Madrid Buktikan sebagai Juara di Johan Cruyff Arena

 Madrid Buktikan sebagai Juara di Johan Cruyff Arena

GOL Marco Asensio memastikan  Real Madrid menang 1-2 atas tuan rumah  Ajax dalam laga 90 menit yang gemilang di leg pertama babak 16 besar Liga Champions UEFA yang digelar pada Selasa malam di Johan Cruyff Arena di Amsterdam.

Ajax tampil gemilang pada 45 menit pertama dan  secara kontroversial berhasil mencetak gol yang kemudian dianulir wasit, sebelum akhirnya Benzema mencetak gol pembuka untuk Madrid setelah pertandingan berjalan satu jam menyusul aksi  playmaking fantastis dari Vinicius.

Tuan rumah Belanda tidak pernah surut  dan berhasil menyamakan kedudukan mereka melalui Hakim Ziyech.  Asensio yang keluar dari bangku cadangan akhirnya  memberikan kemenangan bagi Madrid dengan gol kedua bagi timnya saat bertandang ke Amsterdam di menit-menit terakhir laga yang sangat menarik tersebut.

Yang juga penting dicatat bagi Real adalah bek tengah Sergio Ramos. Pada malam laga yang sulit saat melawan tim Ajax, bek veteran itu dalam kondisi terbaiknya dalam membersihkan hampir setiap bola yang masuk ke area Real.

Manajer Real Madrid  Solari harus mengubah lini belakangnya, karena Raphael Varane terserang flu, jadi Nacho pun mendapat  anggukan untuk berpasangan dengan Ramos.  Arahan Solari pada Sergio  berlanjut, ketika anak muda itu ditempatkan di bek kiri di depan  Marcelo.

Lucas Vazquez biasanya menjadi starter untuk pilihan bos asal Argentina itu, tetapi tidak pada dinihari tadi, ketika kembalinya Gareth Bale yang mengirim Galicia ke bangku cadangan.

Pergerakan dan rotasi penyerang Ajax membingungkan pertahanan Real, dan tekanan kuat yang diberikan tuan rumah membuat pasukan Solari dipatok kembali.

 

Pada saat yang sama, ruang ada untuk Real di mana untuk beroperasi dan istirahat awal hampir mengarah ke skor Vinicius, tetapi upaya keras Brasil diselamatkan oleh kiper Ajax Andre Onana.

Tapi Real Madrid dibuat menderita di babak pertama.  Dusan Tadic yang memiliki posisi bagus, gagal  mengkonversi tendangannya menjadi gol bola yang disepaknya melambung.

Ajax menciptakan peluang, sementara Real kembali melakukan pendekatan dengan  bola panjang, yang tidak sesuai dengan permainan mereka.

Ketajaman passing Ajax dipertontonkan dan meletakkan dasar bagi peluang terbaik pada 45 menit pertama ketika Ziyech mendapati dirinya sendirian dengan penjaga gawang  Real Thibaut Courtois, tetapi pemain asal  Belgia  tampil gemilang dengan penyelamatan masif.

Nasib baik juga ada di pihak Real beberapa menit kemudian, ketika gol Ajax dicabut dari papan skor. Nicolas Tagliafico berpikir dia berhasil mencetak gol ke gawang Real, tetapi VAR memutuskan bahwa ada pelanggaran yang dilakukan  Tadic dalam permainan. Tentu saja hasil VAR ini banyak mengecewakan para pendukung tuan rumah.

Memasuki babak kedua, Real menunjukkan  lebih banyak kontrol dan tendangan Benzema melalui kaki kanannya  menyengat memaksa penyelamatan Onana.

Ajax sama agresifnya dan David Neres seharusnya melakukan lebih baik untuk menyelesaikan serangan balik, tetapi tembakannya tepat  ke arah Courtois.  Real berkali-kali melakukan serangan dan Ajax mendapat  pelajaran  yang sulit menyusul gol perdana Benzema yang memecahkan kebuntuan pada menit ke-60 untuk buat Madrid unggul 0-1.

Reguilon melayangkan umpan kepada Vinicius di sebelah kiri dan pemain Brasil itu kemudian mengambil alih, menggunakan kecepatan dan gerakannya untuk melaju melewati banyak pemain belakang Ajax sebelum memasukkan umpan ke Benzema yang tidak terkawal baik, yang melepaskan tembakan ke gawang.

Solari menggunakan momen itu untuk melakukan perubahan pertamanya, mengganti Bale untuk Lucas Vazquez diikuti beberapa menit kemudian oleh Benzema yang tertatih-tatih dan diganti Asensio.

Ajax terus berusaha mencari equalizer untuk coba menyamakan kedudukan. Lucas Vazquez kehilangan bola di areanya  sendiri dan Ajax menerkam dengan cepat, dan kemudian diakhiri dengan umpan silang Neres untuk Ziyech, yang satu kali melewati Courtois untuk membawa  gol Ajax, 1-1.

Solari melakukan pergantian terakhir dengan Mariano yang menggantikan Vinicius, untuk dapat  memburu kemenangan pada laga ini.  Pada akhirnya, Real menunjukkan gen  juara dan mencetak gol di menit-menit terakhir melalui Asensio.

Dani Carvajal menerima bola di sebelah kanan dan mengayunkan umpan yang Asensio lekat dengan ujung kaki kirinya diarahkan ke gawang untuk final 1-2, memberi Real keuntungan.  Pada laga leg  kedua bulan depan, Madrid akan menjamu Ajax di Ibukota.

Catatan Pertandingan:
Ajax: Onana; Tagliafico, Blind, De Ligt, Mazraoui; De Jong, Van de Beek, Ziyech; Neres, Schone (Dolberg, min. 73), Tadic.

Real Madrid: Courtois; Carvajal, Nacho, Ramos, Reguilon; Casemiro, Kroos, Modric; Vinicius (Mariano, min. 80), Bale (Lucas Vazquez, min. 62), Benzema (Asensio, min. 73).

Gol: 0-1, mnt. 60: Benzema; 1-1, mnt. 75: Ziyech; 1-2, mnt. 87: AsensioReferee: Damir Skomina (Slovenia).

Kartu Kuning: Ziyech (Min. 53) untuk Ajax; Reguilon (Min. 69) untuk Real Madrid, Lucas Vazquez (Min. 83) untuk Real Madrid

Kartu merah: Tidak ada

Stadion: Johan Cruyff Arena

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *