Akhir Pekan Ini di TMII: Ada Konser Amal dan Deklarasi Anti Hoax

 Akhir Pekan Ini di TMII: Ada Konser Amal dan Deklarasi Anti Hoax
Konser Amal “Gebyar Kebangsaan” bakal berlangsung di Parkir Selatan TMII, Jakarta Timur akhir pekan ini. Penyelenggaraan konferensi pers berlangsung di Lurik Cafe milik Ussy Sulistiawaty di bilangan Kemang, Jaksel.

Spirit nasionalisme, Sumpah Pemuda (28 Oktober 1928-28 Oktober 2018) menjadi motivasi Forum Pemuda Peduli NKRI bersama-sama Imarindo (Ikatan Manager Artis Indonesia), Akun media sosial Lambe_Turah, Aplikasi media sosial Tiktok dan ACT (Aksi Cepat Tanggap) saling bersatu padu mengadakan kegiatan Konser Amal (Peduli Lombok, Palu & Donggala) “Gebyar Kebangsaan” #semangatpemuda yang diagendakan berlangsung di Parkir Selatan Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur pada Sabtu dan Minggu (27-28/10/2018).

Patut dicatat siapa saja yang bakal dihadirkan oleh Imarindo yakni dari mulai kelompok musiknya sejumlah menteri kabinet pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla, Elek Yo Band, lalu ada grup band pop rock dekade tahun 1990-2000, Cokelat selain juga Keris Patih dan The Rain.

Untuk masyarakat penonton yang kangen performa penyanyi legenda pop, Vina Panduwinata silakan hadir tonton beramai-ramai ke TMII, karena tentu banyak lagi artis penyanyi dan kelompok band yang bersiap menambahkan kemeriahan konser dengan puncak acaranya berupa Deklarasi Anti Hoax dan Anti Provokasi yang bakal dilakukan secara serentak bersama para generasi milenial dengan menghimpun sekira sebanyak lima ribuan orang menggunakan aplikasi aplikasi Tiktok melalui hashtag #semangatpemuda untuk dicatatkan ke dalam Rekor MURI.

Oh iya, catat pula pemunculan Orkes Moral PMR (Boedi Padukone, Harri Muke Kapur, Ajie Bahadur Syah, Imma Maranaan dan Yuri Mahippal), kelompok pop dangdut yang pada tahun 1980-an bikin tren heboh di industri musik negeri ini lewat lagu “Judul-judulan” dan “Jumat Kliwon”.

Mereka mengaku rela hadir di konser amal tersebut lantaran terdorong buat wajib membantu berpartisipasi sambil menggalang dana buat saudara-saudara sebangsa yang terkena musibah bencana alam.

“Jiwa sosial mereka terpanggil, sembari nanti ikut merayakan peringatan Sumpah Pemuda karena menganggap harus tetap bergelora dengan jiwa muda,” ungkap Harri usai konferensi pers di Lurik Cafe, Lippo Mall Kemang hari Jumat (26/10/2018).

Apalagi mereka menganggap perlu pula menyuarakan anti hoax, dan mengumumkan Orkes Moral PMR tetap terus berkarya, dan mengajak publik menyimak di situs web berbagi video YouTube tentang  lagu terbaru mereka, “Engkong” yang tetap bersyair lirik problema sosial kemasyarakatan.

“Inilah anugerah dari Allah selama masih bernapas, kita masih terus pula melahirkan karya-karya baru. Tidak pernah berhenti, ngegas terus!” lanjut Ajie dan Imma, menyambung bicara Harri Kapur. (john js)

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *