• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Non-Blok dalam Era Perang Fondasi

Non-Blok dalam Era Perang Fondasi

April 30, 2026
Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

October 6, 2026
Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

October 6, 2026
Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

October 6, 2026
Indonesia 2–2 Thailand (4–2): Berkali-kali di Ujung Tanduk, Garuda Akhirnya Juara!

Indonesia 2–2 Thailand (4–2): Berkali-kali di Ujung Tanduk, Garuda Akhirnya Juara!

October 6, 2026
Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

October 5, 2026
Presiden Prabowo Tegaskan TNI Harus Modern dan Adaptif Hadapi Beragam Ancaman

Presiden Prabowo Tegaskan TNI Harus Modern dan Adaptif Hadapi Beragam Ancaman

October 5, 2026
Film 5cm: Revolusi Hati Siap Eksplorasi Keindahan Laut Indonesia

Film 5cm: Revolusi Hati Siap Eksplorasi Keindahan Laut Indonesia

October 5, 2026
Presiden FIFA Infantino: Kemajuan Sepak Bola Indonesia Luar Biasa, Peluang Gelar Event FIFA Makin Terbuka

Presiden FIFA Infantino: Kemajuan Sepak Bola Indonesia Luar Biasa, Peluang Gelar Event FIFA Makin Terbuka

October 5, 2026
Kehadiran TNI di Tengah Masyarakat Jadi Bagian Kekuatan Gotong Royong yang Perlu Terus Dirawat

Kehadiran TNI di Tengah Masyarakat Jadi Bagian Kekuatan Gotong Royong yang Perlu Terus Dirawat

October 5, 2026
Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

October 5, 2026
Tolak PT 5 Persen, Fahri Hamzah: Itu Demi Selamatkan Posisi Partai Besar, bukan Kepentingan Rakyat

Tolak PT 5 Persen, Fahri Hamzah: Itu Demi Selamatkan Posisi Partai Besar, bukan Kepentingan Rakyat

October 5, 2026
Kementerian UMKM Targetkan Penyaluran KUR 2025 Sebesar Rp 300 Triliun

Rasio Kewirausahaan Indonesia Ditargetkan Meningkat Hingga Delapan Persen

September 17, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Wednesday, October 7, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    A beginner’s guide to the legendary Tim Tam biscuit, now available in America

    India is bringing free Wi-Fi to more than 1,000 villages this year

    Betterment moves beyond robo-advising with human financial planners

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    Oil spill off India’s southern coast leaves fisherman stranded, marine life impacted

    You can now play Bill Gates’ first PC game and run over donkeys on your iPhone, Apple Watch

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup

    Rap group call out publication for using their image in place of ‘gang’

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    A beginner’s guide to the legendary Tim Tam biscuit, now available in America

    India is bringing free Wi-Fi to more than 1,000 villages this year

    Betterment moves beyond robo-advising with human financial planners

    People are handing out badges at Tube stations to tackle loneliness

    Trump’s H-1B Visa Bill spooks India’s IT companies

    Oil spill off India’s southern coast leaves fisherman stranded, marine life impacted

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    A beginner’s guide to the legendary Tim Tam biscuit, now available in America

    People are handing out badges at Tube stations to tackle loneliness

    Trump’s H-1B Visa Bill spooks India’s IT companies

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    Oil spill off India’s southern coast leaves fisherman stranded, marine life impacted

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Rap group call out publication for using their image in place of ‘gang’

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    India is bringing free Wi-Fi to more than 1,000 villages this year

    Betterment moves beyond robo-advising with human financial planners

    People are handing out badges at Tube stations to tackle loneliness

    Trump’s H-1B Visa Bill spooks India’s IT companies

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Kolom

Non-Blok dalam Era Perang Fondasi

by admin
April 30, 2026
in Kolom
0
Non-Blok dalam Era Perang Fondasi
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Membaca Konflik Timur Tengah sebagai Ujian Kedaulatan Strategis Indonesia

Oleh: Brigjen Purn. MJP Hutagaol

I. PENDAHULUAN: DUNIA YANG KEMBALI BERGEJOLAK

Dunia hari ini kembali berada dalam ketegangan yang meningkat.

Konflik Iran–Israel yang melibatkan Amerika Serikat, eskalasi di kawasan Timur Tengah, serta tragedi kemanusiaan yang terus berlangsung di Palestina—khususnya Gaza—bukan lagi sekadar peristiwa kawasan. Ia telah menjadi bagian dari dinamika global yang memengaruhi energi, ekonomi, stabilitas, dan arah geopolitik dunia.
Selat Hormuz kembali menjadi titik tekan strategis.

Rantai pasok global mulai terganggu. Harga energi berfluktuasi. Infrastruktur sipil di Gaza mengalami kerusakan berat, memperburuk krisis kemanusiaan. Eskalasi militer tidak hanya menghasilkan korban fisik, tetapi juga memproduksi narasi, emosi, dan persepsi global yang bergerak sangat cepat.

Dalam situasi seperti ini, muncul kembali pertanyaan mendasar bagi Indonesia:

Apakah sikap Non-Blok masih relevan?

Apakah Indonesia harus berpihak?

Atau justru harus menjaga jarak?

Pertanyaan ini penting.

Namun untuk menjawabnya, kita harus terlebih dahulu memahami bahwa medan perang telah berubah.

II. PERUBAHAN MEDAN: DARI KONFLIK TERBUKA KE PERANG FONDASI

Perang modern tidak lagi semata-mata berlangsung dalam bentuk tank, rudal, dan pertempuran fisik.

Hari ini, perang bergerak lebih dalam.

Ia masuk ke dalam energi.

Ia masuk ke dalam data.

Ia masuk ke dalam ekonomi.

Ia masuk ke dalam persepsi manusia.

Konflik Iran–Israel–Amerika memperlihatkan dengan jelas bahwa yang diperebutkan bukan hanya wilayah, tetapi juga jalur energi global, stabilitas pasar, dan posisi strategis dalam sistem dunia.

Gangguan terhadap Selat Hormuz, misalnya, bukan sekadar isu kawasan. Ia berdampak langsung pada harga energi dunia, biaya logistik, inflasi global, dan stabilitas ekonomi banyak negara.

Di sisi lain, konflik Gaza menunjukkan dimensi lain dari perang modern: perang persepsi dan legitimasi moral. Gambar, video, dan narasi bergerak lebih cepat daripada fakta di lapangan.

Emosi publik dunia dapat terbentuk dalam hitungan jam.

Inilah yang saya sebut sebagai Perang Fondasi.
Perang yang tidak hanya menyerang negara dari luar, tetapi mengganggu dasar-dasar kehidupannya.

III. NON-BLOK: DARI SEJARAH KE KEBUTUHAN STRATEGIS

Dalam sejarahnya, Non-Blok lahir sebagai respons terhadap dunia yang terbelah oleh dua kekuatan besar.

Indonesia bersama negara-negara Asia-Afrika menolak menjadi bagian dari pertarungan tersebut.

Non-Blok adalah pernyataan bahwa bangsa-bangsa merdeka berhak menentukan jalannya sendiri.

Namun dunia hari ini tidak lagi terbagi secara sederhana.

Tidak ada lagi garis tegas antara blok Barat dan Timur

Yang ada adalah jaringan kekuatan yang saling beririsan: ekonomi, teknologi, energi, data, dan pengaruh global.

Dalam kondisi ini, Non-Blok tidak boleh lagi dipahami sebagai “tidak berpihak”
.
Non-Blok harus dipahami sebagai:
kemampuan untuk tidak dikendalikan.

Kemampuan untuk tetap berdiri di atas kepentingan nasional sendiri, tanpa menjadi alat kekuatan mana pun.

IV. KONFLIK TIMUR TENGAH SEBAGAI UJIAN NYATA

Konflik Iran–Israel–Amerika dan tragedi Palestina memberikan ujian nyata terhadap makna Non-Blok.

Di satu sisi, Indonesia memiliki amanat konstitusi untuk menolak penjajahan dan mendukung kemerdekaan bangsa-bangsa, termasuk Palestina.

Di sisi lain, konflik yang melibatkan banyak kekuatan besar berpotensi menarik negara lain masuk ke dalam pusaran yang lebih luas.

Di sinilah diperlukan kejernihan.

Membela Palestina adalah posisi moral dan konstitusional.

Namun masuk ke dalam konflik blok adalah persoalan strategis yang berbeda.

Indonesia harus mampu:
Menyuarakan keadilan tanpa kehilangan keseimbangan.

Menunjukkan solidaritas tanpa kehilangan kendali.

Berpihak pada kemanusiaan tanpa terjebak dalam konflik kekuatan besar.

Jika tidak, maka simpati dapat berubah menjadi keterjebakan.
Dan dalam perang modern, keterjebakan bukan hanya terjadi di medan militer, tetapi juga di medan persepsi.

V. ANCAMAN TERBESAR: FRAGMENTASI DARI DALAM

Pengalaman sejarah menunjukkan bahwa negara jarang runtuh hanya karena tekanan luar.

Negara runtuh ketika tekanan luar bertemu dengan kelemahan dalam.

Konflik global seperti di Timur Tengah dapat masuk ke Indonesia bukan melalui rudal, tetapi melalui:
kenaikan harga energi,

tekanan ekonomi,

narasi keagamaan yang memanas,

polarisasi sosial, dan perang informasi di ruang digital.

Di sinilah bahaya terbesar muncul.

Jika masyarakat mulai terbelah dalam membaca konflik global,

jika emosi lebih dominan daripada akal sehat,

jika narasi luar lebih kuat daripada narasi nasional,
maka kekuatan bangsa perlahan melemah dari dalam.

Karena itu, kewaspadaan strategis tidak hanya diarahkan keluar, tetapi juga ke dalam.

VI. TRANSFORMASI NON-BLOK: MENUJU KEDAULATAN STRATEGIS

Dalam konteks Perang Fondasi, Non-Blok harus ditransformasikan menjadi:
kedaulatan strategis.

Artinya:
Indonesia harus menjaga kemandirian energi, agar tidak mudah ditekan oleh gejolak global.

Indonesia harus menguasai data, agar tidak dibaca dan diarahkan oleh pihak luar.

Indonesia harus memperkuat ekonomi nasional, agar tidak rapuh terhadap tekanan eksternal.

Indonesia harus mengelola narasi publik, agar rakyat tidak mudah terbelah.

Indonesia harus menjaga kohesi sosial, agar perbedaan tidak berubah menjadi konflik.

Dengan kata lain:
Non-Blok bukan lagi sekadar posisi politik luar negeri.
Non-Blok adalah sistem pertahanan bangsa dalam bentuk yang lebih luas.

VII. PANCASILA SEBAGAI LANDASAN

Dalam konteks Indonesia, Non-Blok tidak berdiri sendiri.

Ia berakar pada Pancasila.
Pancasila memberi arah bahwa Indonesia tidak tunduk pada satu ideologi global tertentu, tetapi juga tidak menutup diri dari dunia.

Indonesia tidak memilih ekstrem.

Indonesia memilih keseimbangan.

Indonesia tidak menolak kerja sama.

Tetapi juga tidak menyerahkan kedaulatan.

Di sinilah Non-Blok Indonesia memiliki kekhasan:
ia bukan sekadar strategi politik, tetapi bagian dari identitas bangsa.

VIII. PENUTUP: BERDIRI TEGAK DI TENGAH DUNIA YANG BERUBAH

Konflik Timur Tengah hari ini memberikan pelajaran penting.

Bahwa dunia sedang bergerak menuju bentuk pertarungan yang lebih kompleks.

Bahwa perang tidak lagi hanya terlihat, tetapi juga bekerja di balik sistem.

Bahwa kekuatan tidak hanya ditentukan oleh senjata, tetapi oleh energi, data, ekonomi, dan persepsi.

Dalam kondisi ini, Indonesia tidak cukup hanya berkata “kami tidak berpihak”.

Indonesia harus mampu berkata:
Kami berdiri di atas kepentingan nasional kami sendiri.

Kami membela kemanusiaan dan keadilan.

Kami bersahabat dengan semua bangsa, tetapi tidak tunduk kepada siapa pun.

Kami terbuka terhadap kerja sama, tetapi tidak menyerahkan kedaulatan.

Kami berbeda-beda, tetapi tidak mau dipecah belah.

Inilah Non-Blok dalam era Perang Fondasi.

Bukan sikap pasif.

Bukan sikap abu-abu.

Tetapi sikap strategis bangsa yang sadar diri.

Karena pada akhirnya, bangsa tidak runtuh hanya karena diserang dari luar.

Bangsa runtuh ketika kehilangan arah, kehilangan kepercayaan, dan kehilangan kendali atas fondasinya sendiri.

Dan di era ini, fondasi itu adalah:

Energi.

Data.

Persepsi.

Jakarta, 27 April 2026
Brigjen Purn. MJP Hutagaol

Tags: konflik iran israelnon-blok dalam era perang fondasiperang fondasi
Share196Tweet123
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

October 6, 2026
Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

October 6, 2026
Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

October 6, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2017 JNews.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2017 JNews.

Go to mobile version