Misbar di Pasar

 Misbar di Pasar

DULU kita mengenal bioskop “misbar” alias gerimis bubar. Ya, bioskop yang sangat merakyat. Namun, perlahan mulai tergerus zaman. Kini, yang ada hanyalah gedung bioskop modern berfasilitas lengkap, dan tentu saja mahal.

Terpikirkah jika di zaman modern ini ‘misbar’ kembali muncul? Sepertinya tidak, hanya saja konsepnya mungkin bisa diambil. Ya, Pemprov DKI Jakarta berencana membangun bioskop rakyat. Uniknya, bioskop itu rencananya dibangun di beberapa pasar tradisional. rencana ini diharapkan dapat menjadi sarana hiburan warga sekaligus mengembangkan perfilman di Indonesia.

Arief Nasrudin

Menurut Direktur Utama PD Pasar Jaya, Arief Nasrudin, pengelolaan biskop rakyat itu rencananya akan dikerjasamakan dengan pihak ketiga. “Kehadiran bioskop di pasar tradisional ini juga diharapkan bisa menambah pemasukan PD Pasar Jaya.” jelasnya.

Rencananya bioskop tersebut akan dibangun di pasar-pasar yang sebagian besar kiosnya masih kosong. Di ibukota, setidaknya ada 10-20 persen pasar dengan kondisi demikian. “Dari 153 pasar, 10-20 persennya ada kios yang masih kosong. Itu akan kami petakan,” jelasnya.

Pembangunan bioskop rakyat di pasar tradisional itu sendiri diharapkan terealisasi pertengahan tahun ini. Uniknya lagi, film yang nantinya diputar hanya film-film Indonesia. Dia menargetkan, biskop rakyat di pasar tradisional bisa terealisasi pertengahan tahun ini. “Kami tidak akan putar film hollywood dan bollywood,” tegasnya. ***

Digiqole ad

Related post

1 Comment

  • Selesai ke pasar nonton,jadi lupa msk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *