Iko Uwais Bangga Sebagai Orang Indonesia di Hollywood

 Iko Uwais Bangga Sebagai Orang Indonesia di Hollywood

JAYAKARTA NEWS – Banyak orang asing lebih tahu Bali daripada Indonesia. Sineas dan pesohor Hollywood pun banyak yang bertanya: Indonesia sebelah mananya Bali ?

“Justru dengan kehadiran saya dan saya diminta main film laga (action) di Hollywood, saya bangga jadi orang Indonesia. Saya enggak lagi dibilang bangsa Bali. Tapi saya adalah orang Indonesia,” lontar aktor laga pencak silat Indonesia, Iko Uwais.

Sudah beberapa judul film laga Hollywood yang dibintangi Iko Uwais. Dan film terbarunya bertajuk ‘Stuber’ produksi Twentieth Century Fox yang disutradarai Michael Dowse. Film ‘Stuber’ akan beredar di bioskop di Indonesia, 24 Juli 2019.

“Selain berperan sebagai penjahat, saya juga dipercaya sebagai kioreografer dan fighting consultant, Ini kesempatan saya bisa ‘go IInternational’ di Amerika,” kata ayah dua dari pernikahannya dengan penyanyi Audy Item dalam perbincangannya dengan penulis di Jakarta, baru-baru ini.

Iko mengakui hal ini gara-raga ia main untuk pertama kalinya sebagai pemeran utama dalam film laga ‘The Raid’ dan ‘The Raid 2’ dan film ini juga tayang di beberapa kota di Amerika.

Film ‘Stuber’ bergenre action comedy yang juga dibintangi oleh Dave Bautista (berdarah Filipina dan Kumail Nanjiani (berdarah India).

“Kini, aktor Indonesia lebih dipandang. Juga, beberapa rekan saya yang mengkhususkan diri dalam olahraga beladiri acap diminta bermain di Hollwyood seperti Joe Taslim, Yayan Ruhian dan Cecep Abdulrachman,” sergap Iko lagi.

Lebih jauh, Iko memaparkan, dia lebih suka syuting bersama sineas Hollywood. “Orang sana lebih disiplin dan on time dalam bekerja. Enggak molor seperti di kita. Jam sekian syuting ya syuting, enggak ada kata terlambat,” imbuhnya.

Di sisi lain, Iko juga bangga dikenal sebagai aktor laga Indonesia. “Sebagai aktor laga, saya belum sah kalau belum digebukin. Makanya, resep laris film laga adalah : pukul, tendang dan tangkis,” ungkap Iko.

Hanya dua minggu dapat tawaran , dia langsung terbang ke pusatnya film Amerika itu.

Iko memerankan sosok Tedjo, penjahat utama.

“Rambut saya disemir kuning perak. Enggak tahu kenapa, mungkin bahannya mengandung bahan kimia terlalu keras, sehingga rambut saya menjadi gatal, iritasi dan badan saya demam. Terpaksa syuting untuk jadwal saya dihentikan. Saya dibawa ke dokter khusus bagian kulit dan saya disuntik
di pantat kanan dan pantat kiri. Perihnya minta ampun,” cerita Iko tersenyum.

Ihwal Tedjo, Iko menceritakan bahwa sosok Tedjo adalah penjahat narkoba terkenal yang tangguh dan punya kemampuan bela diri yang hebat. “Ini merupakan kesempatan emas untuk mengerahkan kemampuan yang saya miliki ,”paparnya lagi.

Dave Bautista berperan sebagai Vic Manning, seorang detektif paruh baya yang sangat berdedikasi terhadap pekerjaannya. Sedangkan Kumali Nanjiani adalah sopir taksi online bernama Stu. Terjadilah adegan-adegan komedi dan konyol yang membuat tertawa penonton, misalnya ketika mereka berdua yang sedang memburu tempat persembenyian Tedjo, masuk kedalam bar gay.

Sebuah film unik yang menggabungkan kisah persahabatan yang dibumbui unsur komedi dan aksi seru yang sangat menegangkan. (pik)

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *