• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Polda Jabar Tutup Galian Liar di Purwakarta

Polda Jabar Tutup Galian Liar di Purwakarta

February 4, 2020
MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

October 7, 2026
AWAL, Akhirnya Tiba

AWAL, Akhirnya Tiba

October 7, 2026
Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

October 6, 2026
Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

October 7, 2026
Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

October 7, 2026
Indonesia 2–2 Thailand (4–2): Berkali-kali di Ujung Tanduk, Garuda Akhirnya Juara!

Indonesia 2–2 Thailand (4–2): Berkali-kali di Ujung Tanduk, Garuda Akhirnya Juara!

October 6, 2026
Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

October 5, 2026
Presiden Prabowo Tegaskan TNI Harus Modern dan Adaptif Hadapi Beragam Ancaman

Presiden Prabowo Tegaskan TNI Harus Modern dan Adaptif Hadapi Beragam Ancaman

October 5, 2026
Film 5cm: Revolusi Hati Siap Eksplorasi Keindahan Laut Indonesia

Film 5cm: Revolusi Hati Siap Eksplorasi Keindahan Laut Indonesia

October 5, 2026
Presiden FIFA Infantino: Kemajuan Sepak Bola Indonesia Luar Biasa, Peluang Gelar Event FIFA Makin Terbuka

Presiden FIFA Infantino: Kemajuan Sepak Bola Indonesia Luar Biasa, Peluang Gelar Event FIFA Makin Terbuka

October 5, 2026
Kehadiran TNI di Tengah Masyarakat Jadi Bagian Kekuatan Gotong Royong yang Perlu Terus Dirawat

Kehadiran TNI di Tengah Masyarakat Jadi Bagian Kekuatan Gotong Royong yang Perlu Terus Dirawat

October 5, 2026
Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

October 7, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Wednesday, October 7, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

    Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

    Kementerian UMKM Targetkan Penyaluran KUR 2025 Sebesar Rp 300 Triliun

    Rasio Kewirausahaan Indonesia Ditargetkan Meningkat Hingga Delapan Persen

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    A beginner’s guide to the legendary Tim Tam biscuit, now available in America

    India is bringing free Wi-Fi to more than 1,000 villages this year

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup

    Rap group call out publication for using their image in place of ‘gang’

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    A beginner’s guide to the legendary Tim Tam biscuit, now available in America

    India is bringing free Wi-Fi to more than 1,000 villages this year

    Betterment moves beyond robo-advising with human financial planners

    People are handing out badges at Tube stations to tackle loneliness

    Trump’s H-1B Visa Bill spooks India’s IT companies

    Oil spill off India’s southern coast leaves fisherman stranded, marine life impacted

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    A beginner’s guide to the legendary Tim Tam biscuit, now available in America

    People are handing out badges at Tube stations to tackle loneliness

    Trump’s H-1B Visa Bill spooks India’s IT companies

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    Oil spill off India’s southern coast leaves fisherman stranded, marine life impacted

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Rap group call out publication for using their image in place of ‘gang’

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    India is bringing free Wi-Fi to more than 1,000 villages this year

    Betterment moves beyond robo-advising with human financial planners

    People are handing out badges at Tube stations to tackle loneliness

    Trump’s H-1B Visa Bill spooks India’s IT companies

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Kabar

Polda Jabar Tutup Galian Liar di Purwakarta

by admin
February 4, 2020
in Kabar
0
Polda Jabar Tutup Galian Liar di Purwakarta

Polda Jabar tutup galian tanah merah di Desa Sukajaya, Kecamatan Sukatani, Purwakarta. (foto: dani y)

491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Penggali Liar Lain Masih Merajalela

Jayakarta News – Polda Jabar akhir pekan lalu menutup galian liar raksasa milik PT Pelangi dan PT Mandala di lokasi Desa Sukajaya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta. Ratusan dump truck yang sudah berisi tanah merah, tercokok di area tambang dan tak bisa bergerak karena petugas kepolisian langsung menutup area dengan memasang police line.

Aksi galian tak berizin dengan omzet ratusan juta rupiah per hari itu, sebelumnya seperti kebal hukum. Aparat Polres Purwakarta tak berkutik, sampai akhirnya aparat Polda Jabar yang turun ke lokasi. Masyarakat Sukatani berterima kasih atas sikap tegas Polda Jabar. Bahkan ada warga yang sujud syukur demi melihat aparat Polda menindak aksi penambang liar yang selama ini seperti dilindungi oknum.

Masyarakat benar-benar mengapresiasi sikap tegas Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Sufahriadi yang telah menginstruksikan jajarannya menutup tambang liar di Purwakarta. Diharap pula, Kapolda Rudi tidak berhenti sampai di sini. Sebab sedikitnya masih ada tiga penambang liar di Desa Cirende, Kecamatan Cempaka milik H. Entis, serta galian liar di Cibayawak, Desa Benteng, Kecamatan Cempaka milik SB Binjai dan satu lagi lokasi di dekat jaringan Sutet PLN Desa Parakan Lima, Kecamatan Jatiluhur, yang masih beroperasi tanpa izin.

Agar tidak terkesan tebang-pilih, ketiga penambangan liar yang meresahkan masayarakat, mencemari lingkungan, membuat kotor jalanan, dan bisa mengancam ekosistem itu harus ditindak juga. Rumor yang beredar di tengah masyarakat, para dedengkot penambang liar tadi sudah “menyumpal” kantong para pejabat dan aparat berwajib, sehingga mereka leluasa melakukan aksi durjananya.

“Mudah saja untuk menelusuri. Tangkap penambang liar dan periksa intensif. Dapat dipastikan, mereka akan menyebutkan aliran dana yang telah mereka setor ke oknum pejabat Pemkab Purwakarta, dan oknum Polres Purwakarta, dengan tujuan agar aksi ilegal mereka tidak ditindak. Bagi kami, ini sesuatu yang mencolok mata. Puluhan dump truck hilir mudik mengangkut hasil penambangan liar dengan leluasa, sedangkan aparat pemerintah maupun kepolisian yang mengetahui, diam saja. Orang bodoh juga tahu,” ujar seorang warga, kepada Jayakarta News yang melaukan pantauan langsung ke lokasi.

Dari investigasi Jayakarta News ke lokasi, Jumat, 31 Januari 2020, tergambar jelas bahwa galian liar milik H. Entis (pengusaha asal Kabupaten Subang), di Desa Cirende, Kecamatan Cempaka, masih terus beroperasi dengan leluasa. Padahal, hari yang sama, Tim Polda Jabar sedang melakukan operasi penutupan galian liar di kecamatan lain.

Didapat informasi, galian liar milik H. Entis, dioperasikan oleh PT Tiga Sedulur dengan Direktur Muhtar Hidayat. Pengusaha ini cukup mengakar di Purwakarta. Bahkan suara yang belum terkonfirmasi menyebutkan, mereka dilindungi oknum penguasa Purwakarta, termasuk “Raja Purwakarta”.

Saat ditanya lebih lanjut, siapa yang dimaksud “Raja Purwakarta”, ia menyebut nama mantan bupati, yang hingga kini disebut-sebut masih powerful. Praktik korupsi dan gratifikasi di kabupaten yang berjarak kurang dari 100 km dari ibukota Jakarta itu, telah menumpulkan ketajaman APH (aparat penegak hukum) di sana.

Galian liar di Desa Parakan Lima, Kec. Jatiluhur, Purwakarta. Bukan hoax. (foto: dani y)

Merusak Lingkungan

Di lokasi penambangan liar Cibayawak milik Sb Binjai, tampak hamparan areal yang rusak oleh aksi galian liar. Bekas galian liar menyisakan kubangan raksasa. “Mereka berhenti menggali hanya kalau hujan deras. Begitu hujan reda, aksi penggalian langsung beraksi kembali,” ujar seorang warga.

Atas serial pemberitaan galian liar di Purwakarta, redaksi Jayakarta News sempat menerima tanggapan yang menyanggah adanya aksi penggalian liar di Desa Parakanlima, Kecamatan Jatiluhur. Atas sanggahan itu, Jayakarta News kembali turun ke lokasi, dan mendapati adanya aksi penambangan liar di Desa Parakanlima. Ternyata, sanggahan itu dilakukan oleh orang-orang suruhan pengusaha penambang liar tadi.

Fakta di lapangan, seorang pengusaha kuat Purwakarta (di Desa Parakanlima) masih menjalankan operasi galian liarnya. Bahkan, lokasi galiannya sangat rawan serta cenderung merusak lingkungan. Terlebih lokasi galian ada di bawah kabel tegangan tinggi (sutet). Gardu sutet PLN terancam roboh oleh aksi ngawur penggali liar.

Bersama sejumlah narasumber, Jayakarta News sempat melakukan sedikit kalkulasi sederhana menyangkut berapa uang beredar di tengah aksi penggalian liar tadi. Seperti contoh, H. Entis tiap hari mengeruk ratusan truk sedang. Jika dirata-rata 100 truk dengan harga Rp 1 juta per truk, maka per hari Rp 100 juta. Dari sisi pendapatan daerah, setidaknya Pemerintah Kabupaten Purwakarta dirugikan Rp 25 juta per hari. Sumber tadi menyebut, “Ya, kurang lebih sebesar itu uang suap yang diberikan kepara para oknum agar aksi gali liar mereka tidak ditindak,” ujar seorang narasumber.

Lokasi galian liar milik H Entis di Cirende Kecamatan Cempaka Purwakarta. (foto: dani y)
Sebuah truk tampak sedang mengangkut galian liar dari lokasi galian liar milik H. Entis di Cirende Kecamatan Cempaka, Purwakarta. Sementara di tempat lain Polda sedang menutup kegiatan yang sama. Sementara, armada H. Entis tetap beroperasi dengan aman. (foto: dani y)

Adapun, data resmi yang didapat Jayakarta News menyebutkan, di Kabupaten Purwakarta terdapat 17 Izin Usaha Pertambangan (IUP). Artinya, 17 pengusaha galian yang mendapatkan izin Gubernur Jawa Barat, cq Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jabar. Info itu didapat dari Sekretaris Dinas, Rina Rahdianawati, SE, Msi.

Rina memerinci, IUP berizin atau penggalian legal di Purwakarta terdrii atas IUP Andesit sebanyak 14 buah, IUP emas satu buah, dan 2 IUP tambang pasir di lokasi Blok Gunung Kerud, Desa Liung Gunung, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, dan Blok Patapaan, Desa Liunggunung, Kecamatan Plered. Dua IUP itu dimiliki PT Gunung Kecapi.

Rina juga menegaskan, pihaknya tidak pernah mengeluarkan izin galian untuk penggalian pasir di Kecamatan Cempaka, Kecamatan Jatiluhur, dan Kecamatan Sukatani. Tiga kecamatan yang saat ini diporak-porandakan oleh aksi penggalian liar dengan dugaan backing “Raja Purwakarta”.

Pemerhati lingkungan Jabar, Ir Sukinta, meminta Gubernur Ridwan Kamil dan Kapolda Jabar,untuk segera menertibkan seluruh galian liar di Purwakarta. Atas langkah tegas yang sudah dilakukan aparat Polda Jabar menutup sejumlah lokasi galian liar, 28 Januari 2020, Sukinta menaruh apresiasi dan penghargaan. “Salut Kapolda Jabar telah berani menutup galian liar, yang terkesan dibekingi orang kuat,” katanya, seraya menambahkan, “harus dilanjutkan ke lokasi-lokasi penambangan liar lain.”

Diperoleh keterangan lain di lapangan, ihwal penertiban galian liar di Kabupaten Purwakarta. Ada beberapa misteri besar yang harus diungkap Kapolda Jabar dan Gubernur Jabar. Ada gejala aparat sipil negara dan aparat kepolisian di Kabupaten purwakarta, terkesan pasif bahkan tidak keliru jika ada yang menuding melindungi. Mereka mendadak tumpul dan tidak berani menindak pelanggaran hukum yang nyata-nyata terlihat di depan hidung dan kedua bola matanya.

Bahkan aparat Kabupaten Purwakarta cenderung membiarkan dengan berdalih, bahwa urusan pertambangan adalah urusan Pemerintah Provinsi. Ada kesan, aparat Purwakarta melempar bola panas ke Gedung Sate. Apakah aksi suap juga sudah sampai ke Pemprov Jabar? Sebuah pertanyaan yang harus dijawab oleh APH.

Kembali ke wilayah Purwakarta. Dinas Perhubungan (Dishub) termasuk sebagai institusi yang disorot masyarakat. Jalan kabupaten yang menjadi wilayah Dishub, dibiarkan dilalui oleh truk-truk maling galian.

Dinas yang menangani pendapatan atau penerimaan daerah di Purwakarta juga terkesan bungkam. Sekalipun, potensi penerimaan menguap di depan hidung mereka.

Dedi Mulyadi malam-malam ke lapangan disertai aparat. Dia adalah mantan Bupati Purwakarta. (ist)

Dengan sangat berhati-hati, seorang narasumber menyebut, kedudukan “Raja Purwakarta” masih sangat kuat. Mereka takut digeser dari jabatannya, jika menentang aksi penggalian liar yang dibekingi oleh “Sang Raja”.

Ketika Jayakarta News hendak mewawancarai “Raja Purwakarta”, yang bersangkutan tidak ada di tempat. Seseorang mengatakan, “beliau di Jakarta.” Julukan “Raja Purwakarta” sepertinya mengarah ke Dedi Mulyadi, mantan Bupati Purwakarta yang sekarang menjadi anggota DPR RI dari Partai Golkar.

Jika benar ia yang dituding, maka tak ada pilihan, Dedi Mulyadi harus segera mengklarifikasi. Sangat disayangkan, karier politik yang dengan baik dirajut, bisa berantakan gara-gara aksi galian liar di wilayah yang pernah dipimpinnya. Bila perlu, ia harus berada di garis terdepan, meminta aparat kepolisian, bahkan KPK untuk turun ke sana mengusut tuntas para durjana yang sudah merusak bumi Purwakarta dengan aksi galian liarnya.  (Dani Yuliantara)

Tags: dedi mulyadigalian liar purwakartajayakartanews
Share196Tweet123
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

October 7, 2026
AWAL, Akhirnya Tiba

AWAL, Akhirnya Tiba

October 7, 2026
Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

October 6, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2017 JNews.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2017 JNews.

Go to mobile version