HIDAYAH – Bekas Napi jadi Ustad

 HIDAYAH – Bekas Napi jadi Ustad

Ajil Ditto sebagai ustad Bahri dalam film Hidayah.

JAYAKARTA NEWS – Hidayah artinya petunjuk jalan menuju kemenangan di sisi Allah SWT. Ustad muda Bahri membawa perjalanan kehidupan religinya di pondok pesantren di Desa Mekarwangi. Ia ingin mengubur masa silamnya yang kelam sebagai bekas napi.

Sebenanya Bahri sudah pindah ke kota. Namun, suatu hari, ia ditemui sobat baiknya, Hasan agar Bahri mengungkapkan keganjilan dan hal-hal yang tak beres yang terjadi di Desa Mekarwangi. Warga desa belakangan selalu diganggu sosok gaib bernama Ratna, sehingga warga tidak tentram dan aman.

Saat Bahri kembali ke Mekarwangi, Ratna sedang sakit keras dan ketika ia kesakitan, Ratna berteriak. Horor meneror warga desa. Hingga Ratna meninggal, horor mencekam masih menghantui warga pesantren. Hal ini terjadi karena tabiat buruknya semasa hidup.

Beberapa penduduk desa yang sejak semula tak menginginkan Bahri kembali ke desanya, menuding kedatangan Bahri selalu membawa masalah.

“Ini horor berkonsep klasik. Basicnya ketika azab seseorang yang melenceng dari jalan Allah,” ujar sutradara Hidayah, Monty Tiwa kepada penulis.

“Saya hati-hati menggarap Hidayah. Film ini punya nilai yang enggak diketahui penonton. Jadi saya harus cermat memvisualkan karakter tokoh-tokohnya. Plot juga menggiring saya agar saya berulang-ulang membaca dan mengeceknya di kitab suci Al Quran,” papar Monty Tiwa yang menambahkan, cerita Hidayah berasal dari sinetron religi yang pernah dibuatnya tahun 2005-2007.

Manoj Punjabi

Pemeran utama Bahri adalah Ajil Ditto, 21 tahun yang namanya sedang meroket sebagai model, penyanyi boy band Super 7 dan pelakon. “Selama syuting, saya terus didampingi seorang ahli agama yang mengajarkan doa-doa yang diambil dari Al Quran. Agar pelafalan bahasa Arab saya benar dan enggak melenceng,” tutur Ajil Ditto yang bernama lengkap Muhammad Fazzill Alditto.

Pemain lain adalah Alif Joerg, Dewi Yull, Givina Lukita, Revaldo, Unique Priscilla, Fanny Ghassani, Joshua Pandelaki dll.

Produksi Pichouse Film dan Clockworks Films berdurasi 92 menit ini diakurasi untuk 13 tahun ke atas. Ceritanya ditulis Baskoro Adi dan diproduseri Rajesh Punjabi dan Manoj Punjabi. “Film ini semula akan tayang 20 Oktober 2022, kemudian diundur 12 Januari 2023. Semoga berkenan di hati penonton khusus pencinta horor religi,” ucap Manoj Punjabi optimistis. (pik)

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.