Eros Djarot Ajak Rakyat tak Mudah Percaya Janji Politisi

 Eros Djarot Ajak Rakyat tak Mudah Percaya Janji Politisi

Eros Djarot—foto istimewa

Eros Djarot—foto istimewa

Eros Djarot turun gunung. Musisi yang juga tokoh pers, politisi sekaligus budayawan ini tengah resah melihat suasana kampanye politik sekarang ini. Kampanye politik yang panjang dan berlarut-Iarut telah membangun suasana kehidupan berbangsa dan bernegara menjadi tidak sehat.

Rakyat terbelah menjadi dua yang saling sengaja diperhadapkan, saling hujat, dengan sikap permusuhan yang serius dan cenderung menjadi permusuhan permanen.

Keresahan inilah yang membuat Eros ambil tindakan. Melalui dua single lagu, Eros berharap masyarakat kembali bersatu tanpa harus bermusuhan gara-gara politik. Dua lagu tersebut, ‘1 & 2 Bukan Segalanya’ dan ‘Politisi Jaman Edan’. Di lagu yang pertama, Eros mengajak agar rakyat Indonesia tidak mudah untuk mempercayai janji-janji para politisi.

“Saya malu, karena saya sudah berumur. Tapi saya harus menyelamatkan bangsa ini dari perpecahan dua kubu. Saya prihatin melihat ulah tingkah orang-orang yang sudah tak waras lagi.

Selain itu, ia pun mengajak agar para calon pemilih tidak perlu sampai bermusuhan dan saling hujat karena berlebihan mendukung calon presiden pilihannya sehingga pentingnya persatuan antar sesama anak bangsa terlupakan.

“Angka 1 & 2 itu bukan angka sempurna. Kedua angka itu hanya pilihan yang berlaku untuk hanya lima tahun ke depan,” ujar Eros.

“Ada yang lebih penting lagi dan merupakan angka yang sempurna, yaitu 17 08 45. Angka keramat yang merupakan dasar dari keberadaan kita semua sebagai anak bangsa inilah yang harus dijaga lewat persatuan dalam semangat kekeluargaan,” tambah Eros lagi.

Sedangkan yang kedua (Politisi Jaman Edan), lagu Ini menyoroti perilaku politisi yang banyak melakukan praktik-praktik transaksional dalam meraih posisi dan tujuan politik. Tidak hanya itu, banyak perilaku menyimpang yang sangat merendahkan martabat dunia politik di negeri ini.

“Banyak yang di depan publik menyuarakan keadilan, kemakmuran, moral dan sebagainya. Namun di belakang mereka melakukan korupsi berjamaah yang merugikan rakyat dan negeri ini,” sebut Eros.

Dua single inilah, Eros berharap bangsa Indonesia tetap kritis melakukan pilihan presiden dan para wakil rakyat. Tetap mengedepankan persatuan dan hidup damai berdampingan.

“Karena bersatu klta kuat dan kuat karena berasatu! Maka tetaplah bersatu. Jangan biarkan mereka memecah belah kita lewat politik, agama dan budaya. Saya tidak ke blok sana dan tidak ke blok sini. Sila pilih 01 atau 02 sesuai rasa,” tegas Eros. 

“Bangsa kita siap menang tapi tidak siap kalah. Akibatnya terjadi bentrok fisik,” ungkap Gigin Praginanto, wartawan senior eks Tempo. Lain lagi pendapat Bens Leo, pengamat musik. “Lagunya Eros ini boleh dikata adalah musik Persatuan. Bikin adem,” kata Bens. (pik).

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *