• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Sulitnya Melatih Tentara Buta Huruf

Sulitnya Melatih Tentara Buta Huruf

August 21, 2017
Pembahasan RUU Pemilu: Dari Dapil Konvensional ke Dapil Nasional, Ini Skema yang Diusulkan Golkar

Pembahasan RUU Pemilu: Dari Dapil Konvensional ke Dapil Nasional, Ini Skema yang Diusulkan Golkar

October 14, 2026
Ironi Azerbaijan, Serukan Perlawanan terhadap Islamofobia tetapi Larang Jilbab

Ironi Azerbaijan, Serukan Perlawanan terhadap Islamofobia tetapi Larang Jilbab

October 13, 2026
Aries Syahbudin Nahkodai Korlantas Polri, dari Operasi Ketupat hingga Tantangan Zero ODOL

Aries Syahbudin Nahkodai Korlantas Polri, dari Operasi Ketupat hingga Tantangan Zero ODOL

October 13, 2026
Apa Jadinya Dunia Tanpa Indonesia ? 

Apa Jadinya Dunia Tanpa Indonesia ? 

October 13, 2026
Ijazah di Atas Ilmu: Ketika Sekolah Menjadi Pabrik Kertas

Ijazah di Atas Ilmu: Ketika Sekolah Menjadi Pabrik Kertas

October 13, 2026
Houthi Serang Arab Saudi, Iman Sukri Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan WNI

Houthi Serang Arab Saudi, Iman Sukri Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan WNI

October 13, 2026
Kabar Baik! KP2MI Luncurkan Layanan Telekonseling untuk Pekerja Migran

Kabar Baik! KP2MI Luncurkan Layanan Telekonseling untuk Pekerja Migran

October 12, 2026
Masyarakat Mengeluh! Antrean Panjang BBM di Bali Makin Parah

Masyarakat Mengeluh! Antrean Panjang BBM di Bali Makin Parah

October 12, 2026
Mutasi 199 Personel Polri: Wakabaintelkam, Kakorlantas dan 3 Kapolda Diganti

Mutasi 199 Personel Polri: Wakabaintelkam, Kakorlantas dan 3 Kapolda Diganti

October 12, 2026
Perang Senyap Kecerdasan Buatan: Cara China Menantang Hegemoni Amerika

Perang Senyap Kecerdasan Buatan: Cara China Menantang Hegemoni Amerika

October 12, 2026
Midah, Mantan Pekerja Migran yang Sukses Berwirausaha hingga Produknya Tembus Pasar Dunia

Midah, Mantan Pekerja Migran yang Sukses Berwirausaha hingga Produknya Tembus Pasar Dunia

October 12, 2026
Kementan Sebut Beras Food Station Cipinang tak Sesuai Standar

Serapan Gabah dan Beras Petani Tembus 4,1 Juta Ton, BULOG Perkuat Cadangan Pangan Nasional

October 11, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Wednesday, October 14, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    BPS Catat Komoditas Sawit Masih Jadi Penopang Ekspor Pertanian

    GAPKI Catat Ekspor Produk Sawit Agustus 2026 Naik 12,56 Persen

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

    Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

    Kementerian UMKM Targetkan Penyaluran KUR 2025 Sebesar Rp 300 Triliun

    Rasio Kewirausahaan Indonesia Ditargetkan Meningkat Hingga Delapan Persen

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Feature

Sulitnya Melatih Tentara Buta Huruf

by admin
August 21, 2017
in Feature
0
Sulitnya Melatih Tentara Buta Huruf

Pasukan Angkatan Laut dan tentara Amerika yang bertugas di Provinsi Helmand, Afghanistan tengah memberikan pelarihan ke tentara Afghanitan. (Foto: Reuters/Omar Sobhani)

500
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Pasukan Angkatan Laut dan tentara Amerika yang bertugas di Provinsi Helmand, Afghanistan tengah memberikan pelarihan ke tentara Afghanitan. (Foto: Reuters/Omar Sobhani)

 

 

SAAT Amerika berencana akan kembali menambah pasukannya di Afghanistan. Pasukan AS, yang ada, sedang berjuang keras berupaya membangun angkatan bersenjata Afghanistan sambil berperang, yang kelihatannya sudah ada pada situasi buntu.

Memang sangat sukar dan kadang frustasi bagi tentara AS yang memberi pelatihan dasar infanteri dan mencoba menciptakan sistem logistik modern kepada angkatan bersenjata, yang banyak tentaranya buta huruf.

“Tantangannya sangat besar,” tutur Brigjen Roger Tuner, yang memimpin gugus tugas di provinsi Helmad lima tahun lalu dan kembali lagi sebagai komandan dari sekitar 300 marinir yang bertugas memberi pelatihan dan nasehat kepada tentara dan polisi Afghanistan.

Ketika marinir keluar dari Helmand pada tahun 2014, mereka tidak pernah berharap akan kembali lagi. Namun membangun angkatan bersenjata Afghanistan berjalan lebih lambat dari yang diperkirakan. Banyak hal jadi perhatian, seperti memperkuat kepemimpinan  atau menghindarkan tentara dari posisi-posisi rawan di lapangan. Hal-hal ini jadi perhatian dan rekomendasi dari para penasehat Amerika pada tahun-tahun terakhir ini.

Para pemberotak, menguasai 14 distrik di Helmand dan berusaha bertempur untuk menguasai distrik lainnya, serta mengancam ibukota provinsi. Lashkar Gah sudah mengambil posisi kuat di luar pusat kota, saat ini.

Pasukan Afghan mengalami pukulan berat dengan ribuan tentara tewas dan tanpa bantuan serangan udara AS, yang berlangsung setiap hari. Menurut Kolonel Asmatullah Gharwal, perwira intelejen AD Kompi 215, “Kami mungkin tidak akan mampu mempertahankan provinsi Helmand.”

Para komandan lapangan Amerika sudah mengakui bahwa Afghanistan menghadapi “jalan buntu”. Karena itulah, Pentagon (Dephan AS) akan menambah pasukan AS sekitar 3.000 – 5.000 tentara, yang saat ini koalisi internasional menempatkan 13.000 tentara. Namun para petinggi militer AS menyatakan tidak ada rencana untuk mengirim tentara baru itu ke medan pertempuran tapi lebih berperan sebagai pelatih dan penasehat saja.

Sementara tugas utama tidaklah berbah; bukan untuk mengalahkan Taliban tapi membuat pasukan Afghan mampu mencapai satu titik dimana mereka mampu melawan pemberontak dan memaksa pemberontak bernegosiasi.

Bagi Turner, kunci perbaikan angkatan bersenjata adalah kepemimpinan. Isu ini sudah sering dikemukakan oleh para penasehat AS tapi kurang berhasil. Koalisi NATO sendiri sudah mengakhiri misi tempur sejak 2014 lalu.

Selama bertahun-tahun, pemerintah tetap bertahan di Hemand, salah satu wilayah produsen opium (bahan untuk membuat Heroin) besar dunia. Namun dengan susah-payah ditambah dengan rongrongan korupsi yang dilakukan para petinggi militer. Komandan kompi 215, yang terakhir, diberi perintah untuk membersihkan unit itu dari korupsi. Tapi akhit tahun lalu, dia ditangkap karena mencuri uang jatah makan dan pemanas (kayu bakar) prajurit.

Saat ini Amerika sangat terkesan dengan komandan pengganti, Jenderal Wali Mohammad Ahmadzai yang menggebrak dengan mengganti 50 perwira senior pasukannya. Turner mengatakan pemerintah pusat di Kabul sekarang ini lebih serius untuk mengganti pimpinan, yang dipandang gagal atau tidak efektif.

Tuner menambahkan, “Ketika kami disini sebelumya, anda berhadapan dengan pemimpin yang benar-benar tidak efektif dan anda harus menghadapinya.”

Kamp Bastion, berupa deretan tenda berdebu, kontainer, dan pagar kawat berduri, adalah tempat basis marinir Amerika. Ketika perang melawan Taliban berkecamuk, kamp ini berisi lebih dari 100.000 tentara dan jauh lebih luas dari sekarang ini.

Para marinir, bukannya melakukan patroli tempur, melakukan pelatihan-pelatihan tentara Afghanistan, membantu pasukan Afghan dalam perencanaan dan eksekusi misi mempertahankan provinsi itu.

“Hal paling pertama adalah mengembalikan lagi keamanan,” tukas Kol. Matthew Reid, wakil Tuner. Dia menambahkan saat ini Lashkar Gah berhasil ditahan dan distrik-distrik luar lebih berbahaya dari perkiraan.

Kendati tidak langsung terlibat dalam pertempuran, marinir AS tetap harus menghadapi ancaman serangan.  Para penasehat ini juga terlibat dalam operasi, baru-baru ini, untuk memperkuat dan membawa pasokan persenjataan baru di kota Sangin dan Marjah, yang jadi tempat pertempuran paling besar pada tahun 2010 lalu. Kedua operasi dipandang sukses besar oleh para penasehat militer AS, yang melibatkan perencanaan dan persiapan serta pembersihan bom-bom di pinggir jalan.

Bagi marinir AS, sukses semacam itu diharapkan bisa mendorong pasukan Afghan untuk meninggalkan pos-pos penjagaan dan memulai gerakan ofensif, yang biasanya mereka hanya mengalami sedikit korban. Meskipun pasukan Afghan akan senang jika ada bantuan.

“Kita kehilangan lima distrik, yang jatuh ketangan Taliban. Jika pasukan kita bersama Korps Marinir AS membersihkan distrik-distrik itu, maka saya yakin kita akan mencapai tingkan keamanan yang sangat baik, “ujar Kol. Gharwal dari Korp 215 Afghan.

Namun langkah menerjunkan pasukan AS bertempur langsung di lapangan akan sangat bergantung pada perubahan strategis di Washington.  Sementara itu, saat ini, marinis AS bekerjasama dengan instruktur Afghan, mengajarkan segala hal mulai dari pembersihan ranjau sampai mengkoordinir penembakan mortir.

“Saya sangat senang kembali ke Helmand,” ujar Sersan Kepala George Caldwell sambil memandang prajurit mempraktekkan cara mengeledah sebuah rumah. “Cara mereka bertempur sekarang ini sudah sangat berbeda Saya bisa melihat peningkatan dibandingkan lima tahun lalu.”

Namun masih banyak sekali pertanyaan, apakah Afghanistan yang menglami korupsi parah dan sistem politik yang tak berfungsi akan mampu bertahan dan bagaimana dengan kehadiran AS di negeri itu, yang sudah berlangsung selama 16 tahun. Mungkin pendekatan baru dibutuhkan.***

Tags: AfgnanistanamerikaMarinirTrump
Share200Tweet125
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Pembahasan RUU Pemilu: Dari Dapil Konvensional ke Dapil Nasional, Ini Skema yang Diusulkan Golkar

Pembahasan RUU Pemilu: Dari Dapil Konvensional ke Dapil Nasional, Ini Skema yang Diusulkan Golkar

October 14, 2026
Ironi Azerbaijan, Serukan Perlawanan terhadap Islamofobia tetapi Larang Jilbab

Ironi Azerbaijan, Serukan Perlawanan terhadap Islamofobia tetapi Larang Jilbab

October 13, 2026
Aries Syahbudin Nahkodai Korlantas Polri, dari Operasi Ketupat hingga Tantangan Zero ODOL

Aries Syahbudin Nahkodai Korlantas Polri, dari Operasi Ketupat hingga Tantangan Zero ODOL

October 13, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version