Konser 80 Tahun Bob Tutupoli

 Konser 80 Tahun Bob Tutupoli

Bob Tutupoli—foto instagram bob tutupoli

JAYAKARTA NEWS—Penyanyi Bob Tutupoli tahun ini berusia 80 tahun. Masih sehat, hanya beberapa bulan terakhir, Bob mengenakan tongkat dan berjalan pelan. Meski kulit tubuhnya mulai keriput, tapi fungsi organ tubuhnya masih baik (telinga, mulut dan mata).

Untuk merayakan ultah ikon musik Indonesia itulah, Glenn Fredly bersama artis-artis musik menggagas sebuah konser bertajuk ’80th Celebration Bob Tutupoli’ di Pallas, SCBD, Jakarta, 29 November 2019.

Segerobak biduan dan biduanita senior dan junior sudah menyatakan akan unjuk diri menyanyikan lagu-lagu hits Bob Tutupoli. Mereka antara lain Margie Segers, Trio Lestari ( Glenn Fredly, dr Tompi dan Shandy Sondoro ), Yura Yunita, Iwa K, Saykoji, Vina Panduwinata, Mondo Cascaro, Andien, Dira Sugandi, Hindia dan Barry Likumahuwa Collective.

“Ini sekaligus untuk merayakan kota Ambon yang diakui sebagai Kota Musik Dunia oleh Unesco,” ucap Glenn.

Bob TUtupoli dan Vina Panduwinata–foto ipik tanoyo

“Banyak usul agar ada nama Jalan Bob Tutupoli. Tulus mengusulkan agar dibuatkan patung Bob Tutupoli, di kota mana saja. Sebaiknya di Museum Musik Indonesia di Malang,” imbuh Glenn.

Dalam konser nanti, Bob Tutupoli kemungkinan akan melantunkan 1 atau 2 lagu hitsnya (ini kalau kesehatan oke). Bob Tutupoli sendiri mengungkapkan April 2020 ada tawaran konser di Singapura, tapi itu belum pasti, mengingat kesehatannya.

“Kalau boleh, Tuhan kasih 5 tahun lagi kepada saya agar saya bisa kenal pacar cucu saya,” harap Bob dalam doanya.

Namun, dr Tompi berdoa agar usia Bob Tutupoli ditambah 16 tahun lagi. “Kalau oom Bob mengeluh sakit, jangan khawatir, saya ada obatnya.

“Nih, orang kapan tuanya. Range vokal oom Bob masih bagus dan pendengarannya juga masih oke,” ujar dr Tompi.

Penyanyi kelahiran Surabaya ini mulai tarik suara sejak TK dan SD. Tahun 1945, Bob tampil menyanyi di RRI Surabaya. Pertama rekaman lagu di Lokananta berupa piringan hitam, lalu dalam bentuk kaset di Remaco. Hampir tiga tahun Bob dikontrak Restoran Ramayana di Amerika Serikat.

Kota-kota besar di 5 Benua sudah dijelajahi Bob. “Hanya Rusia yang belum,” urai Bob Tutupoli yang pernah mendirikan band di Surabaya saat duduk di bangku SMP. “Honornya kala itu Rp 100”.

Bagi Bob, penonton adalah segala-galanya. “Tanpa penonton, kita ini apa? Dengan suara dan dengan bunyi- bunyian, seorang penyanyi bisa memberi kebahagiaan buat penonton. Beberapa lagu Bob Tutupoli yang sempat meroket di industri musik pop Indonesia di tahun 70an sampai 90an di antaranya ‘Widuri’, ‘Tiada Maaf Bagimu’, ‘Tinggi Gunung Seribu Janji’, ‘Lidah Tak Bertulang’ dan sederet hits lain. (pik)

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *