Ajarkan Anak untuk “Rendah Hati” Sejak Dini

 Ajarkan Anak untuk “Rendah Hati” Sejak Dini

ANDA mungkin berpikir, kenapa dia bisa begitu? Saya memang ingin anak saya percaya diri, tetapi saya tidak mau kalau anak saya merasa menjadi orang yang paling hebat dari semua orang!! Yang perlu kita ketahui sebagai orangtua yaitu untuk menuruti keinginan anaknya dianjurkan untuk sering memujinya bahkan sewaktu dia melakukan sesuatu yang tidak seharusnya dipuji itu demi mendisiplinkan dia.

Banyak yang percaya kalau anak merasa diperlakukan istimewa maka dia akan bertumbuh dengan harga diri yang baik. Buku Generation Me menganjurkan suatu “cara menanamkan harga diri seperti itu tidak menghasilkan anak yang bahagia dan berpikiran jernih tapi justru menjadikan anak itu sombong.”

Apabila anak selalu dipuji maka sewaktu dewasa dia tidak siap menghadapi kekecewaan, kritikan , atau berbuat salah. Karena telah di ajarkan untuk berfokus pada dirinya sendiri, anak itu sulit untuk membina hubungan yang bertahan lama. Akibatnya anak banyak yang cemas dan depresi.

Anak itu bisa mempunyai harga diri apabila dia bisa melakukan sesuatu dengan baik, bukan dia dipuji tanpa henti. Jadi rasa percaya diri saja tidak cukup anak itu harus juga belajar berlatih dan terus meningkatkan ketrampilannya dan anak juga harus peduli terhadap kebutuhan orang lain dan lingkungan nya, dibutuhkan kerendahan hati misalny  kalau anak ingin sesuatu tapi anda tidak sanggup membelikannya maka jelaskan kenapa pentingnya berhemat.

Begitu juga kalau rekreasi atau liburan anda ingin membatalkan Anda bisa jelaskan agar tidak timbul kecewa di hati buah hati Anda. Kekecewaan itu adalah bagian dari kehidupan maka persiapkan anak Anda untuk menghadapi tantangan yang akan dia hadapi saat dewasa bukan malah melindungi dia dari setiap kesulitan.

Apakah kita sebagai orangtua bisa mengajarkan anak agar rendah hati tanpa merusak harga dirinya? Anjurkan anak untuk selalu memberi dan jangan selalu meminta, caranya buatlah daftar orang/teman/sdr yang kira2 membutuhkan bantuan berupa moril ataupun materil dan kita libatkan anak untuk terjun langsung dalam membantu anak akan melihat bahwa ortu senang dan puas sewaktu membantu mereka.

Dengan begitu Anda mengajarkan anak Anda agar rendah hati dengan cara yang paling ampuh yaitu “teladan”. ***

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *