Piala Dunia dan Eksotiknya Rusia

 Piala Dunia dan Eksotiknya Rusia
Kremlin di Moscow yg mempunyai 20 menara, dilihat dr arah Sungai Volga. Foto: Ist

SELAMA berlangsungnya Piala Dunia 2018 di Rusia, banyak terdengar dan disebut, nama stadion serta kota tempat pertandingan berlangsung. Sebut saja Stadion Spartak dan Luzhniki di Moskow, Saint Petersburg di Saint Petersburg, Stadion Mordovia di kota Saransk, Kaliningrad Stadium di Kaliningrat, Kazan Arena di Kazan, Nizhny Novgorod Stadium di kota Nizhny Novgorod, Volgograd Arena di kota Volgograd dan Fiasht stadium di kota Sochi yang terletak di tepi laut Hitam.

Kota tempat Piala Dunia dihelat menjadi lebih terkenal meski sebelumnya kota tersebut tidak termasuk destinasi wisata utama. Namun sejatinya Rusia memang kaya akan tempat wisata. “Kekayaan ” wisata Rusia diwakili oleh 23 situs Warisan Dunia UNESCO, 41 taman nasional, 40 cadangan biosfer UNESCO dan lainnya. Kota paling dikenal dan sering dituju para wisatawan adalah Moskow, Saint Petersburg, Riga, Vilnius, Tallinn dan kota indah Nizhny Novgorod.

St Basil, gereja berkubah indah di Red Square (foto: ist/Cenisa)
Kiri: Interior di salah satu stasiun Metro Moskow. Kanan: Sebuah mozaik bertulisan MIR/ Kedamaian di salah satu sudut Metro Moskow (ist, Ceniza)

Para wisatawan yang pertama kali menginjakkan kakinya di ibukota kota Rusia, Moskow langsung terkesima dengan pemandangan gedun- gedung khas Eropa nan elegan. Gedung  bersejarah yang terawat begitu baik, menarik perhatian dan memang layak dikunjungi.

Alun-alun Merah atau Red Square yang bahasa Rusianya Krasnaya Ploshehd, disarankan menjadi prioritas kunjungan. Demikian pula Kremlin sebagai tempat yang sangat bersejarah dan merupakan ikon utama Moskow. Bangunan tempat kediaman presiden Rusia yang dibangun abad ke-13, merupakan bangunan bergaya arsitektur Eropa karya maestro Arsitek Rusia, serta arsitek asing lainnya. Masih di sekitarnya berdiri Gereja St Basil salah satu monumen gereja ortodoks Rusia. Gereja berkubah indah di Moskow.

Di Moskow wisatawan juga disarankan melihat dan merasakan kereta bawah tanah Moskow Metro (MM). Subway ini juga merupakan bangunan bersejarah yang dibangun pada masa pemerintahan Lenin tahun 1935. MM terkenal terkenal di dunia karena keindahan arsitektur dan beragam karya seni lukisan, mozaik, serta beberapa monumen dan patung bersejarah di stasiun-stasiun pemberhentiannya.

Hermitage Museum, St Petersburg, Rusia (ist)
Mengabadikan diri di depan bangunan indah di St Petersburg (ist, Fika S.)

Selain menjadi kawasan transportasi publik, MM memiliki hampir 200 mural sejarah yang cukup rumit. Karena indahnya tidak heran jika MM dijuluki ‘Under Ground Palaces of Moskow’. Gambar gambar etnik dan lukisan terpampang di dinding Metro dianggap sebagai mahakarya. Antara lain ‘Revolution Square, Komsomolskaya, Novoslobodskaya. Di subway dengan kedalaman sekitar 70-80 meter di bawah tanah.

Selain itu Anda juga wajib mengunjungi Musoleum Lenin, sebuah monumen makam Vladimir Lenin, pemimpin Rusia yang terkenal. Dan masih banyak lagi tempat yang harus dikunjungi. Untuk sore atau malam hari dapat menyaksikan pertunjukan sirkus yang terkenal dan tentu saja ke Bolshoi Theatre atau Teater Agung tempat pertunjukan balet yang sudah mendunia. Penggemar belanja bisa mengunjungi Gum, mall terbesar di Rusia.

Historical Museum di Alun alun Merah/ Reed Square/ Krasnaya Ploshehd Moskow (ist, Ceniza)

Kunjungan selanjutnya ada kota kedua terbesar setelah Moskow yang dahulunya bernama Leningrad yaitu Saint Petersburg. Di kota tempat kelahiran Presiden Vladimir Putin ini Anda dapat mengunjungi Katedral Saint Isaac yang didirikan Tsar Alexander I. Juga mengunjungi Istana Petrodvorets atau Peterhooff (Grand Palace). Selain itu tempat yang tidak boleh dilewatkan adalah Museum Hermitage yang sekarang menjadi museum seni lukis terbesar di dunia.

Kunjungan wajib setelah St Petersburg adalah kota Riga yang merupakan kota terbesar di antara negara negara Baltik. Kota ini pernah terkenal sebagai kota taman, karena banyaknya taman indah. Kastel Riga harus Anda kunjungi. Tempat ini merupakan istana peristirahatan presiden. Selain itu Katedral Saint Mary The Virgin merupakan gereja terbesar di Baltik sejak abad ke-13.

Lanjut dengan kota Tallinn yang merupkan kota tua yang telah terdaftar sebagai warisaan budaya UNESCO. Kita dapat mengunjungi Istana Barok Peter the Great dari abad ke 18. Selain itu Anda melihat Museum terbuka Rocca al Maire, Etnografical open air museum.

Yang tidak boleh dilewatkan pula adalah kota Nizhny Novgorod (NN), salah satu kota indah berbukit yang dilalui Sungai Volga dan Oka. Selain sebagai pusat perdagangan Rusia yang setiap tahun ada festival perdagangan, NN juga menyimpan keindahan obyek wisata dan bangunan bersejarah.

Objek wisata benteng (Kremlin) yang paling terkenal adalah Minin dan Pozharsky Square yang tepat berada di jantung kota NN. Bagi pecinta kuliner bisa menikmati aneka restorant dan bar terutama di jalan utamanya yang kuno, Bolşhaya Pakrovskaya. Di sepanjang jalanan kota NN bisa menikmati keindahan seni patung perunggu yang tersebar di jalanan kota.

Dan tentu saja masih banyak lagi kota yang sangat layak dikunjungi. Tapi apa boleh buat mereka sudah harus ber ‘Dasweidanya’, selamat berpisah. Dengan keluhan yang selalu keluar dari para wisatawan yang baru berkunjung ke Rusia adalah waktu berwisata begitu sempit (terutama yang mengikuti tour travel). Hingga hanya sebagian kecil dari negara terluas di dunia dengan luas 17.125.209 kilometer persegi, yang bisa disambangi. ***

Candi Borobudur pun hadir, keliling stadion di Moskow ketika perhelatan Piala Dunia 2018. (ist)
Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *