Gerakan Sayang Ibu Turunkan AKI dan AKB

 Gerakan Sayang Ibu Turunkan AKI dan AKB
Fasilitasi Pembinaan GSI (Gerakan Sayang Ibu) Tingkat Provinsi Banten di Kecamatan Bojong. Foto: Andang S

DINAS Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DP2KBP3A) mengadakan kegiatan Fasilitasi Pembinaan GSI (Gerakan Sayang Ibu) Tingkat Provinsi Banten di Kecamatan Bojong, Rabu(13/12). Kegiatan ini guna meningkatkan kapasitas para Satgas GSI yang ada di kecamatan serta di desa-desa demi menurunkan AKI (Angka Kematian Ibu) dan AKB (Angka Kematian Bayi).

Kepala Dinas DP2KBP3A Raden Dewi Setiani mengatakan dalam pelaksanaan Gerakan Sayang Ibu di kecamatan maupun di desa-desa, Satgas GSI merupakan lini terdepan, menurutnya GSI dapat mensinergikan antara pendekatan lintas sektor dan masyarakat dengan pendekatan sosial budaya secara komperhensif yang paling utama dalam mempercepat penurunan AKI (Angka Kematian Ibu) dan AKB (Angka Kematian Bayi),

“Satgas (Satuan Tugas) GSI mempunyai tugas menetapkan perencanaan, pemantau, dan evaluasi program kegiatan serta kebijakan yang mendorong penurunan angka kamatian ibu dan bayi serta menyebarkuaskan informasi tentang GSI itu sendiri, sehingga nantinya dapat menjadi edukator bagi masyarakat di desa-desa”, Jelasnya.

Sementara, Camat Bojong Agus Amin Mursalin menyampaikan bahwa kegiatan GSI di Kecamatan Bojong sudah berjalan dengan baik dan hanya perlu ditingkatkan peran serta masyarakat. “Kita harus menggadeng semua elemen masyarakat, disitu peran ibu ibu PKK baik di kecamatan dan di desa sangat penting sebab mereka yang menjadi motivator bagi masyarakat,” ungkapnya. Turut hadir dalam acara ini Ketua Ikatan Bidan Indonesia Provinsi Banten, Satgas GSI Kecamatan dan Desa, TP PKK Kecamatan, Bidan Desa, serta tokoh masyarakat. ***

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *