• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Pesona Kerajinan Batik Kayu Mendunia

Pesona Kerajinan Batik Kayu Mendunia

April 20, 2017
Usung Filosofi Keluarga Indonesia Sejahtera, BULOG Luncurkan ‘Beras Kita Medium’

Usung Filosofi Keluarga Indonesia Sejahtera, BULOG Luncurkan ‘Beras Kita Medium’

October 20, 2026
Semester I 2026, Multiplier Effect BULOG Melesat Rp48,54 Triliun

Bantuan Beras Tahap III 2026, Bulog Siapkan 15,68 Juta Kilogram untuk Warga DIY

October 20, 2026
Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

October 20, 2026
Kardinal Suharyo Sambangi IKN, Romo Yos Tegaskan Peran Gereja dalam Masa Depan Bangsa

Kardinal Suharyo Sambangi IKN, Romo Yos Tegaskan Peran Gereja dalam Masa Depan Bangsa

October 20, 2026
Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir pada Almarhum Subagyo H.S di Mabesad

Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir pada Almarhum Subagyo H.S di Mabesad

October 20, 2026
WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

October 20, 2026
Kepala BNPB dan Kasad Tinjau Langsung Karhutla di Pulang Pisau Kalteng

Kepala BNPB dan Kasad Tinjau Langsung Karhutla di Pulang Pisau Kalteng

October 20, 2026
Evaluasi Dua Tahun Prabowo – Gibran

Evaluasi Dua Tahun Prabowo – Gibran

October 20, 2026
Wali Kota Malang Ingkar Janji: Pohon yang Dijanjikan, Billboard yang Tumbuh

Wali Kota Malang Ingkar Janji: Pohon yang Dijanjikan, Billboard yang Tumbuh

October 20, 2026
Program G to G, KP2MI Berangkatkan 300 Pekerja Migran Indonesia ke Korea Selatan

Program G to G, KP2MI Berangkatkan 300 Pekerja Migran Indonesia ke Korea Selatan

October 19, 2026
Polda Jabar Ungkap Sindikat Obat Keras di Bandung, Temukan Mesin yang Mampu Produksi 8 Juta Pil per-Hari

Polda Jabar Ungkap Sindikat Obat Keras di Bandung, Temukan Mesin yang Mampu Produksi 8 Juta Pil per-Hari

October 19, 2026
LDKI JAYA Desakan Proses Hukum Dugaan Penyelundupan Pasal 18 Ayat 3 PKPU No 19 Tahun 2024

LDKI JAYA Desakan Proses Hukum Dugaan Penyelundupan Pasal 18 Ayat 3 PKPU No 19 Tahun 2024

October 19, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Wednesday, October 21, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    BEI Buka Data Kepemilikan Saham Perusahaan Tercatat di Atas 1 Persen

    Tiga Emiten Didenda Rp 2,1 Triliun Karena Manipulasi Pasar Saham

    BPS Catat Komoditas Sawit Masih Jadi Penopang Ekspor Pertanian

    GAPKI Catat Ekspor Produk Sawit Agustus 2026 Naik 12,56 Persen

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Feature

Pesona Kerajinan Batik Kayu Mendunia

by admin
April 20, 2017
in Feature
0
Pesona Kerajinan Batik Kayu Mendunia
535
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KERAJINAN batik kayu Indonesia sudah sejak lama dikenal di manca negara. Bahkan sebelum dikenal luas di dalam negeri, kerajinan batik kayu sudah menjadi favorit para kolektor kerajinan di Eropa. Maka tak heran, di era 90 an ekspor kerajinan batik kayu tergolong tinggi. Miyono dan kakaknya yang pengusaha kerajinan batik kayu, sempat merasakan masa keemasan batik kayu di era 90-an dimana banyak produknya diekspor ke mancanegara. “Dulu kerajinan batik kayu kita justru sangat dikenal buyer asing. Permintaan ekspornya tinggi. Sementara permintaan di dalam negeri tidak terlalu banyak,” tutur Miyono, pengusaha batik kayu dari Klaten, Jawa Tengah.

Namun seiring waktu, tambahnya, masyarakat kita pun sudah semakin mengenal kerajinan batik kayu, sehingga permintaan dalam negeri pun tak kalah banyaknya. Saking tingginya permintaan, tuturnya, ia dan kakaknya kerap didatangi pedagang-pedagang besar yang minta dibuatkan kerajinan batik kayu.

“Mereka (pedagang besar) sudah menyiapkan bahan-bahan mentahnya. Kami tinggal membatik dan memberi pewarnaan saja. Hasil produk kami itu kemudian disuplay ke berbagai daerah seperti Jakarta, Bali, dan daerah lain, sebagian lagi untuk ekspor,” jelasnya.

Desa Jarum, Kecamatan Bayat, Klaten, tempat dimana Miyono berasal, merupakan desa pengrajin batik kayu. Kebetulan, kata bapak dua anak ini, di desanya bahan mentah (kayu) untuk pembuatan kerajinan tidak sulit didapat. “Kayu mahoni, sengon dan albasia, misalnya, mudah  dibudidayakan,” ucapnya.

Ketika kerajinan batik kayu booming, tutur Miyono, banyak pengrajin desanya beralih menjadi pengusaha kerajinan. “Sebagian warga desa kami yang pengrajin batik kayu mulai mengembangkan bisnisnya ke luar Klaten. Mereka umumnya datang ke Yogyakarta, karena di sana terkenal sebagai daerah wisata. Banyak turis mancanegara datang ke sana, termasuk kakak saya yang membuka usaha kerajinan batik kayu di Yogyakarta di awal tahun 90-an,” lanjutnya.

Entah bagaimana, tambahnya, orang luar justru mengira asal usul kerajinan batik kayu dari Yogyakarta, padahal  sebenarnya ‘embrio’ justru dari Klaten, khususnya dari Kecamatan Bayat. Saat ini, katanya, kerajinan batik kayu yang tersebar di seluruh Indonesia kebanyakan berasal dari tiga daerah yakni; Kecamatan Bayat Klaten, Dusun Krebet Bantul dan Gunung Kidul. “Jadi yang di Jakarta, Bali, dan daerah-daerah lainnya adalah produksi dari tiga daerah itu,” tambahnya.

Miyono sendiri mengaku mulai menekuni bisnis ini diawali dengan membantu sang kakak di bagian produksi tahun 1998.  “Saya banyak belajar dari beliau. Mulai dari produksi hingga pemasaran. Dua tahun belajar, kemudian saya pun membuka usaha sendiri. Jadi saya dan kakak mempunyai usaha yang sama, kami saling membantu,” tutur Miyono yang hingga kini rutin melakukan ekspor ke mancanegara. “Salah satu pelanggan saya ada di Belanda. Sudah dua tahun ini saya rutin ekspor ke sana,” ungkap Miyono yang rajin mempromosikan produknya lewat dunia maya.

Sukses menekuni kerajinan batik kayu, Miyono melakukan diversifikasi kerajinan, salah satunya dengan membuat kain batik pewarna alam yang dimulai tahun 2008. “Saya ikut pelatihan di Balai Batik Yogya tahun 2007, kemudian 2008 mulai mencoba membuat. Ternyata hasilnya bagus, banyak yang suka karena pewarnanya dari alam (tumbuh-tumbuhan),” jelasnya.

Beberapa pewarna alami yang digunakannya antara lain; kulit mahoni untuk mendapatkan warna coklat, untuk warna biru menggunakan tanaman tarum atau juga dikenal dengan sebutan indigo, dan buah jolawe yang menghasilkan warna kuning kehijauan hingga hitam. “Sebenarnya kunyit juga bisa, namun dari hasil penelitian di Balai Batik, warna kunyit tidak begitu tahan, maka saya tidak menggunakannya,” tambah Miyono.

Dulu, tambahnya lagi, saat baru memulai bisnis kain batik tulis pewarna alami, pemain di bisnis tersebut belum lah sebanyak sekarang. Namun seiring waktu, ketika permintaan akan batik pewarna alami meningkat tajam, maka penjual pun semakin banyak.

“Dulu permintaan batik pewarna alami banyak sekali. Saya sempat kewalahan karena memproduksinya membutuhkan waktu lama. Memproduksi satu kain batik sampai siap digunakan membutuhkan waktu 2-3 hari. Karena rumitnya memproduksi ini maka harganya pun berlipat-lipat dibanding batik pewarnaan sintetis. Di sisi lain SDM pengrajin batik kurang karena mereka banyak yang sudah membangun bisnis sendiri,” kata Miyono yang menjual satu lembar kain batiknya ukuran 2,5 M x 1,1 M seharga Rp400 ribu.

Meski produksi tergolong rumit, ia mengaku belum berminat merambah ke pembuatan batik pewarna sintetis. “Memang batik sintetis lebih cepat laku karena harganya lebih murah, tapi saya sekarang ingin belum terpikir  ke sana (memproduksi batik pewarna sintetis), ya. Saya masih bertahan dengan pewarna alami saja,” ucapnya. ***

Tags: batikbatik kayukerajinanklatenpameran kerajinanseniwiyono
Share214Tweet134
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Usung Filosofi Keluarga Indonesia Sejahtera, BULOG Luncurkan ‘Beras Kita Medium’

Usung Filosofi Keluarga Indonesia Sejahtera, BULOG Luncurkan ‘Beras Kita Medium’

October 20, 2026
Semester I 2026, Multiplier Effect BULOG Melesat Rp48,54 Triliun

Bantuan Beras Tahap III 2026, Bulog Siapkan 15,68 Juta Kilogram untuk Warga DIY

October 20, 2026
Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

October 20, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version