Sihar Sitorus Ikuti Sekolah Calon Kepala Daerah

 Sihar Sitorus Ikuti Sekolah Calon Kepala Daerah
Sihar Sitorus, cawagub Sumatera Utara. Kanan,suasana Rakerdasus PDI Perjuangan Sumatera Utara. Foto: Monang S

KETUA Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri memimpin Rapat Kerja Khusus (Rakerdasus) PDI Perjuangan Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (20/1) di Convention Hall, Hotel Danau Toba, Jalan Imam Bonjol, No. 17, Medan. Rakerdasus bertujuan untuk memantapkan konsolidasi serta mengukuhkan solidaritas kader dan mesin politik PDI Perjuangan jelang Pilkada Sumut. Sekjend DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto secara resmi membuka Rapat Kerja Khusus (Rakerdasus) ini.

Tampak hadir unsur pengurus DPP PDI Perjuangan (PDIP) di antaranya Trimedya Panjaitan, Erico Sutarduga, Mindo Sianipar dan anggota DPRD Sumut dan DPRD Kota Medan dari PDIP, juga para Ketua, Sekretaris, Bendahara, Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu, serta para kader yang merupakan pejabat eksekutif di Kabupaten/Kota di Sumut. Rakerdasus yang membahas kordinasi sekaligus pembagian kerja antara pengurus PDIP mulai dari tingkat DPD hingga ranting guna memenangkan Djarot Saiful Hidayat – Sihar Sitorus, Cagub – Wacagub Sumut priode 2018 – 2023

Selesai rapat Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, para calon kepala daerah yang diusung PDIP terlebih dahulu harus mengikuti sekolah para calon kepala daerah, dan ini merupakan mekanisme kelembagaan yang disiapkan partai. Jadi sekolah ini angkatan kedua, dalam pilkada serentak akan diadakan pada tanggal 29 januari – 1 Februari, dan Djarot Saiful Hidayat sudah mengikuti sekolah tersebut ketika pencalonan di DKI , sehingga nanti untuk Calon Wakil Gubernur, Sihar Sitorus yang mengikuti sekolah para calon kepala daerah.

Lanjut Hasto lagi, sekolah para calon kepala daerah akan diajarkan tata pemerintahan yang baik untuk rakyat, dimana Ganjar Pranawo, Tri Rismaharini, Azwar Anas, dan yang lainnya akan hadir sebagai pengajar, demikian pula beberapa menteri akan hadir untuk memperkuat integrasi antara kader-kader PDI Perjuangan, sebagai calon kepala pemerintahan daerah dengan Presiden Joko Widodo. Mengingat pilkada ini adalah momentum untuk memperkuat konsilidasi pemerintahan Presiden Jokowi.

“Ketua umum telah menyampaikan kepada seluruh kader, keputusan sudah diambil yang menetapkan pasangan Djarot-Sihar sebagai pasangan yang membangun harapan baru bagi Provinsi Sumatera Utara yang berbhineka,” ujar Hasto.

Ditambahkan, Djarot dengan pengalamannya sebagai walikota dua priode di Kota Blitar, anggota DPR RI, Wakil Gubernur dan Gubernur Jakarta tentu saja sangat tepat buat masyarakat Sumut. Ditambah, Djarot memiliki hubungan yang dekat dengan Presiden Jokowi. Hubungan baik itu tentu saja akan mendorong upaya percepatan pembangunan di Provinsi Sumut.

Demikian pula Sihar Sitorus. Pengalamannya di dunia olah raga sebagi orang muda dengan kemampuan manajemen, diharapkan akan melengkapi unsur kekuatan pada diri Djarot. Paduan politisi dan kepala daerah berpengalaman, dengan tokoh muda bergelar doktor bidang manajemen, akan mampu membawa tata pemerintahan yang lebih baik, berpihak kepada rakyat, dan mengakomodir geliat ekspresi dan kreativitas generasi musa.

Untuk mengatasi kekalahan PDIP dalam pilkada terakhir dua priode 2008 dan 2013 di Sumut, kader PDIP akan berusaha keras untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Makin banyak partisipasi rakyat dalam Pilkada, akan memperbesar peluang menang. Betapa pun, rakyat adalah hakim tertinggi. Yang pasti, dalam Pilkada tahun ini, PDIP lebih siap. ***

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.