• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Batik Perekat Budaya Bangsa

Batik Perekat Budaya Bangsa

October 6, 2019
Tinjau Pelatihan SMK Go Global di UKRI, Menteri P2MI Dorong Kesiapan Kerja Pekerja Migran

Tinjau Pelatihan SMK Go Global di UKRI, Menteri P2MI Dorong Kesiapan Kerja Pekerja Migran

October 9, 2026
Masyarakat Serbu Layanan Servis Motor Gratis Siswa SMK Krembung

Masyarakat Serbu Layanan Servis Motor Gratis Siswa SMK Krembung

October 9, 2026
Cegah Jalur Nonprosedural, Wamen P2MI Dorong Layanan Pekerja Migran Makin Dekat ke Masyarakat

Migran Aman! 70 Siswa di Lombok Timur Dibekali Jurus Hindari Jebakan Kerja Ilegal ke Luar Negeri

October 9, 2026
Cegah Jalur Nonprosedural, Wamen P2MI Dorong Layanan Pekerja Migran Makin Dekat ke Masyarakat

Cegah Jalur Nonprosedural, Wamen P2MI Dorong Layanan Pekerja Migran Makin Dekat ke Masyarakat

October 8, 2026
Ade Supandi Hadiri Taklimat Presiden Prabowo Bersama 800 Perwira Tinggi TNI-Polri

Ade Supandi Hadiri Taklimat Presiden Prabowo Bersama 800 Perwira Tinggi TNI-Polri

October 8, 2026
Pengawasan Data Pemilih Berbasis Artificial Intelligence

Pengawasan Data Pemilih Berbasis Artificial Intelligence

October 8, 2026
Tak Berhenti di Pemulangan, KP2MI Kawal Status Kewarganegaraan Lima Anak Baedah

Tak Berhenti di Pemulangan, KP2MI Kawal Status Kewarganegaraan Lima Anak Baedah

October 7, 2026
Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

October 7, 2026
Dunia yang Terbelah, Rupiah yang Diuji

Dunia yang Terbelah, Rupiah yang Diuji

October 7, 2026
MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

October 7, 2026
AWAL, Akhirnya Tiba

AWAL, Akhirnya Tiba

October 7, 2026
Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

October 6, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Friday, October 9, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

    Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

    Kementerian UMKM Targetkan Penyaluran KUR 2025 Sebesar Rp 300 Triliun

    Rasio Kewirausahaan Indonesia Ditargetkan Meningkat Hingga Delapan Persen

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Feature

Batik Perekat Budaya Bangsa

by admin
October 6, 2019
in Feature
0
Batik Perekat Budaya Bangsa
550
SHARES
1.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Budi Alamsyah (kiri), F & B Manager, Sotis Hotel Kemang bersama teman sekerjanya menggunakan pakaian batik saat hari Batik Nasional. (Foto. Ist)

Jayakarta News – Setiap 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional, berdasarkan keputusan resmi United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO), yaitu badan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) yang membidangi pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan. Tahun 2009 UNESCO mengakui Batik Indonesia sebagai warisan budaya dunia dalam daftar katagori warisan budaya tak benda (intangibel heritage) atau juga budaya hidup.

Dan itu merupakan pengakuan internasional terhadap batik sebagai budaya Indonesia. Batik itu sebenarnya peninggalan atau warisan budaya yang jadi tradisi dan etnis, sejarah. Batik tidak hanya bermain di pola, corak dan warna, melainkan terkadang ada cerita dari balik lahirnya motif batik.

“Misalkan mengambarkan sebuah sejarah atau sesuatu bisa dilihat, kenapa warna dan motifnya seperti ini. Jadi bukan hanya sekadar begitu saja melainkan memiliki arti tersendiri, baik itu dari daerah Jawa Tengah, Barat dan Timur, walaupun punya batik tetapi memiliki ciri khas sendiri dan cerita masing-masing. Maka harus dilestarikan peninggalan warisan budaya ini,” ujar desainer Deasy Aan Tita melalui telepon selulernya, baru-baru ini.

Setiap motif yang ada di batik memiliki filosofi dan maknanya sendiri, hal itu dikarenakan pada kain batik tersebut terdapat motif yang terbuat berdasarkan keyakinan masyarakat dimana asal kain batik tersebut.

Seperti ada batik keraton yang memiliki motif tertentu dan makna filosofi hidup, ada juga batik ceplok atau ceplokan dengan motif geometris, seperti lingkaran, kotak persegi empat, bujur sangkar, dan bintang. “Setahu saya motif ceplokan ini memiliki makna seperti ada harapan orang yang memakai seperti diberikan kepercayaan agar bisa bekerja dengan benar dan jujur, kalau ibarat pemimpin lebih mengutamkan rakyatnya. Kemudian ada motif patchwork atau tambal, itu motif yang dipercaya untuk memperbaiki sesuatu yang butek, lalu dapat menyembuhkan orang sakit, juga kayak mengambarkan tanggung jawab serta pengorbanan orang tua dan banyak lagi jenis batik dengan motif berserta artinya,” paparnya.

Deasy Aan Tita menggunakan baju batik Solo. (Foto. Ist)

Deasy mengaku belum optimal mengeksplor desain batik pada karya-karnya. “Tapi saya pernah membuat batik di media ulos. Ulos digambar ulang, terus dijadikan motif yang biasa digunakan tenun. Jadi motif yang ada di ulos dipindah ke batik cap,” jelas ibu dua putra ini.

“Kalau cerita batik dan koleksi itu sudah turunan dari orang tua saya. Ayah asli Solo dan ibu Sumatera Utara, tetapi ibu dari dulu penggemar batik, bahkan untuk menggendong kami anaknya pada saat masih kecil pakai kain panjang batik tulis, kemudian ada juga batik cap. Saya kemudian mewarisi koleksi batik ibu, saat ibu sudah wafat. Dengan kain batik, saya membuat jaket, gamis, dan rok. Jadi kalau koleksi batik alhamdulillah banyak dan motifnya beraneka ragam karena saya tidak menyukai satu model dan motif melainkan menyukai semua motif batik,” ungkap Deasy.

Keluarga Deasy juga penyuka batik. Suaminya yang berprofesi pilot, kalau pulang ke Jakarta, sering mengenakan batik. Begitu juga dua anaknya, kalau liburan ke Jakarta, mengenakan batik. “Saya mengenalkan batik sejak anak-anak,” ujarnya.

Karenanya, Deasy menyambut baik adanya Hari Batik Nasional. Dengan begitu ia berharap makin banyak masyarakat mencintai batik, gemar memakai batik sebagai kebangsaan bangsa. “Dulu, mungkin batik dikenal mahal, karena zaman dulu praktis semua batik adalah batik tulis. Dibuat dalam proses manual sejak pembuatan motif hingga pembabaran kain batik membutuhakn waktu yang tidak sebentar. Tidak heran jika harga kain batik zaman dulu begitu mahal. Tetapi setelah ada batik cap, maka harga kain batik menjadi lebih murah. Teknologi cetak memungkinkan batik bisa dijangkau semua lapisan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Hari Batik Nasional adalah momentum yang baik bagi bangsa Indonesia, untuk lebih mencintai batik. Memakai batik tidak hanya di Hari Batik, tetapi juga di hari-hari lain. “Jadi kita harus bangga punya batik, karena orang bule saja bangga menggunakan batik, masak kita warga Indonesia tidak mau memakai batik,” jelas Deasy

Apalagi di negara tempat tinggal Deasy, di Qatar. Batik menjadi busana yang ia nilai unik. Karenanya, ia sangat bangga jika bepergian mengenakan batik atau mengenakan pakaian khas daerah seperti ulos dan lain sebagainya. Sebagai aksesoris, ia juga mengenakan perhiasan produk UMKM. “Saya bangga dengan buatan negeri sendiri,” tambahnya.

Ia bahkan pernah punya pengalaman unik saat bepergian ke Eropa. Di pesawat, ada seoirang wanita bula yang tertarik dengan rok batik yang dikenakannya. Seketika ia mengajak Deasy bertukar rok. Dan itu benar-benar dilakukan saat mereka landing di bandara negara tujuan. “Padahal ukuran kami tidak sama, tapi tidak apa-apa. Setidaknya saya senang bisa memperkenalkan batik ke orang asing,” katanya.

Deasy berharap semua ekspatriat seperti dirinya, ikut membantu mempromosikan batik. Dalam busana keseharian, batik juga bisa dijadikan motif blazer. “Intinya, kita harus bangga dengan budaya kita sendiri. Melalui batik, secara langsung kita bisa meningkatkan pendapatan dalam negeri sekaligus melestarikan budaya,” pungkas Deasy.

Ramosda Sinaga dengan bawahan batik. (Foto. Ist)

Hari Batik di Mata Masyarakat

Menurut salah seorang warga Sumatera Utara yang sudah berdomisili di Bandung, Ramosda Sinaga, walaupun tiap hari Jumat sudah rutin memakai batik, tetapi adanya Hari Batik, ia anggap sangat bagus. Berbatik di Hari Batik, terasa lebih spesial.

Apalagi kalau batik dimodifikasi dengan gaya kekinian, yang membuat generasi muda lebih suka mengenakannya. Ramosda bahkan sudah memperkenalkan batik kepada dua anaknya sejak mereka balita hingga kini saat mereka sudah duduk di bangku SMA.

Ade Agustiani bersama teman-teman kantornya mengenakan batik. (Foto. Ist)

Begitu juga dengan Ade Agustiani warga Langkat. Demi memeriahkan Hari Batik, ia tidak hanya berbatik di hari Jumat, tetapi berbatik sejak hari Rabu. Di Langkat ada juga corak batik Langkat, yang perlu digali dan dikembangkan.

“Batik Langkat perlu diangkat, sehingga bisa dipakai pecinta batik di seluruh Indonesia, seperti halnya batik Yogya, Pekalongan, dan lain-lain. Batik Langkat identik dengan Tanah Melayu, jadi punya corak tersendiri,” ujar Ade yang menjabat Sekcam (Sekertaris Camat) Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Sumut.

Sementara, Latifah Hanum warga Medan juga memberikan komentar bahwa Hari Batik tu bagus untuk memperkenalkan dan mewariskan budaya serta dapat meningkatkan kesejahteraan para perajin batik. Sayangnya, dunia batik belum mempengaruhi kebiasaan masyarakat luas hingga ke lapis terbawah.  

Hal senada juga dikatakan Budi Alamsyah sebagai Food and Beverage Manager di Sotis Hotel Kemang, Jakarta Selatan. Menurutnya, batik adalah warisan leluhur yang harus dijaga dan dilestarikan, bahkan harus dikembangkan ke manca negara. Batik bahkan telah menjadi pengkat rasa kebangsaan dari Sabang sampai Merauke. Terlebih hampir setiap pulau di Indonesia mempunyai motif batik yang jadi ciri khas daerah masing-masing.

Budi menambahkan, seni batik juga menunjukkan tingkat kecerdasan sekaligus kreativitas bangsa Indonesia sejak dahulu kala. Tak keliru jika batik harus dilestarikan dari generasi ke generasi. Sebab, batik secara tak langsung menjadi perekat batin persaudaraan bangsa Indonesia di mana pun berada. (monang sitohang)

Tags: batikhari batikjayakartanews
Share220Tweet138
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Tinjau Pelatihan SMK Go Global di UKRI, Menteri P2MI Dorong Kesiapan Kerja Pekerja Migran

Tinjau Pelatihan SMK Go Global di UKRI, Menteri P2MI Dorong Kesiapan Kerja Pekerja Migran

October 9, 2026
Masyarakat Serbu Layanan Servis Motor Gratis Siswa SMK Krembung

Masyarakat Serbu Layanan Servis Motor Gratis Siswa SMK Krembung

October 9, 2026
Cegah Jalur Nonprosedural, Wamen P2MI Dorong Layanan Pekerja Migran Makin Dekat ke Masyarakat

Migran Aman! 70 Siswa di Lombok Timur Dibekali Jurus Hindari Jebakan Kerja Ilegal ke Luar Negeri

October 9, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version