• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
8 Hal yang Harus Kita Pahami  tentang Vaksinasi Covid-19

8 Hal yang Harus Kita Pahami tentang Vaksinasi Covid-19

February 8, 2021
BP3MI DIY Latih 80 Calon Pekerja Migran Indonesia Siap Tembus Pasar Kerja Global

BP3MI DIY Latih 80 Calon Pekerja Migran Indonesia Siap Tembus Pasar Kerja Global

October 22, 2026
Presiden Instruksikan Usut Tuntas Keterlibatan Manusia dan Korporasi dalam Karhutla

Presiden Instruksikan Usut Tuntas Keterlibatan Manusia dan Korporasi dalam Karhutla

October 21, 2026
Film Laut Bercerita: Tentang Keberanian, Persahabatan dan Kehilangan

Film Laut Bercerita: Tentang Keberanian, Persahabatan dan Kehilangan

October 21, 2026
Tinjau Penanganan Karhutla Tahura R Soerjo, Khofifah Tekankan  Keselamatan Petugas dan Relawan

Tinjau Penanganan Karhutla Tahura R Soerjo, Khofifah Tekankan  Keselamatan Petugas dan Relawan

October 21, 2026
Dari Batas Sungai Mississippi, Amerika “Menggambar Garis”

Dari Batas Sungai Mississippi, Amerika “Menggambar Garis”

October 21, 2026
Jagung SPHP Rp5.000 per Kilogram di Gudang, BULOG Perkuat Dukungan bagi Peternak

Jagung SPHP Rp5.000 per Kilogram di Gudang, BULOG Perkuat Dukungan bagi Peternak

October 21, 2026
Usung Filosofi Keluarga Indonesia Sejahtera, BULOG Luncurkan ‘Beras Kita Medium’

Usung Filosofi Keluarga Indonesia Sejahtera, BULOG Luncurkan ‘Beras Kita Medium’

October 20, 2026
Semester I 2026, Multiplier Effect BULOG Melesat Rp48,54 Triliun

Bantuan Beras Tahap III 2026, Bulog Siapkan 15,68 Juta Kilogram untuk Warga DIY

October 20, 2026
Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

October 20, 2026
Kardinal Suharyo Sambangi IKN, Romo Yos Tegaskan Peran Gereja dalam Masa Depan Bangsa

Kardinal Suharyo Sambangi IKN, Romo Yos Tegaskan Peran Gereja dalam Masa Depan Bangsa

October 20, 2026
Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir pada Almarhum Subagyo H.S di Mabesad

Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir pada Almarhum Subagyo H.S di Mabesad

October 20, 2026
WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

October 20, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Thursday, October 22, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    BEI Buka Data Kepemilikan Saham Perusahaan Tercatat di Atas 1 Persen

    Tiga Emiten Didenda Rp 2,1 Triliun Karena Manipulasi Pasar Saham

    BPS Catat Komoditas Sawit Masih Jadi Penopang Ekspor Pertanian

    GAPKI Catat Ekspor Produk Sawit Agustus 2026 Naik 12,56 Persen

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Kabar

8 Hal yang Harus Kita Pahami tentang Vaksinasi Covid-19

by admin
February 8, 2021
in Kabar, Kesehatan
0
8 Hal yang Harus Kita Pahami  tentang Vaksinasi Covid-19

Presiden Joko Widodo menerima vaksinasi pertama di Indonesia (Foto: Sekab)

492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAKARTA NEWS – Perjuangan global untuk memerangi dan mengenyahkan Covid-19 kemungkinan kemungkinan harus menempuh jalan panjang dan diselimuti ketidakpastian. Sekalipun begitu, hampir semua negara kini mencoba mengandalkan vaksinasi untuk membangun kekebalan tubuh para warganya, untuk memaksa pelambatan penularan virus korona, dan diharapkan pada akhirnya berhenti.

Namun yang perlu disadari, dengan peluncuran vaksin yang sangat efektif, cakupan imunisasi mungkin dalam waktu dekat tidak akan mencapai ambang kekebalan kelompok. Pada satu sisi, sajauh ini  juga  tidak diketahui tingkat kekebalan yang diperlukan, selanjutnya  apakah vaksin akan cukup manjur untuk mencapainya. Persoalan dan ancaman lainnya adalah, munculnya  varian virus korona yang dapat melemahkan efektivitas imunisasi.

Setidaknya ada 8 hal krusial yang perlu dipahami terkait dengan upaya pemberantasan Covid-19, yakni:

1. Apakah  Covid-19 bida diberantas?

Tidak. Sejauh ini, hanya penyakit cacar, sebagai satu penyakit manusia,  yang secara resmi diberantas. Dalam artian, dikurangi menjadi nol kasus dan “disimpan” dalam jangka panjang tanpa tindakan intervensi berkelanjutan. Penyakit cacar dapat diberantas berkat vaksin yang sangat efektif dan fakta bahwa manusia adalah satu-satunya mamalia yang secara alami rentan terhadap infeksi virus variola yang menyebabkan penyakit yang menodai dan terkadang mematikan.

Manusia adalah satu-satunya reservoir virus polio yang diketahui, namun virus ini masih menyebar di beberapa negara. Virus tersebut menyebabkan penyakit yang melumpuhkan. Meskipun imunisasi efektif telah digunakan secara luas dan upaya pencegahan dan pemberantasan polio secara global, namun usaha itu telah berlangsung selama 32 tahun.

SARS-CoV-2 diperkirakan bertahan di alam pada kelelawar tapal kuda, dan telah diketahui menginfeksi cerpelai (Mustela erminea, predator aktif yang hidup di Eropa satu keluarga dengan musang), kucing, gorila, dan hewan lainnya. Untuk memusnahkan virus, maka virus itu harus dibuang dari setiap spesies yang rentan, dan ini tentu saja  tidak mungkin dilakukan. Di negara-negara yang berhasil menekan kasus Covid-19, penghapusan penyakit telah diusulkan sebagai gantinya.

2. Apakah eliminasi itu?

Hal itu  terjadi ketika upaya untuk menekan wabah tidak menghasilkan kasus baru dari suatu penyakit atau infeksi di area tertentu selama periode yang berkelanjutan. Tidak ada definisi resmi tentang berapa lama seharusnya. Salah satu usulan adalah membuatnya menjadi 28 hari, sama dengan dua kali lebih lama dari rentang luar masa inkubasi (waktu antara infeksi dan munculnya gejala) Covid-19. Beberapa negara, seperti Selandia Baru, telah mencapai nol kasus baru untuk waktu yang lama dengan menggunakan penutupan perbatasan, penguncian, serta deteksi dan isolasi kasus yang cermat. Selama pandemi, negara  tersebut  mempertahankan pemberantasan penyakit menular di seluruh negeri, dan ini merupakan tantangan. Ancamannya adalah,  virus masuk kembali ke negara itu dari para pelancong internasional yang terinfeksi.

3. Apakah vaksin akan menghilangkan Covid-19?

Sulit untuk memastikannya. Tidak diketahui berapa proporsi populasi yang perlu memiliki kekebalan untuk menghentikan penyebaran virus corona, atau apakah vaksin yang paling ampuh pun dapat mencegah penyebarannya. Sebuah penelitian  memperkirakan bahwa untuk menghentikan penularan, 55% hingga 82% populasi perlu memiliki kekebalan, dan itu  dapat dicapai baik dengan pemulihan dari infeksi atau melalui vaksinasi. Namun, sebagai gambaran, kekebalan kelompok tidak tercapai di Manaus (ibu kota negara bagian Amazonas di Brasil), bahkan setelah sekitar 76% populasi terinfeksi. Sekalipun demikian, ada alasan untuk percaya bahwa inokulasi massal akan memiliki efek yang lebih kuat, karena dengan vaksin tampaknya orang alam memperoleh perlindungan yang lebih kuat dan lebih tahan lama daripada infeksi sebelumnya.

4. Seberapa efektifkah vaksin itu?

Ada bukti bagus bahwa vaksin akan efektif dalam mencegah penerima mengembangkan Covid-19, dengan uji klinis suntikan Pfizer Inc.-BioNTech SE dan Moderna Inc. yang menunjukkan kemanjuran hingga 95%. Namun, data yang tersedia tidak cukup untuk mengukur kemampuan vaksin untuk mencegah orang untuk mengembangkan infeksi tanpa gejala atau menularkan virus ke orang lain.

Standar emas dalam vaksinologi adalah menghentikan infeksi serta penyakit, menyediakan apa yang disebut sebagai kekebalan sterilisasi. Tapi itu tidak selalu tercapai. Vaksin campak, misalnya, mencegah infeksi, sehingga orang yang divaksinasi tidak menyebarkan virus, sedangkan vaksin untuk batuk rejan berfungsi dengan baik dalam melindungi dari penyakit serius, tetapi kurang efektif dalam menghentikan infeksi.

Namun yang menggembirakan, studi tentang vaksin Covid Moderna pada monyet menunjukkan bahwa vaksin itu akan mengurangi infeksi, jika tidak dapat diklaim  sepenuhnya mencegah, penularan virus selanjutnya. Uji klinis yang menggunakan vaksin AstraZeneca Plc menunjukkan bahwa vaksinasi mungkin kurang dari 60% efektif dalam menghentikan infeksi, sehingga membuatnya tidak mungkin mencapai kekebalan kelompok bahkan jika semua orang dalam suatu populasi menerima dua dosis.

5. Bagaimana faktor varian virus?

Semakin banyak SARS-CoV-2 bersirkulasi, semakin besar kesempatan virus untuk bermutasi dengan cara yang meningkatkan kemampuannya untuk menyebar dan bertahan lebih lama dan untuk menghindari kekebalan dari infeksi alami dan vaksinasi. Itu membuat penghentian transmisi menjadi lebih menantang.

Dalam beberapa bulan terakhir, varian yang pertama kali dilaporkan di Inggris, Afrika Selatan dan Brasil – di mana epidemi Covid-19 sangat parah – telah berkembang biak dan menyebar secara global, menyebabkan kekhawatiran yang semakin besar. Penelitian menunjukkan bahwa mereka lebih menular, dan ada bukti yang muncul bahwa beberapa vaksin yang baru dikembangkan mungkin kurang protektif terhadap jenis ini. Pembuat obat mengatakan vaksin mereka harus tetap berfungsi, meskipun beberapa sedang mencari versi baru. Para peneliti telah memperingatkan bahwa suntikan mungkin perlu diperbarui secara berkala untuk mempertahankan kemanjurannya.

6. Apakah vaksin Covid-19 harus mencegah infeksi untuk menekan kasus?

Tidak. Vaksin tidak harus sempurna untuk memiliki manfaat kesehatan masyarakat. Ahli vaksinasi Selandia Baru Helen Petousis-Harris menunjuk pada rotavirus dan cacar air sebagai contoh penyakit yang telah “hampir dibasmi dengan menggunakan vaksin yang sangat baik dalam mencegah penyakit parah, cukup baik dalam mencegah penyakit apa pun, tetapi itu tidak sepenuhnya mencegah infeksi pada semua orang. ”

Karena SARS-CoV-2 menyebar melalui partikel pernapasan dari tenggorokan dan hidung orang yang terinfeksi, vaksin yang mengurangi jumlah virus di saluran pernapasan atau mengurangi frekuensi orang yang terinfeksi batuk dapat mengurangi kemungkinan penularannya ke orang lain dan menurunkan nomor reproduksi efektif (Re), yang merupakan jumlah rata-rata infeksi baru yang diperkirakan berasal dari satu kasus.

Menurut Mike Ryan, kepala program kedaruratan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO),   alih-alih berfokus pada penghapusan SARS-CoV-2, kesuksesan harus dilihat sebagai “mengurangi kapasitas virus ini untuk membunuh, menempatkan orang di rumah sakit, untuk menghancurkan kehidupan ekonomi dan sosial kita. “

7. Bagaimana jika Covid-19 tidak bisa dihilangkan?

David Heymann, ketua Kelompok Penasihat Strategis dan Teknis WHO untuk Bahaya Menular, memperingatkan pada akhir tahun 2020, “tampaknya takdir SARS-CoV-2 akan menjadi endemik.” Virus endemik terus beredar di masyarakat, seringkali menyebabkan lonjakan berkala ketika karakteristik penyakit dan pola perilaku manusia mendukung penularan. Contohnya termasuk norovirus, penyebab gastroenteritis yang terkenal di kapal pesiar, dan segudang virus, termasuk empat virus corona, yang menyebabkan flu biasa, terutama selama musim dingin.

8. Apa implikasinya?

Tidak diketahui bagaimana hal-hal terkait dengan Covid-19 ini akan berkembang, tetapi para peneliti mulai membuat skenario. Orang yang selamat dari Covid-19 dan mereka yang divaksinasi mungkin akan terlindungi dari penyakit untuk beberapa waktu. Pajanan ulang virus atau suntikan penguat vaksin kemungkinan akan meningkatkan perlindungan mereka.

Karena semakin banyak orang mengembangkan kekebalan dengan cara ini, virus akan menemukan mereka yang belum kebal, selama kekebalan kelompok tidak dibangun untuk melindungi mereka. Itu berarti bahwa orang-orang yang tidak dapat divaksinasi – karena sistem kekebalan mereka terganggu, atau mereka memiliki alergi terhadap bahan-bahan vaksin, atau mereka terlalu muda (tidak ada vaksin resmi di negara-negara Barat yang disetujui untuk anak-anak) – akan tetap rentan. Beberapa ilmuwan telah memprediksikan bahwa, setelah fase endemik tercapai dan paparan utama virus terjadi pada masa kanak-kanak, SARS-CoV-2 mungkin tidak lebih ganas daripada flu biasa.

Dengan memahami delapan hal tersebut, maka kita akan tetap ingat dan melaksanakan protokol kesehatan dalam mencegah penularan Covid-19.(sumber Bloomberg/sm)

Tags: covid-19epidemikkekebalanpandemikvaksin covid 19vaksinasivirus
Share197Tweet123
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
BP3MI DIY Latih 80 Calon Pekerja Migran Indonesia Siap Tembus Pasar Kerja Global

BP3MI DIY Latih 80 Calon Pekerja Migran Indonesia Siap Tembus Pasar Kerja Global

October 22, 2026
Presiden Instruksikan Usut Tuntas Keterlibatan Manusia dan Korporasi dalam Karhutla

Presiden Instruksikan Usut Tuntas Keterlibatan Manusia dan Korporasi dalam Karhutla

October 21, 2026
Film Laut Bercerita: Tentang Keberanian, Persahabatan dan Kehilangan

Film Laut Bercerita: Tentang Keberanian, Persahabatan dan Kehilangan

October 21, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version