• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Nusantara, Kekerasan, dan Jalan Panjang Kesadaran Menjadi Indonesia

Nusantara, Kekerasan, dan Jalan Panjang Kesadaran Menjadi Indonesia

January 16, 2026
Pastikan Kelancaran Distribusi Jagung SPHP, Dirut BULOG  Tinjau Langsung Pengapalan di Makassar

Pastikan Kelancaran Distribusi Jagung SPHP, Dirut BULOG  Tinjau Langsung Pengapalan di Makassar

October 23, 2026
Dubes Agus Priono Ungkap Banyak Pekerja Migran Indonesia di Suriname Datang secara Perseorangan

Dubes Agus Priono Ungkap Banyak Pekerja Migran Indonesia di Suriname Datang secara Perseorangan

October 23, 2026
Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

October 23, 2026
Warga Makassar Padati Lokasi Gerakan Pangan Murah, BULOG Salurkan 1,5 Ton Beras

Warga Makassar Padati Lokasi Gerakan Pangan Murah, BULOG Salurkan 1,5 Ton Beras

October 22, 2026
Rehabilitasi Irigasi di Bangli Berikan Manfaat bagi Petani, Perbaikan Saluran Terus Dioptimalkan

Rehabilitasi Irigasi di Bangli Berikan Manfaat bagi Petani, Perbaikan Saluran Terus Dioptimalkan

October 22, 2026
Ketika Para Penjaga Nurani Bangsa Mendesak Gibran Mundur sebagai Wakil Presiden

Ketika Para Penjaga Nurani Bangsa Mendesak Gibran Mundur sebagai Wakil Presiden

October 22, 2026
Letjen Iwan Setiawan, Dari Everest ke Kostrad”

Letjen Iwan Setiawan, Dari Everest ke Kostrad”

October 22, 2026
Empat Tahun Berperang Rusia Kehilangan 350.000 Tentaranya, Putin: ‘Kemenangan akan Selalu Milik Kita!

Jalan Perdamaian Terbuka? Presiden Putin Setuju Perundingan Damai dengan AS dan Ukraina

October 22, 2026
Puisi-puisi Visual Yusuf Susilo Hartono

Puisi-puisi Visual Yusuf Susilo Hartono

October 22, 2026
Bareskrim Telusuri Aset Lebih dari Rp500 Miliar dalam Kasus PT Dana Syariah Indonesia

Bareskrim Telusuri Aset Lebih dari Rp500 Miliar dalam Kasus PT Dana Syariah Indonesia

October 22, 2026
BP3MI DIY Latih 80 Calon Pekerja Migran Indonesia Siap Tembus Pasar Kerja Global

BP3MI DIY Latih 80 Calon Pekerja Migran Indonesia Siap Tembus Pasar Kerja Global

October 22, 2026
Presiden Instruksikan Usut Tuntas Keterlibatan Manusia dan Korporasi dalam Karhutla

Presiden Instruksikan Usut Tuntas Keterlibatan Manusia dan Korporasi dalam Karhutla

October 21, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Friday, October 23, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    BEI Buka Data Kepemilikan Saham Perusahaan Tercatat di Atas 1 Persen

    Tiga Emiten Didenda Rp 2,1 Triliun Karena Manipulasi Pasar Saham

    BPS Catat Komoditas Sawit Masih Jadi Penopang Ekspor Pertanian

    GAPKI Catat Ekspor Produk Sawit Agustus 2026 Naik 12,56 Persen

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Kolom

Nusantara, Kekerasan, dan Jalan Panjang Kesadaran Menjadi Indonesia

by admin
January 16, 2026
in Kolom
0
Nusantara, Kekerasan, dan Jalan Panjang Kesadaran Menjadi Indonesia
492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

(Sebuah Refleksi Peradaban)

Sejarah kekerasan atas nama agama hampir selalu dibaca sebagai konflik keyakinan. Padahal, jika ditelusuri secara jujur dan historis, akar persoalannya jarang bertumpu pada iman itu sendiri, melainkan pada politik kekuasaan. Bahkan di dalam komunitas dengan keyakinan, tafsir, dan manhaj yang sama, kekerasan tetap dapat muncul ketika agama dijadikan alat legitimasi politik.

Somalia adalah contoh paling nyata: satu negara dengan rujukan keagamaan yang relatif seragam, para ulamanya lulusan Mekah dan Madinah, tetapi terpecah dalam konflik berkepanjangan antara pemerintah dan kelompok Al-Shabaab. Yang sama iman, sama manhaj, bahkan dapat saling mengkafirkan dan membunuh ketika kepentingan politik mengambil alih arah etika¹.

Akar politik berideologi kekerasan inilah yang kemudian menjelma menjadi “hantu-hantu” peradaban modern. Agama, yang seharusnya menjadi sumber etika dan kemanusiaan, berubah menjadi tunggangan kekuasaan.

Sejumlah sejarawan mencatat bagaimana umat beragama kerap dijauhkan dari bidang-bidang strategis: umat Islam dijauhkan dari ilmu pengetahuan, umat Kristen dijauhkan dari kepentingan politik, dan umat Hindu dijauhkan dari penguasaan ilmu². Pola ini bukan kebetulan. Ilmu pengetahuan adalah medium utama penguasaan dunia. Siapa menguasai ilmu, ia menguasai arah sejarah.

Ironisnya, peradaban Islam sendiri pernah menjadi mercusuar ilmu pengetahuan dunia. Fondasi ilmu modern hingga hari ini berdiri di atas karya para ilmuwan Muslim: Jabir ibn Hayyan dengan teori oksidasi dan fermentasi dalam kimia, Al-Khawarizmi dengan konsep angka nol yang memungkinkan sistem matematika modern, Ibn Sina dengan kanon kedokteran, serta Ibn Khaldun dengan teori sosial-ekonomi yang kelak memengaruhi pemikiran Karl Marx, Adam Smith, hingga fondasi demokrasi modern di Barat³. Kejatuhan politik Islam bukan karena keringnya iman, melainkan karena politik kekuasaan menyingkirkan akal budi dari pusat peradaban.

Jika benang ini ditarik ke Nusantara, kita menemukan corak yang berbeda sebelum intervensi kolonial. Nusantara tidak mengenal pemisahan kaku antara agama, ilmu, dan kehidupan sosial. Spiritualitas berjalan berdampingan dengan pengetahuan, adat, dan kekuasaan secara cair. Namun kolonialisme datang bukan hanya dengan senjata, melainkan dengan rekayasa kesadaran.

Melalui strategi seperti yang dijalankan Snouck Hurgronje, agama dipisahkan dari politik, politik dipisahkan dari etika, dan ilmu dipisahkan dari spiritualitas⁴. Warisan inilah yang meninggalkan luka panjang dan ketegangan identitas hingga hari ini.

Dalam konteks itu, keputusan para pendiri bangsa—ulama, pendeta, pastor, dan tokoh nasional—untuk menjadikan Pancasila sebagai wadah bersama bukanlah kompromi lemah, melainkan kesadaran peradaban. Secara genealogis, Pancasila berakar pada nilai-nilai universal berbagai agama dan kearifan Nusantara.

Ia bukan negasi iman, melainkan pagar etis agar iman tidak jatuh menjadi alat kekuasaan. Maka kritik bahwa Islam tidak pernah memiliki sejarah politik yang benar-benar gemilang bukanlah serangan terhadap Islam, melainkan kritik jujur terhadap kecenderungan politik yang sering mengorbankan etika dan ilmu demi kekuasaan⁵.

Hari ini Indonesia berdiri di persimpangan baru peradaban: ketika teknologi mempercepat informasi, tetapi tidak selalu memperdalam kebijaksanaan; ketika identitas mudah dipertentangkan, tetapi kesadaran sulit dipertautkan; ketika agama kembali ramai di ruang publik, namun sering kehilangan daya etiknya.

Dalam situasi seperti ini, Indonesia tidak kekurangan hukum dan simbol, tetapi sering kekurangan kedalaman berpikir. Jalan ke depan bukanlah kembali ke puritanisme, bukan pula tenggelam dalam pragmatisme, melainkan menghidupkan kembali watak Nusantara yang menjadikan ilmu, iman, dan kemanusiaan berjalan serentak. Di situlah Pancasila menemukan maknanya yang sejati: bukan sebagai slogan kekuasaan, melainkan sebagai kesadaran bersama untuk menjaga Indonesia tetap utuh, beradab, dan berpikir panjang.

CATATAN KAKI

Ioan M. Lewis, Understanding Somalia and Somaliland; Ken Menkhaus, “State Failure, State-Building…”, The Annals of the American Academy of Political and Social Science.

Olivier Roy, The Failure of Political Islam; Gilles Kepel, Jihad: The Trail of Political Islam.

George Sarton, Introduction to the History of Science; Ibn Khaldun, Muqaddimah; Avicenna, The Canon of Medicine.

Snouck Hurgronje, De Atjèhers; Harry J. Benda, The Crescent and the Rising Sun.

Yudi Latif, Negara Paripurna; Notulen BPUPKI–PPKI.

Penulis:
Brigjen (Purn) MJP Hutagaol

Tags: Kesadaran Menjadi Indonesiarefleksi peradaban
Share197Tweet123
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Pastikan Kelancaran Distribusi Jagung SPHP, Dirut BULOG  Tinjau Langsung Pengapalan di Makassar

Pastikan Kelancaran Distribusi Jagung SPHP, Dirut BULOG  Tinjau Langsung Pengapalan di Makassar

October 23, 2026
Dubes Agus Priono Ungkap Banyak Pekerja Migran Indonesia di Suriname Datang secara Perseorangan

Dubes Agus Priono Ungkap Banyak Pekerja Migran Indonesia di Suriname Datang secara Perseorangan

October 23, 2026
Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

October 23, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version