Sejarawan Perancis Kagumi Batik dan Tenun Indonesia

 Sejarawan Perancis Kagumi Batik dan Tenun Indonesia

INDONESIA patut berbangga memiliki desainer-desainer muda pofesional di bidangnya, sehingga tercipta sebuah rancangan busana yang memiliki daya pikat dan keunikan di mata orang yang menyaksikannya.

Pernyataan ini diungkapkan Francois Durpaire, seorang sejarawan dan guru asal Perancis, ketika berkunjung secara khusus ke Wisma Duta untuk bertemu empat desainer Indonesia, yakni Nita Seno Adji, Rudi Chandra, Malik Moestaram dan Defrico Audy yang sedang melakukan pameran.

Francois Durpaire mengaku sangat menikmati waktunya ketika mengamati keindahan koleksi Batik dan Tenun yang disuguhkan oleh para desaine. Bahkan, Francois mengajak Justine Camara, Miss France juara keempat, untuk berkunjuang juga ke Wisma.

“Batik kini makin mendunia dan memiliki nama. Kedatangan Francois Durpaire ke Wisma dapat kita manfaatkan sebagai modal bagi kita untuk semakin mempopulerkan Batik dan Tenun di dunia internasional,” kata Dubes RI untuk Dakar Mansyur Pangeran.

Dubes Mansyur menambahkan, sebagai bagian dari Bangsa Indonesia, pihaknya turut bangga melihat karya seni anak bangsa mendapat tempat tersendiri di hati para pengamat fesyen dunia. Dubes menambahkan, KBRI tidak akan berhenti di sini, Batik dan Tenun akan terus dipopulerkan ke negara-negara Afrika Barat lainnya yang terakreditasi untuk KBRI Dakar.

Sebagaimana diketahui, Francois Durpaire merupakan konsultan media untuk kantor-kantor berita terkenal seperti BFM TV, France 24, dan TV5 Monde. Francois  adalah penulis berbagai forum di media, terutama untuk Le Monde dan Libération. Francois Durpaire juga menjadi kolumnis untuk Transversales di RFO dan penulis dokumenter untuk BBC Worldwide.

Bukan hanya itu, Francois Durpaire juga merupakan penulis asing yang kali pertama menerbitkan Biografi Barrack Obama dari luar AS, berkolaborasi dengan Olivier Richomme pada Oktober 2007 lalu. ***

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *