• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
UGEMI, Narasi Keseimbangan Kosmik

UGEMI, Narasi Keseimbangan Kosmik

October 28, 2019
Apa Jadinya Dunia Tanpa Indonesia ? 

Apa Jadinya Dunia Tanpa Indonesia ? 

October 13, 2026
Ijazah di Atas Ilmu: Ketika Sekolah Menjadi Pabrik Kertas

Ijazah di Atas Ilmu: Ketika Sekolah Menjadi Pabrik Kertas

October 13, 2026
Houthi Serang Arab Saudi, Iman Sukri Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan WNI

Houthi Serang Arab Saudi, Iman Sukri Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan WNI

October 13, 2026
Kabar Baik! KP2MI Luncurkan Layanan Telekonseling untuk Pekerja Migran

Kabar Baik! KP2MI Luncurkan Layanan Telekonseling untuk Pekerja Migran

October 12, 2026
Masyarakat Mengeluh! Antrean Panjang BBM di Bali Makin Parah

Masyarakat Mengeluh! Antrean Panjang BBM di Bali Makin Parah

October 12, 2026
Mutasi 199 Personel Polri: Wakabaintelkam, Kakorlantas dan 3 Kapolda Diganti

Mutasi 199 Personel Polri: Wakabaintelkam, Kakorlantas dan 3 Kapolda Diganti

October 12, 2026
Perang Senyap Kecerdasan Buatan: Cara China Menantang Hegemoni Amerika

Perang Senyap Kecerdasan Buatan: Cara China Menantang Hegemoni Amerika

October 12, 2026
Midah, Mantan Pekerja Migran yang Sukses Berwirausaha hingga Produknya Tembus Pasar Dunia

Midah, Mantan Pekerja Migran yang Sukses Berwirausaha hingga Produknya Tembus Pasar Dunia

October 12, 2026
Kementan Sebut Beras Food Station Cipinang tak Sesuai Standar

Serapan Gabah dan Beras Petani Tembus 4,1 Juta Ton, BULOG Perkuat Cadangan Pangan Nasional

October 11, 2026
HUT ke-81 Jawa Timur, Para Guru Diberikan 1.000 Kacamata Gratis

HUT ke-81 Jawa Timur, Para Guru Diberikan 1.000 Kacamata Gratis

October 11, 2026
Prabowo Dorong Bahasa Asing dari SD, Menteri P2MI: Bekal Pekerja Migran Tembus Pasar Global

Kabar Baik! Malaysia Usul Batas Maksimal Usia Calon Pekerja Migran Indonesia 45 Tahun

October 11, 2026
Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

October 10, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Tuesday, October 13, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    BPS Catat Komoditas Sawit Masih Jadi Penopang Ekspor Pertanian

    GAPKI Catat Ekspor Produk Sawit Agustus 2026 Naik 12,56 Persen

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

    Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

    Kementerian UMKM Targetkan Penyaluran KUR 2025 Sebesar Rp 300 Triliun

    Rasio Kewirausahaan Indonesia Ditargetkan Meningkat Hingga Delapan Persen

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Feature

UGEMI, Narasi Keseimbangan Kosmik

by admin
October 28, 2019
in Feature
0
UGEMI, Narasi Keseimbangan Kosmik
615
SHARES
1.8k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Pengunjung dan karya Rina Kurniyati. (foto: ist)

Jayakarta News – Dua pelukis perempuan bertemu di satu ruang pamer.  Astuti Kusumo menyajikan pesona ekspresif wanita dalam sapuan warna warni renyah, ringan, lembut, halus, berkarakter.  Rina Kurniati menyuguhkan realitas potongan mobil atau motor klasik dalam goresan rupa tegas, kuat, berani, mencolok. Kreasi feminin Astuti berpadu dengan karya maskulin Rina. Dalam pameran yang dijuduli Ugemi itu, Astuti-Rina kompak bahu-membahu merangkai cerita tentang keseimbangan kosmik.

Sangkring Art Space, galeri yang berada di Kasihan, Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi saksi bisu pameran Astuti-Rina mulai 24 Oktober hingga 4 November mendatang. Pemeran duapuluhan karya lukis dengan media kanvas dan kaca ini dibuka oleh Indah Juanita, Direktur Utama Badan Otorita Borobudur. Aminudin TH Siregar, kandidat Doktor dari Leiden Belanda dalam tulisannya pada Katalog Ugemi menyetujui adanya harmoni dalam karya Astuti – Rina itu.  “Perbedaan karya-karya keduanya memadukan maskulinitas dan feminisitas yang pada akhirnya membentuk keseimbangan,” tulis Aminudin.

Konsep Ugemi yang diusung Astuti-Rina memiliki latar belakang filosofi Jawa yang kental. Secara harafiah ugemi (ngugemi) berarti menggenggam erat. Ia simbol pengikatan diri lahir batin manusia dengan tradisi warisan leluhur mereka. Lebih khusus lagi, ngugemi terkait dengan posisi wanita sebagai rekan penyeimbang bagi suami (laki-laki). Wanita adalah ibu yang melahirkan dan mendidik putra putri.  Wanita tak melulu melayani. Ia membawa tongkat estafet penyambung nilai-nilai tradisi dan kearifan lokal yang agung kepada para generasi penerus.           

Semua lukisan Astuti dalam wadah Ugemi menampilkan figur wanita, bermedia kanvas, bercat akrilik. “Perempuan dalam lukisan saya ini dimaksudkan sebagai upaya menangkap tema dan memaknai arti ugemi dari sudut pandang dan pikiran saya sendiri,” tutur Astuti. Dalam kerangka Ugemi, wanita jelmaan Astuti tampil sebagai sosok ekspresif yang cenderung abstrak, kabur, samar, remang namun terkesan begitu dalam dan intens.

Sebut saja “Angon Mangsa”. Lukisan karya Astuti ini menampilkan persona wanita yang seakan-akan terbang melayang. Tak jelas detil apa yang sedang ia kerjakan. Yang pasti, dari seluruh gerak gerik tubuhnya, si objek kuat menyatu dengan semesta. Lambaian tangan, olah tubuh dan aura paras cantiknya tampak sealur dengan sapuan warna warni yang renyah dan ringan di sekitarannya. Tampak klop dengan judul “Angon Mangsa” yang berarti merawat musim. Ketika manusia berada pada titik  “merawat”, aura positif tampak mencorong kuat.  Dan tatkala merawat didudukan pada konteks semesta, maka pacaran positif itu tampak oleh kebaikan jagad raya kepada manusia. Panen melimpah, musim berjalan normal, bencana alam setop tak lagi mengoyak. Begitu dalam tak terperikan makna si wanita dalam “Angon Mangsa”. Ia bagaikan soko guru peradaban.             

Astuti Kusumo paling kanan bersama Indah Juanita dan Yani Saptohoedoyo. (foto: ist)

Rina Kurniyati bertolak belakang dengan Astuti yang “bermain” di dunia perempuan yang ekspresif, jujur, spontan, apa adanya. Rina melompat ke belahan dunia yang berbeda. Media yang ia gunakan  tak biasa: kaca yang rapuh, licin juga rentan pecah. Proses melukisnya terbalik. “Saya melukis dari sisi belakang, tetapi karya ini disajikan dari sebelah depan. Ini sangat menantang,” tutur Rina. Diakuinya, melukis di atas kaca membutuhkan konsentrasi tinggi saat menggerakkan kuas karena licin. Tekanan tangan juga harus terjaga. Ini penting agar kaca tidak pecah.  Rina biasa menggunakan kaca dengan ketebalan 3 mm, terkadang pula ia menggunakan kaca berketabalan  5 mm.            

Rina melukis mobil atau motor klasik. Namun tak semuanya ia sorot.  Otomotif jadul itu seperti ia preteli, lalu dicomot sebagian untuk dituangkan ke dalam lukisan. Jadilah lukisan khas Rina dengan penampakan hanya spion saja, cuma sepenggal lampu kiri atau kanan, sebagian roda motor, selingkaran stir mobil, dasbor doang, atau separuh lampu tampil bersama setengah bagian bamper. Ada satu lukisan mobil utuh, namun ia sekadar mobil yang tampak dari sebuah kaca spion, kecil dan terkesan jauh.  Rina memberikan alasan khusus untuk lukisan spionnya itu. “Spion melambangkan cara saya bercermin dan melihat diri sendiri,” tuturnya. Semua lukisan Rina tampak  bersih, berkilau, mengkilat seperti permata tersorot lampu.  

Ada dua lukisan Rina yang terlihat menampakkan bagian kendaraan yang lebih luas.  Pertama, lukisan serombongan mobil sedang parkir berjajar-jajar. “Jeda” judulnya, jadul-jadul penampakan mobilnya.  Namun tak satu pun dari mobil-mobil tua ini yang manampakkan seluruh bodinya, akibat tertutup badan mobil di kiri, kanan, depan dan belakangnya. Kedua, lukisan “Sukarno in Rusia”. Kelihatan presiden pertama RI ini sedang berdiri di atas mobil Roll Royce. Rina mencuplik sebagian mobil buatan Inggris pada belahan depan.  Namun, itu pun tak utuh. Tak tampak roda. Lampu depan kanan hanya setengah.  Penggalan bagian depan yang lumayan besar ini sudah cukup membuat gambar mobil tuanya itu mendukung penampilan figur yang sedang berdiri tegak di atasnya, yang berpayung dan melambaikan sebelah tangan kepada orang-orang yang mengerumuninya. Dialah Soekarno, orator kelas dunia.   

Kiri ke kanan: Maeva Salmah, Kepala Museum Basoeki Abdullah, Rina Kurniyati
Indah Juanita Direktur Utama Badan Otorita Borobudur dan Yani Saptohoedoyo
di depan karya Rina. (foto: ist)
Pengunjung Pameran Ugemi saat pembukaan Kamis (24/10) di Sangkring Art Space Kasihan Bantul Yogyakarta. (foto: ist)

Pada pembukaan pameran Ugemi itu, seratusan lebih orang menjadi saksi hidup karya Astuti dan Rina. Kedua perupa otodidak ini telah menggoreskan warna khas dalam proses perjalanan seni rupa di tanah air. Aminudin mencatat, baik Astuti Kusumo maupun Rina Kurniyati seperti out of the box. Karya keduanya dikerjakan dengan teknik, gaya dan sudut pandang pemikiran berbeda. Wanita pada lukisan Astuti misalnya,  sama sekali tidak terjebak pada imaji tentang insan  berbetis besar yang kokoh atau wanita pekerja yang menopang berat tubuh dan beban di punggungnya, yang mempersepsikan kemandirian serta terhindar dari subordinasi laki-laki. Sementara lukisan kaca Rina, dalam pandangan Aminudin, membuka wacana terhadap sejarah dan sastra. Rina meletakkan kata-kata yang dirasa mewakili untuk menarasikan karyanya. Ia mencuplik sepenggal tulisan Pramudya Ananta Toer  tentang bagaimana “menjadi orang besar” di salah satu karyanya.         

Astuti dan Rina sangat beruntung. Mereka memiliki keluarga yang seratus persen mendukung aktivitas melukis. “Support dan doa keluarga sangat membantu dalam proses berkarya saya,” kata Astuti. Sementara Rina mengungkapkan bahwa suami dan anak-anak mendukung dirinya.  “Kadang anak-anak bertugas membersihkan rumah dan memasak demi memberi keleluasaan saya dalam berkarya,” tutur Rina. Astuti dan Rina dalam dukungan keluarga adalah sebuah keseimbangan kosmik yang cantik dalam kehidupan nyata mereka sehari-hari. (Ernaningtyas)

Tags: astuti kusumojayakartanewspameran lukisanrina kurniyatiwanita pelukisyogya istimewa
Share246Tweet154
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Apa Jadinya Dunia Tanpa Indonesia ? 

Apa Jadinya Dunia Tanpa Indonesia ? 

October 13, 2026
Ijazah di Atas Ilmu: Ketika Sekolah Menjadi Pabrik Kertas

Ijazah di Atas Ilmu: Ketika Sekolah Menjadi Pabrik Kertas

October 13, 2026
Houthi Serang Arab Saudi, Iman Sukri Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan WNI

Houthi Serang Arab Saudi, Iman Sukri Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan WNI

October 13, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version