BTP akan Bisnis Minyak dan “Nge-host” Acara TV

 BTP akan Bisnis Minyak dan “Nge-host” Acara TV

 

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memberi jaket merah kepada Basuki Tjahaja Purnama. (Dokumentasi Ahok, 2016)

POLITIK telah mengirim Basuki Tjahaja Purnama ke penjara. Wajar kalau  mantan gubernur Jakarta Basuki  Tjahaja Purnama (BTP) memutuskan untuk banting stir dengan menjadi pebisnis minyak dan gas, serta menekuni  profesi baru sebagai pembawa acara talk show di televisi.

Hotman Paris Hutapea, sebagai pesohor di ladang kepengacaraan sudah mendahului BTP menjadi host dalam sebuah acara televisi. Dia tampil di iNews TV dalam program Hotman Paris Show. Lantas, televisi mana yang siap bekerjasama dengan BTP?

Menurut pengacara BTP,  Teguh Samudera, setelah kliennya bebas, yang bersangkutan berencana terjun ke dunia bisnis, yakni  bisnis minyak. BTP akan mencari kantor di sekitar kawasan Hotel Indonesia, yang menjadi jantung bisnis dan kegiatan pemerintah di Jakarta. Lokasi kawasan bundaran HI tidak seberapa jauh dari bekas kantornya di Balai Kota, kira-kira hanya  3,3 kilometer.

“Kantor [baru] mungkin tidak besar, tapi itu akan cukup,” kata Teguh seperti dikutip  Antara.

Menurut Teguh, BTP juga akan menandatangani kontrak dengan stasiun televisi swasta untuk menjadi host  sebuah acara setelah dia bebas.

Apakah BTP alergi dengan politik? “Jika itu untuk kepentingan nasional dan untuk kepentingan negara, dia pasti akan patuh dan tidak menolak untuk kembali ke arena politik,” kata Teguh.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Djarot Saiful Hidayat, yang berpasangan dengan BTP sebagai calon wakilnya dalam Pilgub DKI,  pada November 2017 mengatakan Ahok akan bergabung dengan partainya jika ia kembali ke politik. “[Dia] berkata, ‘Jika saya kembali ke politik, saya pasti akan bergabung dengan PDI-P,” kata Djarot pada saat itu.

Mana yang dia prioritaskan, waktulah yang akan menjawab semua itu. ***

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *