Tolak Politik Duit

 Tolak Politik Duit

PULUHAN mahasiswa tergabung dalam Komunitas Soedirman 30 menggelar demo damai bertelanjang dada di depan kampus UIN Banten, Kamis (26/1). Dalam aksi itu mereka mengajak masyarakat  menolak politik duit (money politics), pada Pilkada Banten 15 Februari 2017 nanti.

“Untuk menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi diperlukannya kesadaran bahwa hal-hal apa saja yang dapat mencederai arti demokrasi, salah satunya adalah politik uang. Maka dari itu masyarakat jangan sampai jadi korban. Nasib Masyarakat Banten ada di tangan kalian,” kata korlap Mahasiswa Soedirman 30, Japra dalam orasinya.

Ia mengatakan, politik uang sangat berbahaya bagi hukum serta moralitas bangsa. Dalam peraturan KPU pasal 69 dijelaskan bahwa ‘partai politik atau gabungan partai politik, pasangan calon dan atau tim kampanye dilarang menjanjikan dan memberikan uang atau materi lainnya untuk mempengaruhi pemilih.

“Sebagai masyarakat yang baik dan menginginkan terciptanya pesta demokrasi adil diperlukan sikap jujur dalam memilih, maka hindari politik uang, agar tidak menjadi pembungkaman hak-hak dalam memilih yang sesuai hati nurani masing-masing,” lanjutnya

Ia juga mengatakan, sejatinya siapa yang menjadi gubernur nanti, tentunya harus dapat menjalankan tugas serta peran sebagai pemimpin yang memang pro rakyat. Memiliki tujuan yang sama dalam mensejahterakan rakyat Banten. “Siapa saja yang terpilih harus pro rakyat, menjadi pelayan masyarakat yang baik, jangan membesarkan partainya melainkan masyarakat,” cetusnya.

Maka atas dasar semua itu mereka selaku mahasiswa, menuntut untuk mengindari politik uang, stop intervensi terhadap hak suara rakyat dan gubernur terpilih harus melayani masyarakat. “Stop intervensi terhadap hak suara rakyat. Biarkan mereka memilih jangan ditunggangi, dan ketika sudah jadi, jadilah pelayan masyarakat Banten yang baik jangan jadi pelayan partai politiknya,” pungkasnya. ***

admin Jayakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *