KOPNUC Teken Kerjasama Ekspor Produk Ritel

 KOPNUC Teken Kerjasama Ekspor Produk Ritel

Ketua KOPNUC R. Gatot Prio Utomo menandatangani kerjasama produk ekspor disaksikan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto—hba

JAYAKARTA NEWS— Produk rakyat kecil  dari berbagai usaha kecil menengah (UKM) dan pesantren di Indonesia diharapkan bisa menjadi pemain global melalui e-commerce. Demikian penjelasan Ketua Koperasi NU Circle Nusantara (KOPNUC)  R. Gatot Prio Utomo di Hotel Borobudur Jakarta hari ini (9/12/2019).

Tepat pada peluncuran Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) ke-9, Ketua KOPNUC R. Gatot Prio Utomo meneken kerjasama dengan para pelaku usaha, yang tergabung dalam Kadin, Aprindo, Perusahaan Perdagangan Indonesia, PT Sarinah  dan perusahaan BUMN lainnya. Kerjasama ini   difasilitasi Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan dan disaksikan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto.

“Kerjasama ini sangat penting agar rakyat kecil, para pelaku usaha kecil, dan produk-produk yang dihasilkan para santri  bisa diekspor. Semua bisa bisa belanja online dan semua bisa ekspor,” tegas Gus PU, panggilan R. Gatot Prio Utomo.

Rencananya akan ada lebih dari 1000 produk yang akan diekspor. Produk-produk dari pelaku usaha kecil ini akan dikurasi dan di-listing ke marketplace global Alibaba.com.

“Ekspor perdana akan dikirimkan ke China melalui PLB (Pusat Logistik Berikat) E-Commerce. Pemerintah memberi dukungan yang sangat besar demi terwujudnya gerakan ekspor from local to global ini,” ujarnya.

Ke depan KOPNUC akan menjadi kurator produk-produk UKM dan produk pesantren agar semua produk yang diekspor memiliki standar. Baik standar kualitas produk, kemasan dan kontinuitas produksinya. “Pesantren itu memiliki program One Pesantren One Product (OPOP). Produk-produk ini harus dikurasi agar bisa memiliki kualitas yang baik,” imbuh Gus PU.

Selama ini ekspor dilakukan oleh perusahaan dengan perusahaan lainnya di luar negeri. Dikenal dengan istilah ‘B to B’.  Dengan menggerakkan pelaku usaha kecil melalui e-commerce, bisnisnya langsung ke konsumen atau ‘B to C’. Semakin besar pelaku usaha kecil yang bisa melakukan ekspor, diharapkan terjadi pergerakan dan pertumbuhan ekonomi di setiap daerah.

“Pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah ini yang menjadi target KOPNUC. Semakin besar pelaku usaha yang terlibat maka semakin besar pertumbuhan ekonomi di setiap daerah,” tuturnya. ***hba

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *