• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Wednesday, September 30, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Memperingati Tahun Baru Hijriah dengan Semangat Kebangsaan

Memperingati Tahun Baru Hijriah dengan Semangat Kebangsaan

admin by admin
August 1, 2022
in Kabar
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAKARTA NEWS – Suasana peringatan tahun baru 1444 Hijriah   yang bertepatan pada Sabtu 30 Juli 2022, khususnya di  alun-alun Wonorejo Kabupaten Pasuruan,   berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Bukan lantaran selama dua tahun lalu tanpa  kegiatan dengan menghimpun massa karena wabah Covid 19, namun  kemasan peringatan kali ini menampilkan arah baru yang menjanjikan.

Memang, seperti biasanya diadakan tabligh akbar. Kali ini KH Ali Fikri sebagai tokoh panutan memberikan tausiah dan pesan-pesan yang maknawi. Sebelumnya diawali dengan lantunan sholawatan dari para santri Pondok Pesantren Ar-Riyadh, Kebonsari, Pasuruan  yang dipimpinnya.

Yang menjadi warna baru peringatan  tahun baru Hijriah ini adalah rajutan acara demi acara yang tak sekadar mengekspos kemeriahan. Melainkan di sana memadukan message yang kuat tentang nasionalisme, mengingat pula ini hari-hari jelang HUT Kemerdekaan RI.  

Maka tak heran jika di sela-sela penyampaian pesan  guna meningkatkan ketakwaan dan memupuk rasa cinta tanah air, berkali-kali jargon-jargon dan motto kebangsaan digaungkan dari panggung. Setiap teriakan “NKRI !”, maka disamber audiens dengan ungkapan; “Harga Mati!”  

“NKRI !”

“HargaMati !”

“Pancasila !” 

“Jaya!”  begitu sambut khalayak.

Dan tak lupa doa-doa serta harapan atas masa depan Indonesia yang lebih baik dipanjatkan bersama.

Prakata panitia dan juga tokoh masyarakat disambut antusias  masyarakat. Mereka duduk bersila di depan dua panggung. Panggung pertama disediakan yang punya gawe yakni Pondok Pesantren Ar- Riyadh, dan panggung kedua yang letaknya bersisihan merupakan bantuan Pemda Kabupaten Pasuruan.

Antusia warga yang menghadiri tabligh akbar ini tidak hanya dari Kecamatan Wonorejo melainkan juga kecamatan lain  karena peringatan tahun ini dipusatkan di Wonorejo. Para pria/ kaum bapak duduk dengan gelaran  karpet di atas tanah berumput, sementara kaum ibu juga duduk berderet-deret  di belakangnya.

Peringatan tahun baru Hijriah ini berjalan lancar dan lebih tertib dari sebelumnya. Personil Satpol PP Kecamatan  Wonorejo bersama Polsek setempat bekerjasama untuk terselenggaranya  acara yang mengesankan.

“Kami tempatkan orang-orang kami di beberapa titik, termasuk mengarahkan tempat parkir yang terpusat.  Dan kebetulan pula selain di belakang panggung juga pihak gereja Pantekosta mempersilahkan halamannya menjadi tempat parkir sementara, “ kata sumber Jayakartanews di Polsek Wonorejo.

Pamungkas  acara pun merupakan langkah baru. Tidak hanya gemerlap nyala kembang api dan dentum petasan jelang tengah malam. Sebelumnya para santri melantunkan lagu-lagu kebangsaan, seperti Mars Hari Merdeka, Garuda Pancasila, dan Dari Sabang Sampai Merauke.

 Sebelum para hadirin beranjak pergi,  panitia mengimbau berulangkali agar masyarakat tidak meninggalkan sampah di tempat acara.

“Botol bekas minuman dan sampah lainnya agar dibawa pulang atau dibuang di tempat sampah yang telah disediakan, “  demikian imbauan panitia.

Namun  yang terjadi, tenyata usai keramaian malam tahun baru Hijriah tersebut, alun-alun yang malam itu dibanjiri sekitar 1000 orang masih diwarnai ceceran sampah.

“Kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan belum jadi budaya. Mungkin karena SDM (dengan pendidikan ) yang rendah, “ ujar sumber di Polsek Wonorejo. Namun, lanjutnya,   tekad kami menggelar acara tanpa meninggalkan sampah sudah dimulai.

 Butuh edukasi terus menerus  tentunya, dan konsistensi !  iswati

Tags: jayakartanewsKab PasuruanTahun Baru HijriahWononejo
Previous Post

Dorong Prestasi Olahraga Indonesia, Grup MIND ID Dukung ASEAN Para Games 2022

Next Post

Partai Gelora Indonesia akan Mendaftar ke KPU pada 7 Agustus

admin

admin

Next Post
Partai Gelora Indonesia akan Mendaftar ke KPU pada 7 Agustus

Partai Gelora Indonesia akan Mendaftar ke KPU pada 7 Agustus

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version