Klinik Kontainer Bertenaga Surya

 Klinik Kontainer Bertenaga Surya
Contoh rumah sakit atau bangunan besar yang menggunakan tenaga surya. Boks: Skema solar cell untuk rumah sakit lapangan, mengantisipasi bencana. Foto: Ist

SIAGA MENOLONG BENCANA (2-SELESAI)

SOLAR power segede apa yang diperlukan untuk mendukung rumah sakit lapangan? Yang bisa untuk menolong korban bencana alam?

Berdasarkan jurnal Lessons Learned from Earthquake, May 27th 2006. Karya Dr Bambang Suryono S Sp, An, KIC, Mkes, KNA, diketahui bahwa akibat gempa, infrastruktur di wilayah terdampak banyak yang rusak parah.

Pertama bangunan rumah sakit dan klinik yang retak-retak hingga ambruk. Rata dengan tanah. Perlu bangunan pengganti untuk merawat korban yang luka dan sakit.

Dalam kondisi darurat, bangunan bisa diganti dengan tenda. Atau rumah cepat.

Saat ini banyak perusahaan yang memanfaatkan kontainer menjadi bangunan. Hotel, kantor, kos-kosan. Bahkan juga rumah.

Nah, klinik darurat bisa menggunakan container yang sudah disulap menjadi klinik atau rumah sakit lapangan. Alih fungsi kontainer menjadi klinik bisa menjadi solusi. Begitu terjadi musibah, klinik kontainer itu bisa langsung dimobilisasi.

Klinik itu membutuhkan pendingin udara. Minimal kipas angin. Untuk kelistrikan, ruangan itu memerlukan lampu. Demikian pula untuk mengambil tindakan medis, butuh listrik untuk lampu operasi dan alat bantu lainnya.

Di luar klinik, lampu penerangan juga sangat dibutuhkan. Apalagi kalau klinik berada pada lokasi pengungsian. Perlu listrik untuk menerangi barak-barak pengungsi.

Yang tidak kalah penting, ketersediaan listrik untuk dapur umum dan sanitasi. Listrik di sini digunakan untuk lampu dan mendatangkan air bersih.

Untuk menolong korban lebih cepat, dokter membutuhkan sarana komunikasi. Bila jaringan telekomunikasi selular maupun fixed line juga terganggu, harus ada sarana komunikasi lainnya. Misalnya, internet dan radio komunikasi.

Semua perangkat itu membutuhkan daya listrik. Setidaknya baterai. Listrik diperlukan untuk charger.

Dengan menyusun semua kebutuhan peralatannya, bisa diperhitungkan berapa kebutuhan listriknya. Dari sinilah, dihitung berapa lembar solar panelnya. Berapa besar kapasitas inverternya.

Selembar panel surya berukuran 1 meter x 2 meter secara teori menghasilkan energi 350 WP (Watt Peak). Dua puluh lembar menghasilkan 7.000 WP.

Dalam praktik, angka tersebut tidak bisa dicapai secara konsisten, 20 lembar mungkin bisa menghasilkan 5.000 WP. Berarti membutuhkan ruang seluas 1 meter x 2 meter x 20 = 40 meter persegi.

Di mana solar panel sebanyak tu akan ditempatkan? Bisa di atas atap Kontainer. Bila tidak cukup, bisa dipasang sebagai sayap di keempat sisinya. Sekalian untuk teras peneduh.

Walau berstatus sarana untuk keadaan emergency, klinik kontainer tetap bisa difungsikan pada saat normal. Dengan demikian, ada bencana atau tidak, klinik bisa digunakan seperti yang seharusnya. ***

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *