Grage Membinarkan Kuningan

 Grage Membinarkan Kuningan

SEJAK tanggal 2 Februari 2006, Kabupaten Kuningan mencanangkan diri sebagai Kabupaten Konservasi. Kepedulian dan ketegasan sikap terhadap kepentingan lingkungan, diawali dengan susah payah. Akan tetapi, dari pemerintahan ke pemerintahan, branding konservasi yang dilekatkan di kabupaten itu terus disosialisasikan ke para pihak. Tak terkecuali ke kalangan pengusaha. Termasuk kelompok usaha properti Grage, yang memiliki hotel kesohor di Kuningan.

Dahulu itu…

Mantan Bupati Kuningan almarhumah Hj Utje Ch Hamid Suganda pernah menyatakan, kehadiran Grage di Kabupaten Kuningan ini memacu kabupaten konservasi ini makin berbinar.  Ditambah komitmen Drs.H Boediman Kusika, owner dan pemimpin Grage bersama putra-putrinya yang ingin memajukan daerahnya. Langsung-tak-langsng, Grage juga membantu dengan penyediaan lapangan kerja.

Sepeninggal almarhumah Hj Utje, tampuk kepemimpinan digantikan wakilnya, H. Acep Purnama. Kang Acep, begitu ia akrab disapa, secara konsisten melanjutkan policy pejabat terdahulu. Ia bahkan tegas membuat aturan bagi pengusaha yang berinvestasi di Kuningan. “Investasi yang merugikan lingkungan, tidak kami izinkan. “Karena itu kami berterima kasih kepada manajemen Grage. Tidak saja mendukung konsep koservasi, lebih dari itu, membantu menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat Kuningan,” ujar Acep.

Senada dengan Bupati Kuningan, General Manager (GM) Grage, Euis Nuryanti menuturkan, kehadiran Grage menjadi icon tersendiri. Grage Sangkan Spa Hotel, sudah berdiri 1997, dan dioperasikan 18 April 1998 bertepatan dengan krisis moneter. “Di saat ekonomi ambruk, pak Boediman Kusika justru mengoperasikan hotel di Kuningan,” ujar Euis.

Euis yang sebelumnya bekerja di bagian keuangan dan pembukuan Metropolitan Development  Jakarta dari tahun 1992 – 1998 pindah ke Sangkan tahun 1998, di posisi yang sama. Awalnya hanya 21 kamar dan satu kolam spa. Namun karena banyaknya permintaan, akhirnya menambah kamar deluxe. Kondisi terus berkembang, sehingga Grage me-ruilslag bangunan SLB di sebelah, dan menjadikannya kamar superior dan tambahan kolam spa.

Kini, memasuki usianya ke-19 tahun, Grage Sangkan tetap eksis. Selain produknya bagus juga memiliki kearifan lokal yang tetap diaga, kebersihan dan fasilitas lengkap. Tempat ini adalah tujuan wisata keluarga. Orang tua bisa santai, anak-anak bisa menikmati arena permainan ditambah yang suka outbond, juga tersedia fasilitasnya. “Dengan check in di Sangkan Spa, tidak perlu lagi keluar, karena semua tersedia. “Air spa di sini terbaik di dunia, panas alami bersodium. Ini anugerah Tuhan yang ditangkap dengan baik oleh pak Boediman,” ujar Euis yang menatakelola hotel dengan 92 karyawan. ***

admin Jayakarta