• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Dionysus, Mitologi Yunani Rasa Kabuki

Dionysus, Mitologi Yunani Rasa Kabuki

October 3, 2018
Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

October 6, 2026
Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

October 6, 2026
Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

October 6, 2026
Indonesia 2–2 Thailand (4–2): Berkali-kali di Ujung Tanduk, Garuda Akhirnya Juara!

Indonesia 2–2 Thailand (4–2): Berkali-kali di Ujung Tanduk, Garuda Akhirnya Juara!

October 6, 2026
Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

October 5, 2026
Presiden Prabowo Tegaskan TNI Harus Modern dan Adaptif Hadapi Beragam Ancaman

Presiden Prabowo Tegaskan TNI Harus Modern dan Adaptif Hadapi Beragam Ancaman

October 5, 2026
Film 5cm: Revolusi Hati Siap Eksplorasi Keindahan Laut Indonesia

Film 5cm: Revolusi Hati Siap Eksplorasi Keindahan Laut Indonesia

October 5, 2026
Presiden FIFA Infantino: Kemajuan Sepak Bola Indonesia Luar Biasa, Peluang Gelar Event FIFA Makin Terbuka

Presiden FIFA Infantino: Kemajuan Sepak Bola Indonesia Luar Biasa, Peluang Gelar Event FIFA Makin Terbuka

October 5, 2026
Kehadiran TNI di Tengah Masyarakat Jadi Bagian Kekuatan Gotong Royong yang Perlu Terus Dirawat

Kehadiran TNI di Tengah Masyarakat Jadi Bagian Kekuatan Gotong Royong yang Perlu Terus Dirawat

October 5, 2026
Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

October 5, 2026
Tolak PT 5 Persen, Fahri Hamzah: Itu Demi Selamatkan Posisi Partai Besar, bukan Kepentingan Rakyat

Tolak PT 5 Persen, Fahri Hamzah: Itu Demi Selamatkan Posisi Partai Besar, bukan Kepentingan Rakyat

October 5, 2026
Kementerian UMKM Targetkan Penyaluran KUR 2025 Sebesar Rp 300 Triliun

Rasio Kewirausahaan Indonesia Ditargetkan Meningkat Hingga Delapan Persen

September 17, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Wednesday, October 7, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    A beginner’s guide to the legendary Tim Tam biscuit, now available in America

    India is bringing free Wi-Fi to more than 1,000 villages this year

    Betterment moves beyond robo-advising with human financial planners

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    Oil spill off India’s southern coast leaves fisherman stranded, marine life impacted

    You can now play Bill Gates’ first PC game and run over donkeys on your iPhone, Apple Watch

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup

    Rap group call out publication for using their image in place of ‘gang’

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    A beginner’s guide to the legendary Tim Tam biscuit, now available in America

    India is bringing free Wi-Fi to more than 1,000 villages this year

    Betterment moves beyond robo-advising with human financial planners

    People are handing out badges at Tube stations to tackle loneliness

    Trump’s H-1B Visa Bill spooks India’s IT companies

    Oil spill off India’s southern coast leaves fisherman stranded, marine life impacted

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    A beginner’s guide to the legendary Tim Tam biscuit, now available in America

    People are handing out badges at Tube stations to tackle loneliness

    Trump’s H-1B Visa Bill spooks India’s IT companies

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    Oil spill off India’s southern coast leaves fisherman stranded, marine life impacted

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Rap group call out publication for using their image in place of ‘gang’

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    India is bringing free Wi-Fi to more than 1,000 villages this year

    Betterment moves beyond robo-advising with human financial planners

    People are handing out badges at Tube stations to tackle loneliness

    Trump’s H-1B Visa Bill spooks India’s IT companies

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Feature

Dionysus, Mitologi Yunani Rasa Kabuki

by admin
October 3, 2018
in Feature
0
Dionysus, Mitologi Yunani Rasa Kabuki
549
SHARES
1.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Pementasan Dionysus, kolaborasi teaterawan Jepang dan Indonesia, persembahan Suzuki Company of Toga (SCOT) dan Bumi Purnati Indonesia, di Candi Prambanan, baru-baru ini. Foto: Gde Mahesa

Kalau harus dipuji, adalah prakarsanya. Lebih dari itu, pementasan Dionysus oleh Suzuki Company of Toga (SCOT) dan Bumi Purnati Indonesia, perusahaan yang berorientasi pada pengembangan seni budaya Indonesia di dunia internasional itu, biasa-biasa saja. Sedikit mengecewakan, bahkan. Begitu pendapat Gde Mahesa, salah seorang pelaku teater Yogyakarta.

Pementasan Dionysus di altar Candi Prambanan, Yogyakarta Minggu (30/9) malam pun berlangsung “garing”. Diawali opening musik bergaya etnik jepang dengan dentuman suara bedug/gendang mengiringi 7 orang dengan kostum dan make up putih, berjalan bagai sedang dalam acara ritual.

Warna Jepang tampak terasa, dan cukup mencengangkan ketika salah seorang prolog memakai bahasa Jawa. Menyusul kemunculan pelakon lain dengan pakaian ala samurai lengkap dengan pedangnya, berdialog memakai bahasa Jepang.

Lakon Dionysus, drama yang mengangkat mitologi Yunan. Foto: Gde Mahesa

Prakarsa memadukan bahasa Jepang dengan bahasa Jawa dan sejumlah bahasa daerah lain (Rejang, Madura, Batak, Manado, dan Sunda) setidaknya patut diapresiasi. Menjadi persoalan ketika penonton yang tidak menguasai semua bahasa yang digunakan di atas panggung. Terlebih, tidak semua penonton mendapatkan synopsis atau booklet. Tak heran jika lebih dari separuh penonton tampak “plonga-plongo”.

Masih ada “gangguan” lain ketika menikmati Dionysus malam itu. Sutradara sepertinya tidak menghitung faktor lebar altar Prambanan, embusan angin, serta deru pesawat usai take-off maupun yang approach landing di Bandara Adi Sutjipto, Yogyakarta. Tak pelak, vokal para pemain sesekali saja terdengar jelas, selebihnya terdengar sayu tertiup angin, atau sekadar tampak mulut membuka dan mengatup tetapi yang singgah di telinga adalah deru mesin pesawat.

Sekitar 30 menit pertama, pementasan Dionysus, sebuah lakon tragedi dalam mitologi Yunani itu, terasa menjemukan, monoton. Dialog meluncur tanpa ada emosi dan ruh. Blocking minimalis bahkan simetris serta miskinnya akting para pemain, melengkapi jenuhnya menyaksikan acara yang berlangsung kurang lebih 1,5 jam itu.

Celakanya, pemilihan lokasi di altar candi Prambanan ternyata tidak dimanfaatkan secara maksimal. Alhasil, ekostisme latar belakang candi Prambanan yang begitu indah dan megah, tak lebih bak tempelan lukisan di dinding. Belum lagi soal tata cahaya.

Penggunaan satu tone warna barangkali dimaksudkan agar objek di panggung tampak lebih mencolok. Tetapi di sisi lain, dengan lemahnya blocking dan akting para pemain, warna satu tone justru membuat keseluruhan pementasan menjadi flat. Tidak ada estetika emosi yang terbangun dari sebuah pementasan.

Penulis hanya menebak-nebak, barangkali sutradara menerapkan konsep teater minimalis. Minim warna, minim gerak, minim bentuk, minim karakter, minim ilustrasi musik…. Hasilnya memang minim pujian.

Dionysus mencari identitas?

Prof Dr Yudiaryani MA

Lain lagi pendapat Prof Dr Hj. Yudiaryani, MA, Dekan Fakultas Seni Pertunjukan ISI Yogyakarta yang juga berkesempatan menonton malam itu. Prof Yudi menilai, pementasan Dionysus di Prambanan merupakan pertunjukan teater kolaborasi yang menarik yang dilakukan oleh seniman teater Indonesia, Cina, dan Jepang.

Tampaknyà metode training Tadashi Suzuki berhasil ditransfer kepada aktor-aktor Indonesia, Cina,  dan Jepang tentunya. Training yang berat dan lama dengan metode Suzuki sesuai dan pas bagi para aktor.

Tidak mudah bagi aktor-aktor muda untuk berjalan dengan halus tanpa bunyi langkah. Seolah kaki menggelinding seperti roda. Bak berjalan di elevator. Wajah pucat tanpa ekspresi.

Di adegan awal selama 30 menit para aktor diam dengan berdeklamasi mengucapkan kalimat-kalimat dalam bahasa Jawa, Jepang, dan lain-lain.

Tanpa latihan fisik yang teratur, ketat, dan disiplin, kehalusan inner acting mereka tidak akan terwujud. Untuk hal itu, bisa dibilang luar biasa!!

Penonton pun menyaksikan dengan diam dalam suasana hening. Running text membantu penonton memahami cerita. Musik memperkuat suasana agung sekaligus misteri.

Setting, tampak sangat minimalis dan efektif hanya 6 kursi bagaikan dewan para dewa penentu nasib Dionysus. Manusia kah dia?

Masih menurut Prof Yudi, kerja kolaboratif interkultur seperti Dionysus membayang kembali konvensi pertunjukan teater di akhir abad ke-20 yang berlanjut hingga saat ini. Indonesia memiliki banyak etnis yang dapat ditawarkan dalam bentuk kolaborasi dengan negara manapun. Sebanyak 17.000 pulau yang ada di Indonesia  memiliki bahasa dan adat sebanyak itu pula.

Mulai dari Mahabharata Brook, Oidipus Sang Raja Rendra, hingga I la Galigo Wilson, Hamlet Melayu Azwar, Karno Tanding ISI Yogya -Jepang. Pertunjukan interkultur semacam itu selalu menunjukkan pros-cons. Kekuatan kapital atau modal mewujud dalam wujud-wujud  diskriminasi dan ketidaksetaraan. Siapa memiliki modal dia akan tampil di depan. Begitulah Dionysus.Tidak ada lagi perbedaan mana aktor Indonesia, Cina, dan mana aktor Jepang. Semua aktor adalah “Jepang”. Mereka menampilkan cita rasa Kabuki.

Namun demikian, melalui seni kita tidak lagi mengenal batas. Kita tidak perlu konflik. Kita tidak lagi berbeda. Kita adalah satu. Pertanyaannya adalah: dimanakah identitas kita? Apakah era globalisasi membutuhkan identitas?

Jika memang identitas dibutuhkan di era globalisasi, maka seniman selayaknya mendudukkan unggulan tradisinya berhadapan dengan unggulan tradisi yang lain. Dan silang budaya yang terjadi menghasilkan kesetaraan dalam wujudnya. Begitu harapan Prof Yudiaryani. (gde mahesa)

Tags: candi prambahandionysusgde mahesajayakartanewsmitologi yunan dionysusprof yudiaryanitadeshi suzuki
Share220Tweet137
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

October 6, 2026
Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

October 6, 2026
Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

October 6, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2017 JNews.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2017 JNews.

Go to mobile version