Master Indonesia dari Ukraina

 Master Indonesia dari Ukraina
Dubes Yuddy Chrisnandi di tengah-tengah lulusan S2 Prodi Indonesia, Taras Shevchenko National University of Kyiv.

RASA haru dan bangga menyelimuti Dubes Prof Dr Yuddy Chrisnandi beserta keluarga besar KBRI Ukraina. Betapa tidak ada 7 mahasiswi program studi bahasa dan sastra Indonesia di Taras Shevchenko National University of Kyiv mengikuti upacara wisuda S2 setelah menempuh proses perkuliahan sekitar 6 tahun. Bahkan 5 di antaranya lulus dengan predikat cum laude.

“Ini momen yang sangat mengharukan sekaligus kebanggaan bagi kami. Kefasihannya berbahasa Indonesia dan juga pemahaman yang baik akan budaya Indonesia akan semakin memudahkan KBRI mempromosikan tanah air di manca negara, ” ujar Dubes Yuddy didampingi Counsellor Pensosbud KBRI Kyiv Gatot Amrih Djemirin dan Prabowo Himawan salah seorang dosen sastra Indonesia dari Tarash University.

Untuk diketahui prodi bahasa dan sastra Indonesia di Tarash University berdiri tahun 2009. Wisuda prodi bahasa Indonesia ini adalah yang pertama kalinya untuk jenjang S2. Menurut Gatot, tahun ini juga akan dibuka prodi S3 untuk Bahasa Indonesia. “Pihak universitas Tarash akan memberikan beasiswa bagi mahasiswa Tarash yang akan melanjutkan S3,” tambah Gatot.

Wisudawan-wisudawati Taras Shevchenko National University of Kyiv.

Acara yang berlangsung 3 Juli 2018 di aula universitas ini dihadiri antara lain Kepala Departemen Tarash Prof. Dr. Ivan Boodarenko, Direktur Institut Filologi Tarash Prof. Dr. Hrihori Semenyuk dan Rektor Tarash University Prof. Dr. Leonid Huberski. Tampak juga keluarga besar staf KBRI Kyiv.

Adapun wisudawati program studi bahasa dan sastra Indonesia yaitu Anna Lisyuk, Anastasiya Pustylnyk, Olena Koval, Valeria Rumyanstseva, Violeta Torgovytska, Yana Katkova, dan Mykola Savchenko. Satu orang lulusan diangkat sebagai pengajar yaitu Anna Lisyuk. Sementara dua lainnya mendapat rekomendasi melanjutkan ke jenjang S3, Anastasya Pustylnik dan Violeta Torgovytska.

Anna Lisyuk gadis berparas cantik mengaku bahagia setelah kelulusannya ini. “Saya menemukan banyak hal baru tentang Indonesia selama masa kuliah,” ungkapnya bangga sambil memerkan piagam kelulusannya.

Dalam sambutannya Dubes Yuddy memuji inovasi Tarash University sebagai salah satu kampus terbesar dan tertua di Ukraine yang memberikan ruang dan kesempatan yang baik bagi prodi bahasa dan sastra Indonesia. Universitas ini didirikan pada 1834.

Atas nama pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia, Dubes Yuddy menyampaikan penghargaan setinggi tingginya kepada para mahasiswi yang meraih gelar Magister Bahasa Indonesia Fakultas Filology Universitas Taras Schevenko.

“Dan suatu kebanggaan bagi Indonesia memiliki duta-duta Ukraina yang menjadi jembatan budaya kedua bangsa. Wisudawan hari ini akan menjadi generasi masa depan Ukraina untuk hubungan intensif Indonesia dan Ukraina,” ujar mantan menteri Aparatur Negara dan RB ini. ***

Dubes Yuddy Chrisnandi (ketiga dari kanan) hadir dalam acara wisauta sarjana di di Taras Shevchenko National University of Kyiv. Di antara yang di wisuta, terdapat tujuh wisudawan magister (S2) Sastra Indonesia.
Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *