Beton pun Bisa Di-Rontgen

 Beton pun Bisa Di-Rontgen
Bahkan velg mobil pun bisa di-rontgen. Foto: Joko Intarto

MUNGKIN belum banyak yang tahu: bangunan beton ternyata bisa di-rontgen. Dengan teknologi nuklir, hasil rontgen bisa memperlihatkan citra seperti apa ‘’tulang-tulang’’ yang ada di dalam bangunan tersebut.

Pentingkah? Sangat penting. Teknik itu bisa dimanfaatkan untuk beberapa keperluan. Misalnya, menguji kekuatan bangunan yang sudah berusia tua, apakah masih aman?

Teknologi rontgen itu juga bisa untuk menganalisa, mengapa ada bangunan beton yang masih baru kok bisa ambrol. Apakah karena jumlah besinya berkurang? Atau diameter besinya diperkecil? Atau kualitas besinya tidak sesuai?

Teknik rontgen itu ternyata juga bisa dimanfaatkan untuk menguji keamanan konstruksi pipa yang berbahaya. Misalnya, pipa jaringan gas, atau pipa penyalur BBM dan bahan kimia.

Dengan teknik khusus, bisa diketahui bagian-bagian mana saja yang sudah seharusnya diganti, karena termakan karat. Jadi tidak perlu menunggu terjadinya bencana kebakaran atau kebocoran pipa yang bisa menimbulkan korban harta dan nyawa.

Ada pula manfaatnya bagi pabrik mobil. Alat rontgen itu bisa digunakan untuk mendeteksi apakah velg mobil yang digunakan cukup aman? Memenuhi standar industrinya? Kerapatan partikel logal penyusun velg itu bisa dilihat dengan mudah dari layar monitor.

Alat canggih itu buatan mana? Ternyata, alat rontgen berteknologi nuklir itu hasil temuan insinyur-insinyur Indonesia yang bekerja di Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan). Saat ini, alat rontgen itu telah digunakan  berbagai negara. Bahkan, peralatan ini menjadi standar dalam melakukan investigasi kualitas logam. Keren kan? ***

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *