Ini Tips Hidup Sehat ala Menkes Budi

 Ini Tips Hidup Sehat ala Menkes Budi

Menkes Budi Gunadi Sadikin (Foto: Humas Setkab/Rahmat)

JAYAKARTA NEWS— Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin membagikan tiga pesan penting kepada masyarakat agar menerapkan pola hidup lebih sehat, terhindar dari penyakit berbahaya.

”Untuk sehat itu perlu ada usaha dan ilmunya. Saya kasih 3 tips mudah agar sehat. Ini harus kita terapkan dengan konsisten, karena akan membuat hidup kita lebih baik,” Kata Menkes saat menghadiri Gebyar Hari Kesehatan Nasional Tingkat Provinsi Banten, pada Kamis (20/10).

Yang pertama adalah mengatur pola makan sesuai kebutuhan. Menurut Menkes, pola makan yang sehat akan melindungi tubuh dari berbagai penyakit berbahaya. Karenanya setiap makanan yang dikonsumsi harus diatur dan dijaga.

Jumlah porsi yang disajikan dalam satu kali makan harus sesuai dengan Isi Piringku, yakni dalam porsi makan yang dikonsumsi dalam satu piring terdiri dari 50 persen buah dan sayur, dan 50 persen sisanya terdiri dari karbohidrat dan protein.

Selanjutnya, lengkapi Isi Piringku dengan batasi gula, garam dan lemak, cukupi kebutuhan cairan dalam tubuh serta mencuci tangan tangan pakai sabun.

”Kalau mau sehat, makannya harus diatur sesuai umurnya. Kalau bayi protein hewani seperti telur dan susu harus diperbanyak, untuk usia dewasa sebaliknya, untuk karbohidrat mulai kurangi dan diatur supaya tidak menimbulkan penyakit diabetes dan obesitas,” ujar Menkes.

Konsumsi makanan yang beraneka ragam, lanjut Menkes, harus diimbangi dengan rutin aktivitas fisik selama 30 menit sehari demi menjaga tubuh tetap sehat dan bugar. Tak harus menggunakan alat-alat yang canggih, bergerak bisa dilakukan dengan hal-hal sederhana yang sering dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

”Olahraganya bisa apa saja, bisa bersepeda, lari, jalan sehat. Kalau kita konsisten, semua penyakit akan menjauh. Jadi kuncinya itu, disiplin dan kemauan yang kuat,” ujar Menkes.

Terakhir, Menkes meminta masyarakat rutin cek kesehatan terutama 3 penyakit penyebab kematian tertinggi di Indonesia yakni jantung, stroke, dan kanker. Sebab, ketiga penyakit tersebut seringkali datang tanpa keluhan, penderita baru mengetahui dirinya mengidap penyakit serius saat kondisinya sudah parah dan menderita komplikasi.

Pemeriksaan kesehatan, kata Menkes, sangat penting untuk mengetahui kondisi kesehatan seseorang secara umum, sehingga apabila ditemukan tanda awal sebuah penyakit serius bisa terdeteksi dan ditangani langsung, sehingga kemungkinan sembuhnya lebih tinggi.

”Periksa setidaknya 6 bulan atau 1 tahun sekali. Misalnya perempuan paling banyak kanker payudara harus dicek sejak awal. Kalau jantung harus periksa kolesterol, ini di cover BPJS. Lalu stroke, periksa tekanan darah jangan sampai diatas 140/90 mmHg,” kata Menkes.

Menkes mengingatkan bahwa tercapainya masyarakat yang sehat membutuhkan koordinasi dan kolaborasi baik dari seluruh komponen bangsa.

Karenanya melalui Gebyar Hari Kesehatan Nasional ke-58 Tingkat Provinsi Banten, Menkes mengajak pemerintah daerah, dinas kesehatan, kader kesehatan dan masyarakat untuk bersama-sama mengkampanyekan pola hidup bersih dan sehat kepada masyarakat luas.

”Aku titip, kalau kita hidupnya mau sehat, ekonominya mau maju, dan mau lebih produktif. Kuncinya satu, harus sehat, jangan sampai sakit. Jaga agar hidup sehat jangan sampai sakit,” pesan Menkes.***/ctr

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.