Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the zox-news domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Ilham Habibie Bicara Iptek sebagai Investasi Masa Depan - Jayakarta News
Notice: Function WP_Styles::add was called incorrectly. The style with the handle "ql-main" was enqueued with dependencies that are not registered: ql-bootstrap. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.9.1.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Connect with us

Profil

Ilham Habibie Bicara Iptek sebagai Investasi Masa Depan

Published

on

Dr Ing Ilham Akbar Habibie jadi pembicara utama

PENGEMBANGAN teknologi harus ada tujuannya. Berinovasi bukan cuma menghasilkan yang baru tetapi untuk menyelesaikan permasalahan. Manfaatnya inovasi bukan sekadar sebagai investasi, karena jika kita menemukan sesuatu yang baru dan berguna kita bakal mencoba manfaatnya di dalam perkejaan ataupun usaha bisnis kita.

“Apa pun itu, kalau kita memerlukan inovasi pasti kita harus memperoleh manfaatnya. Bukan inovasi tapi sekadar pengembangan teknologi, jika itu tidak berkelanjutan,” urai lebih lanjut Dr Ing Ilham Akbar Habibie, saat jadi pembicara utama dalam talkshow “Wanita, Pemuda & Teknologi: Revolusi Digital, Sekarang atau Tidak Sama Sekali” yang berlangsung di Jakarta diselenggarakan oleh BUMSS (Aplikasi Transaksi Multibisnis) bersama Araza Production, dan juga dintaranya menampilkan pengamat ekonomi senior Faisal Basri, CEO BUMSS Saiful Mekhmini, serta Puput Melati yang kini berbisnis busana muslim berlabel Dear.

Putra sulung Presiden RI ketiga Prof Dr BJ Habibie ini, mengakui dunia ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) sering dianggap berada diluar kebudayaan karena membutuhkan biaya mahal terkait riset dan penelitian.

“Maka itu kita harus membuat iptek yang bermanfaat, sehingga iptek bisa dilihat sebagai investasi yang baik,” jelas dia.

Mengkombinasikan pengembangan dan penelitian, teknologi hanya bermanfaat kalau kita bisa mengolahnya, bagaimana teknologi bisa punya manfaat berkelanjutan, membantu pencapaian kualitas hidup manusia.

“Kesulitannya memang adalah bagaimana kita harus bisa memanfaatkannya (teknologi) buat kehidupan,” sambung pria kelahiran Aachen, Jerman pada 54 tahun lalu itu.

Disebutnya pula, pentingnya inonasi teknologi yang berupa produk kompetitif berharga lebih murah, memiliki efisiensi, aman dan berkinerja.

Pada akhirnya, sarjana teknologi dirgantara yang bergiat kesehariannya sebagai Komisaris di PT Regio Aviasi Industri ini tetap berspirit mempromosikan pesawat terbang baling-baling (turboprop) R-80 yang berjarak tempuh pendek 500 kilometer, dan berbahan bakar hemat karena berteknologi mutakhir yang mampu mendarat di landasan pacu yang pendek.

Bekerjasama dengan BPPT dan ITB Bandung, kabar baiknya R-80 sudah berhasil memenuhi minat pelanggan sebanyak 155 pesawat untuk maskapai penerbangan Sriwijaya Air dan Trigana Air, dan Garuda Indonesia sudah tertarik pada nilai tambah keunggulan teknologinya dalam kebutuhan penerbangan komersial jarak dekat. ***

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement