Deklarasi Tolak Hoax di Tangerang

 Deklarasi Tolak Hoax di Tangerang

PEMKOT Tangerang dan sejumlah pihak mendeklarasikan anti hoax. Hal ini dilakukan pasca munculnya isu-isu penculikan di media sosial. Dan kini, isu belum tentu benar itu telah membuat keresahaan dan paranoid warga.

Deklarasi dilaksanakan di Puspemkot Tangerang dipimpin Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah. Para stakeholder yang ikut di antaranya DPRD, Polres Metro Tangerang, Kodim 05/06, Pengadilan Negeri, Kejari, KNPI, Karang Taruna dan organisasi wartawan.

Isi deklarasi ini di antaranya adalah Warga Kota Tangerang menyatakan sikap menentang segala bentuk hoax  dapat merusak perdamaian dan tatanan sosial NKRI. Menolak penyebarluasan hoax dalam bentuk apa pun dan melalui media apa pun.

Menolak hoax dan segala bentuk penyalahgunaan media sosial yang merusak nilai-nilai akhlakul karimah. Serta mendukung penggunaan media sosial yang positif dan bermanfaat.

Wali Kota Arief Wismansyah mengatakan, belakangan terjadi keresahan di masyarakat akibat isu yang tersebar dengan cepat di media sosial. Di antaranya wanita yang disangka penculik anak sehingga hampir dihakimi massa. Selain itu juga permasalahan angkot dengan ojek online. “Ini semua berawal dari informasi hoax, sehingga membuat warga paranoid,” jelasnya.

Jadi diharapkan agar masyarakat tidak menyebar isu-sisu yang belum tentu benar. Cek kembali informasi yang didapat, kemudian konfirmasi ke pihak yang bersangkutan. “Kalau ada informasi yang tidak penting sebaiknya abaikan saja, jangan diurusi apalagi di-share,” tukas Wali Kota Tangerang. ***

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *