo. Langkah awal seluas 15 hektar, selanjutnya pembenihan ditargetkan 200  hektare meliputi Kabupaten Maros dan Takalar. Benih jagung hibrida ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan benih jagung di Sulsel, melainkan akan di-supply ke wilayah lain di Indonesia.

            Benih hibrida yang hendak disebar itu merupakan hasil pengembangan penelitian di Balai Penelitian di Maros. Namanya  Nasa. Selama ini, kebutuhan akan benih jagung hibrida masih didatangkan dari luar Sulawesi. Ke depan Sulsel akan menjadi  “pengekspor” kedaerah lain di Indonesia.

            Mengapa fokus ke benih? 

            “Ini penting, mendasar. Pak gubernur mengintruksikan supaya kita meningkatkan produksi benih, “ tegas Muchtar

Setelah 17 Agustus sosialisasi dimulai. Pihaknya akan memberikan pembelajaran kepada para petani bagaimana metode penanaman jagung untuk benih hibrida jenis Nasa ini. “Kita harus bergerak cepat karena ini untuk masyarakat. Rencana 18 Agustus mulai, “ papar Muchtar yang dipercaya Dr Nurdin Abdullah masuk tim tenaga ahli sejak  Nurdin Abdullah masih menjadi Bupati  Bantaeng. Bahkan, di bidang perbenihan padi  Muchtar diminta Bupati Tanah Bumbu Mardani Maming  mengembangkan benih padi tertentu yang sesuai untuk  daerahnya.

Dr Muchtar samping kanan Presiden Jokowi

Setelah penangkaran benih, selanjutkan disiapkan pula mesin benih yang kapasitasnya 30 ton. Selain itu tentu saja benih-benih tersebut akan terbungkus dalam suatu kemasan. Untuk pembenihan ini, utuk  lahan 1 hektar dipekirakan menghasilkan 3 ton. Sedangkan lahan yang dipersiapkan untuk penanaman jenishibrida Nasa ini dalam satu hektar hanya memerlukan 25 kg benih. Karena itu benih ini akan diberikankepada petani di Sulawesi Selatan dengan cuma-cuma. Bahkan diharapkan benih ini bisa diserap untuk mmenuhi kebutuhan  petani di Indonesia Timur.

Menurut Dr Muchtar, hasil panen dari hibrida ini cukup bagus. Menstimulus peningkatan  daya beli para petani. Dalam satu hektar lahan dengan benih hibrida Nasa ini bisa menghasilkan panen antara 8-10 ton jagung.

“Harga jagung hibrida ini cukup bagus di sini,  minima Rp 70 ribu/ kg, “ tambahnya pula

Cukup menguntungkan petani? Muchtar mengiyakan. “ Ya, tapi cara penanamannya agak ribet juga, dengan cara mengawinkan  unsur jantan dan betinanya. Tapi para petani saya bimbing itu…, “ pungkasnya lagi.

Berbicara tentang produksi padi diSulawesi Selatan, diakui Dr Muchtar kawasan inimemang cukup memiliki lahan persawahan yang luas. Bahkan terluas, sekitar 654 ribu hektar lahan baku sawah setelah Jawa, lalu disusul Sumatera Selatan 470,6 ribu hektare, Lampung 361 ribu hektar, dan Sumatera Utara 308,6 ribu hektare.

Dikatakan pula, ke depan, sekitar 10 hari lagi,pihaknya akan melihat dan mengevaluasi penangkaran benih-benih padi. Benih harusbagus, unggul. Kalau benih jelek akan mempengaruhi produksinya.Kalau benih itu bagus akan dipertahankan, kalau tidak akan kita rombak. Sistem evaluasi terhadapbenih antarlembaga terkait itu sudah berjalan.  Dan katanya pula, “Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih pun jalan, “. 

Evaluasi di lapangan itu dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan  kepada para petani, kata Dr Muchtar, termasuk dari mana benih didapat. Semua kita evaluasi. Petani biasanya dapat benih secara  cuma-cuma dengan anggaran negara,Benih Langsung namanya.

Penyaluran benih padi itu harus diawasi hingga bisa ditanam oleh petani. Kalau sudah ditanam ya ga perlu lagi (diawasi). “Karena benih ini kunci. Ya, ibaratnya ibu-ibu hamil, kan harus dapat kecukupan gizi. Seperti itulah benih (urgensi) ini,’ Kemudian kita lanjutkan dengan, cara-cara bagaimanacara bercococok tanam yang bagus.

Cukup komprehensif upaya yang dilakukan pemerintah dan pihak-pihak terkait dalam pengembangan petanian,dalam hal ini tanaman pangan khususnya padi.  Di Sulawesi Selatan,  upaya pengembangan pertanian juga didukung budayatudang sipulang, (permufakatan dalam mengambil keputusan). Ditunjang pula minat generasi muda menekuni bidang ini.

Seiring perkembangan teknologi, petani tidak harus main cangkul lagi. “Ada mesin pengolahan tanah, ada mesin tanam, ada mesin panen, “ kata Muchtar. Hal ini pula menurutnya pertanian itu sangat menarik minat kalangan muda.

            Tanah Surga

Anak muda yang memilih bertani salah satunya  Fahrulroji (27 tahun). Sarjana Ekonomi lulusan Universitas PGRI Wiranegara Pasuruan ini merasa bangga jadi petani meski lahan yang dikelolanya dari warisan rangtua hanya 1,5 hektare.

Mengapa bangga sebagai petani? Menurut Oji, demikian sapaannya, jadi  petani itu mendorongnya selalu berfikir,  berkreasi dan berinovasi. ” Maksudnya kreatif dalam menjaga dan merawat sesuatu yang kita tanam. Apalagi tanah kita ini tanah surga . Jangan sampai lahan luas  hanya dijadikan bangunan2 kokoh dan megah.  Maka  muda mudi  wajib bertani karena petani adalah pahlawan dalam menjaga ketahanan pangan di bumi pertiwi, “ lontar Oji yang juga aktif di PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia).

Menyinggung inovasi  pertanian, Oji beharap pertanian kita harus dimotori pula kalangan muda untuk melakukan lompatan lompatan spektakuler guna menjaga keberlanjutan ketahanan pangan ke depan. Meningkatkan produksi,  mengingat  pertumbuhan penduduk  terus bertambah dan kian padat.

“Negara kita negara agraris. Konsekuensinya perlu perhatian serius dari pemerintah  terhadap sektor pertanian agar pertanian kita jadi kuat dan tangguh.  Saya kira, pertanian memegang peranan strategis  dalam  perekonomian nasional, “

Jika pemerintah memberi perhatian lebih atas riset-riset bidang pertanian, katanya,  pasti  para petani  khususnya anak muda menjadi petani yang mandiri dan bisa bersaing guna mewujudkan bangsa yang maju. Khususnya menjadi terdepan di bidang pertanian.

Realitas anak muda suka pertanian,  dibenarkan Martin Hutabarat, Wakil Ketua Komisi Kajian Ketatanegaraan Majelis Permusyawaratan Rakyat(MPR RI). Martin yang belakangan menekuni pertanian khususnya tanaman hortikultura di  Sukabumi mulai menikmati senangnya bertani,  dan tentu permasalahan yang juga  dihadapi petani.

Martin Hutabarat, Wakil Ketua Komisi Kajian Ketatanegaraan Majelis Permusyawaratan Rakyat(MPR RI)

Namun, pandemi covid 19 yang masih mengancam ini menurut mantan wakil ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), kian menyadarkan posisi kita sebagai negara agraris. Bayangkan, perdagangan stag, sektor lain juga terhenti, tapi pertanian harus terus jalan, katanya..

“Ketahanan pangan kita haus kuat. Jika lemah, bisa menimbulkan gejolak sosial. Kalaukita tidak bsa menjaga supply pangan akanmudah menimbulkan konflik sosial, “ ujar mantan anggota DPR RI dari Gerindra ini.

Dalam situasi dimana perdagangan tertutup karenapandemi, kita tak bisa berharap suppy dari negara lain. Mereka akan memanfaatkannya untuk kepeningan dalam negerinya.

Kalaupun mereka jual, tentu akan diberikan kepadanegara yang mampu membelinya dengan harga tinggi. Kita pun jika surplus, mengingat lahannya yang memungkinkan,bisa saja kita ekspor. Namun memenuhi270 juta rakyat sendiriitulah yang harus kita jaga.

“Jangan sampai  kebutuhan pangan ini menimbulkan masalah sosial, “ tandasnya

Mantan Pemimpun Umum Harian Jayakarta ini mengingatkan, agar kita tidak melulu mengkonsumsi beras sebagai pangan utama. Makanan pokok di daerah tertentu yang berbeda-beda bisa “dibudayakan” lagi, seperti jagung, sagu, dan singkong.

Misal, di Inonesia Timur dulu dikenal dengan makanan sagu. “Jadi masyarakat setempat  dapat memanfaatkan tanaman yang mudah tumbuh di daerahnya, tambah Martin.

Kecukupan pangan tidak  hanya bisa diharapkan dari ketersediaan lahan pertanian, melainkan juga tatakelolanya,  mulai dari pilihan  benih hingga produk akhir pasca panen. 

Pandemi ini tidak hanya jadi pelajaran dan meng-update kesadaran lama akan pentingnya ketahanan pangan. Rencana Sulawesi Selatan terus menggenjot produk pangan, selain beras,  kini akan dikembangkan jagung besar-besaran,  tentu tidak hanya untuk men-supply lebih banyak kebutuhan nasional selain dari daerah lainnya. Sulawesi Selatan menurut Muchtar, ingin mengisi lumbung-lumbung di desa itu terisi.

“Rencananya itu ke depan. Lumbung-lumbung desa, atau apalah…. namanya. Tanah petani kan luas.  Rencana ini sebagai realisasi bahwa kita mampu mewujudkan kemandirian pangan yang kuat, “  kata Dr Muchtar A. Nawir.  iswati

Tags: Jokowiketahanan panganlumbungmartin hutabaratpanen
Share197Tweet123
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
PPAD Tegaskan Komitmen pada Kesejahteraan dan Pengabdian Purnawirawan TNI AD

PPAD Tegaskan Komitmen pada Kesejahteraan dan Pengabdian Purnawirawan TNI AD

October 29, 2026
Update Pembunuhan Sadis di Madiun! Terungkap Ibu-Anak Dimutilasi dan Dibakar

Update Pembunuhan Sadis di Madiun! Terungkap Ibu-Anak Dimutilasi dan Dibakar

October 29, 2026
Garin Nugroho Sebut TIFF 2026 Bagian Penting dalam Karirnya

Garin Nugroho Sebut TIFF 2026 Bagian Penting dalam Karirnya

October 29, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version