Sensasi Taman Pelangi Monjali

 Sensasi Taman Pelangi Monjali
Warna-warni lampion laksana pelangi. Foto: Roso Daras

TAMAN Lampion… ada di mana-mana. Tapi kalau ingin melihat awal mula sebuah taman lampion, tengoklah Monumen Jogja Kembali (Monjali). Di sekitar halaman luar monumen, bertebaran lampion aneka bentuk. Yang paling menonjol adalah bentuk pelangi yang tergantung di atas. Karenanya, taman ini juga disebut Taman Pelangi.

Jauh sebelum marak wisata lampion, Taman Pelangi Monjali sudah hadir. Persisnya sejak akhir tahun 2011. Sejak itu pula, objek wisata bersejarah Monumen Jogja Kembali, memperpanjang jam buka. Pengunjung monument di siang hari, dan pengunjung taman lampion di malam hari.

Tap pelak, objek wisata ini menjadi alternative wisata malam Kota Gudeg, selain objek lain yang tak kalah menarik, seperti di alun-alun kidul, Jalan Malioboro, Tugu Jogja, dan lain-lain. Lokasinya relatif mudah diakses, karena terletak di ring road utara, Arahnya, dari Malioboro lurus ke utara.

Dengan tiket masuk sepuluh ribu rupiah, Anda bisa menikmati aneka lampion warna-warni serta aneka bentuk. Aneka lampion besar menggantung di atas, menyerupai pelangi yang warna-warni. Melintas di bawahnya, serasa berada di bawah pendar pelangi yang indah.

Aneka lampion model mobil-mobilan. Foto: Roso Daras

Selanjutnya, Anda akan terpukau dengan aneka lampion model flora dan fauna. Bahkan bentuk dinosaurus pun ada. Beberapa lampion ditata sedemikian rupa, sehingga terkesan romantis. Tak heran jika banyak pasangan calon pengantin memilih lokasi ini sebagai lokasi pemotretan pre-wed.

Tak pelak, Taman Lampion Monjali menjadi wahana wisata keluarga yang komplet. Sebab, selain suguhan aneka bentuk lampion, di sini juga tersedia aneka permainan lain. Bukan hanya itu, di sekitar area Monjali, juga tersedia aneka tempat kuliner. ***

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *